Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Beda Syarikah, Puluhan Jemaah Haji Sumbar Terpisah dari Rombongan

Abi Abdul Jabbar Sidik
21 May 2025 | 10:30
rubrik: Haji & Umrah
Dear Jemaah, Jangan Bawa Barang Lebihi Ketentuan Penerbangan

Jemaah haji Indonesia di Bandara Madinah. (foto:ist/dok)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, Padang – Sebanyak 92 calon haji asal Sumatera Barat dilaporkan terpisah dari rombongannya karena perbedaan penyedia layanan (syarikah) di Tanah Suci. Mereka berasal dari kloter 1 hingga 15 Embarkasi Padang.

“Dari kelompok terbang (kloter) satu hingga 15 itu ada 92 orang yang terpisah. Walaupun hanya 1,47 persen dari jumlah jamaah calon haji, tetap menjadi catatan bagi kami,” kata Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Provinsi Sumbar, Rifki, di Padang, Rabu (21/5/2025).

Menurut Rifki, sebagian besar yang terpisah adalah lansia dengan pendamping, serta pasangan suami istri. Hal ini terjadi karena adanya pergantian calon jamaah sebelum keberangkatan.

Contohnya, ketika seorang calon haji batal berangkat dan digantikan oleh anggota keluarga lain, bisa jadi penggantinya terdaftar dengan syarikah yang berbeda dari kloter induk.

Rifki menyebut pihaknya telah menindaklanjuti edaran dari Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, yang meminta agar jamaah yang terpisah disatukan kembali di Makkah.

“Embarkasi menyediakan penanda khusus bagi mereka yang terpisah, baik itu dengan adanya stiker di paspor mereka ataupun penanda di tas tentengan, tas paspor, dan tas bagasi,” ujarnya.

Penanda tersebut dimaksudkan untuk memudahkan identifikasi oleh syarikah setempat agar proses penyatuan jamaah lebih cepat, mengingat ada ketentuan penyatuan dalam waktu 1×24 jam.

Ia menambahkan, pihaknya juga sudah meminta ketua kloter untuk berkoordinasi dengan sektor agar jamaah yang terpisah dapat dikembalikan dalam satu kloter yang sama.

“Sejauh ini terdapat sejumlah laporan melalui video-video dari ketua kloter bahwa mereka telah berupaya untuk menyatukan kembali jamaah calon haji yang terpisah,” tambah Rifki.

See also  BPKH Kampanyekan Gerakan Haji Muda
Tags: haji 2025jemaah haji sumbarjemaah haji terpisahsistem klotersistem syarikah
Previous Post

Masjid Tan’im, Tempat Favorit Jemaah Haji Bermiqat untuk Umrah Sunnah

Next Post

12 Tahun Hidup Tanpa Kaki, Endang Akhirnya Bisa Naik Haji Bareng Suami

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks