Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

“Your Success, My Success”, Menhaj Saudi Tagaskan Komitmen Sukseskan Haji Indonesia

Abi Abdul Jabbar Sidik
19 February 2026 | 07:30
rubrik: Haji & Umrah
“Your Success, My Success”, Menhaj Saudi Tagaskan Komitmen Sukseskan Haji Indonesia

Menhaj RI Mochamad Irfan Yusuf usai melakukan pertemuan dengan Menhaj Saudi Tawfiq F Al Rabiah terkait penguatan kerjaasama layanan haji. (foto:ist/dok)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JEDDAH – Penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M menjadi agenda utama kerja sama Indonesia dan Arab Saudi. Komitmen tersebut ditegaskan dalam pertemuan khusus dua hari antara pimpinan otoritas haji kedua negara yang membahas penguatan layanan jemaah secara menyeluruh.

Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf, bertemu dengan Menteri Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi, Taufiq F. Al-Rabiah, pada 16–17 Februari 2026 di Kantor Dagang Arab Saudi. Pertemuan tersebut difokuskan pada sinergi bilateral guna memastikan kelancaran layanan haji dan umrah tahun ini.

Dalam pertemuan tersebut, kedua menteri sepakat bahwa keberhasilan pelayanan jemaah tidak bisa dibebankan pada satu pihak, melainkan membutuhkan kerja sama erat lintas negara.

“Kesuksesan dalam melayani tamu Allah bukan hanya keberhasilan satu pihak, melainkan tanggung jawab kolektif. Karena itu, seluruh kendala dalam persiapan penyelenggaraan haji tahun ini harus kita inventarisir dan carikan solusi bersama,” ujar Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf di Jeddah, Selasa (17/2/2026).

Penguatan Sistem hingga Layanan Dasar Jemaah

Menhaj Irfan menyampaikan sejumlah catatan strategis terkait penguatan layanan haji, mulai dari sistem Nusuk, pengelolaan DAM, akomodasi, transportasi, konsumsi, hingga layanan kesehatan. Seluruh aspek tersebut dibahas untuk memastikan pelayanan berjalan lebih efektif, terukur, dan berorientasi pada kebutuhan jemaah.

Menurutnya, fokus pembahasan diarahkan sepenuhnya pada kesiapan operasional haji tahun ini.

“Kami bersepakat, tidak ada agenda lain selain menyukseskan haji tahun 2026. Energi, perhatian, dan kerja sama kita diarahkan sepenuhnya untuk itu,” Tegas Menhaj Irfan.

Komitmen serupa juga ditegaskan oleh Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Taufiq F. Al-Rabiah. Dalam pertemuan tersebut, ia menyampaikan pernyataan langsung yang mencerminkan kesepahaman kedua negara.

See also  Proses Penyediaan Layanan Jemaah Haji 2025 Dimulai Hari Ini

“Your success, my success. We must be success.”

Pernyataan itu menjadi simbol bahwa keberhasilan pelayanan jemaah Indonesia merupakan bagian dari keberhasilan penyelenggaraan haji secara global.

Koordinasi Teknis hingga Kerja Sama Pariwisata

Rangkaian pertemuan diawali dengan simposium dan workshop yang mempertemukan asosiasi travel Indonesia dengan berbagai syarikah Arab Saudi. Forum ini membahas peran dan tanggung jawab masing-masing pihak dalam menjaga standar pelayanan jemaah serta memperkuat koordinasi teknis di lapangan.

Selain isu teknis haji dan umrah, Taufiq F. Al-Rabiah juga mendorong penguatan kerja sama pariwisata dua arah.

“Kami berharap kunjungan wisata dari masyarakat Arab Saudi ke Indonesia dapat meningkat secara signifikan. Hubungan haji dan umrah dapat menjadi jembatan yang mempererat interaksi sosial, ekonomi, dan budaya kedua negara,” ujarnya.

Kedua belah pihak turut menegaskan pentingnya pengembangan interoperabilitas sistem digital haji dan umrah. Integrasi data diharapkan dapat mempermudah pelayanan, meningkatkan akurasi informasi, serta memperkuat perlindungan jemaah melalui proses layanan yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel.

Sebagai penutup rangkaian agenda, kedua menteri melaksanakan rihlah atau jaulah ke sejumlah lokasi bersejarah di dua kota suci sebagai refleksi spiritual atas amanah pelayanan jemaah.

“Kami menyadari bahwa setiap kebijakan dan setiap keputusan pada akhirnya bermuara pada kenyamanan dan kekhusyukan ibadah jemaah. Amanah ini harus kita jaga bersama,” pungkas Menhaj Tawfiq.

Tags: haji 2026integrasi hajilayanan hajimenteri hajiMochamad Irfan Yusuf
Previous Post

Ini Cara Pemerintah Kurangi Risiko Jemaah Lansia Saat Puncak Haji

Next Post

Saudi Gunakan Teknologi Terpadu Kelola Kepadatan Jemaah Umrah Ramadhan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks