Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Minum Air Saat Puasa Tak Boleh Asal, Ini Strategi 8 Gelas Sehari agar Ginjal Tetap Sehat

Abi Abdul Jabbar Sidik
24 February 2026 | 12:00
rubrik: Gaya Hidup, Info Sehat
Cara Minum yang Baik Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW
Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JAKARTA – Menahan haus selama belasan jam saat puasa membuat tubuh rentan mengalami dehidrasi jika asupan cairan tidak diatur dengan baik. Kondisi ini bukan hanya memicu rasa lemas, tetapi juga dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, termasuk pembentukan batu ginjal.

Spesialis urologi dari Siloam Hospitals, Ponco Birowo, mengingatkan bahwa selama Ramadan, perhatian masyarakat kerap teralihkan pada hidangan berbuka, sementara kebutuhan cairan justru terabaikan. Padahal, meski berpuasa, tubuh tetap memerlukan minimal delapan gelas air putih setiap hari.

“Kadang nih kalau puasa, di meja banyak makanan jadi minumnya sedikit. Apalagi minumnya terlalu banyak yang manis, itu cepat kenyangnya,” ujar dr Ponco dikutip Selasa (24/02)

Menurut dr Ponco, air putih tetap menjadi pilihan utama untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh selama puasa. Minuman manis justru berisiko membuat rasa kenyang datang lebih cepat, sehingga asupan cairan tidak tercukupi.

Selain minum air putih, ia juga menyarankan memilih makanan yang mendukung hidrasi, seperti makanan berserat tinggi serta buah-buahan dengan kandungan air yang tinggi, guna membantu tubuh bertahan dari kekurangan cairan selama berpuasa.

Pola 2-4-2 Jadi Solusi Praktis

Agar target delapan gelas air putih tetap terpenuhi, masyarakat dapat menerapkan pola minum 2-4-2 selama Ramadan. Pola ini dikutip dari laman Kementerian Kesehatan RI dan dinilai praktis untuk diterapkan tanpa membuat perut terasa begah.

Minum air putih saat berbuka penting untuk mengganti cairan yang hilang setelah seharian beraktivitas.

  • 1 gelas saat azan Magrib, sebelum makan berat

  • 1 gelas menjelang azan Isya

Asupan air dapat dibagi secara bertahap setelah makan malam hingga menjelang tidur.

  • 2 gelas saat makan malam

  • 2 gelas menjelang tidur malam

Selain menjaga hidrasi, minum air putih di waktu ini juga membantu proses pencernaan.

See also  Pameran Virtual InaFashion Smesco Online Expo 2021 Dibuka

Sahur menjadi modal utama menjalani puasa seharian penuh. Kecukupan cairan membantu tubuh tidak cepat lemas di siang hari.

  • 1 gelas saat bangun tidur

  • 1 gelas setelah selesai makan sahur

Dengan pengaturan minum yang tepat, kebutuhan cairan harian tetap terpenuhi tanpa harus merasa kembung. Strategi ini diharapkan dapat membantu menjaga kesehatan ginjal sekaligus mencegah dehidrasi selama menjalani ibadah puasa.

Tags: cairan saat puasaginjal sehathidrasiminum air putihpuasa
Previous Post

Pemerintah Tegaskan Aturan Halal Tetap Berlaku untuk Produk Impor AS

Next Post

Visa Umrah Ramadan Ditata Digital, Ini Alur Lengkap dari Penerbitan hingga Mobilitas Jamaah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks