MADANINEWS.ID, MAKKAH – Arab Saudi terus memperkuat fasilitas pendingin di titik-titik paling padat selama musim haji 1447 H/2026 M. Salah satu fokus utama dilakukan di kawasan Jamarat, lokasi pelaksanaan lontar jumrah yang setiap tahun dipadati jutaan jemaah dalam waktu bersamaan.
Melansir theislamicinformation, Kidana Development Company menyelesaikan peningkatan sistem pendingin dan area istirahat di kawasan Jamarat serta jalur pejalan kaki antar lokasi suci menjelang musim haji tahun ini.
Modernisasi tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko kepadatan dan paparan panas ekstrem saat puncak ibadah haji berlangsung.
Dalam proyek terbaru ini, Kidana mengganti 200 kolom semprotan air tradisional di fasilitas Jamarat dengan kipas kabut modern (misting fan).
Sistem baru tersebut diklaim mampu melayani hampir 180 ribu jemaah per jam selama musim haji.
Penggantian itu menjadi bagian dari proyek peningkatan pendingin udara yang lebih besar di area Jamarat. Secara total, sebanyak 400 kolom kipas kabut akan diganti untuk menciptakan lingkungan yang lebih sejuk bagi jemaah saat menjalankan ritual lontar jumrah.
Area Istirahat Jemaah Diperluas
Selain meningkatkan sistem pendingin, Kidana juga mengembangkan lebih dari 66 ribu meter persegi area istirahat di sepanjang jalur pedestrian yang menghubungkan lokasi-lokasi suci di Makkah.
Area tersebut disiapkan bagi jemaah yang berjalan kaki antar titik ibadah selama hari-hari puncak haji.
Keberadaan area teduh dan tempat istirahat dinilai penting untuk membantu menjaga kondisi fisik jemaah di tengah suhu panas tinggi dan kepadatan ekstrem.
Kawasan Jamarat dikenal sebagai salah satu titik paling padat selama musim haji.
Di lokasi ini, jutaan jemaah berkumpul selama tiga hari untuk melaksanakan ritual lontar jumrah atau simbolik melempar setan, yang menjadi salah satu rangkaian utama ibadah haji.
Karena tingginya kepadatan dan cuaca panas ekstrem, pengelolaan arus jemaah serta sistem pendingin menjadi prioritas keselamatan utama pemerintah Arab Saudi.
