MADANINEWS.ID, MAKKAH — Kereta Cepat Haramain kembali menjadi tulang punggung transportasi jemaah selama penyelenggaraan ibadah haji 1447 H. Perusahaan Kereta Api Arab Saudi (SAR) mencatat lebih dari 1,16 juta penumpang menggunakan layanan tersebut sepanjang musim haji melalui 5.569 perjalanan yang dioperasikan di jalur Makkah-Madinah.
Capaian tersebut menjadikan operasional Kereta Cepat Haramain sebagai salah satu layanan transportasi terbesar yang mendukung mobilitas jutaan tamu Allah selama musim haji.
Jalur kereta ini menghubungkan sejumlah titik strategis, mulai dari Makkah, Madinah, Stasiun Utama Jeddah, Stasiun Bandara Internasional King Abdulaziz, hingga Stasiun Kota Ekonomi Raja Abdullah.
Melalui jaringan tersebut, perpindahan jemaah antarwilayah utama di Arab Saudi dapat dilakukan dengan lebih cepat dan efisien selama masa operasional haji.
Ketepatan Waktu Tembus 98 Persen
Selain mencatat jumlah penumpang yang tinggi, Kereta Cepat Haramain juga membukukan tingkat ketepatan waktu perjalanan yang melampaui 98 persen selama musim haji.
Pada periode puncak penyelenggaraan haji, jumlah perjalanan bahkan mencapai 142 perjalanan per hari untuk mengakomodasi lonjakan mobilitas jemaah.
Kinerja tersebut mencerminkan kesiapan sistem operasional, pengelolaan lalu lintas kereta yang efisien, serta kemampuan layanan dalam menghadapi tingginya permintaan transportasi selama musim haji.
Keandalan layanan menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran perjalanan jemaah menuju berbagai lokasi yang terhubung melalui jaringan Kereta Cepat Haramain.
Direktur Utama SAR, Dr. Bashar bin Khalid Al Malik, menyebut keberhasilan operasional selama musim haji 1447 H tidak terlepas dari dukungan pemerintah Arab Saudi dalam memperkuat layanan bagi para tamu Allah.
Ia juga menyoroti perhatian dan pemantauan yang diberikan Menteri Perhubungan dan Layanan Logistik Arab Saudi sekaligus Ketua Dewan Direksi SAR, Shaleh bin Nasser Al Jasser.
Menurut Al Malik, keberhasilan mengangkut lebih dari 1,16 juta penumpang dengan tingkat ketepatan waktu di atas 98 persen menunjukkan efektivitas rencana operasional yang diterapkan selama musim haji.
Pencapaian tersebut sekaligus memperlihatkan kemampuan sistem transportasi kereta dalam menangani lonjakan kebutuhan perjalanan pada periode puncak secara efisien.
Dukung Program Saudi Vision 2030
SAR menyatakan akan terus meningkatkan kualitas layanan dan kesiapan operasional guna mendukung target Saudi Vision 2030 serta Program Pelayanan Tamu Allah.
Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat pengalaman perjalanan jemaah haji dan umrah melalui sistem transportasi yang lebih cepat, nyaman, dan terintegrasi.
Kereta Cepat Haramain sendiri merupakan salah satu kereta listrik tercepat di dunia dengan kecepatan operasional mencapai 300 kilometer per jam.
Jalur sepanjang 453 kilometer tersebut menghubungkan Makkah dan Madinah melalui lima stasiun utama yang menjadi bagian penting dari sistem transportasi modern Arab Saudi.
Selain mendukung mobilitas jutaan jemaah, proyek ini juga menjadi salah satu infrastruktur strategis yang menopang pengembangan sektor transportasi nasional dan pelayanan bagi tamu Allah di Tanah Suci.
