MADANINEWS.ID, JAKARTA — Sebanyak 30 Finalis Grand Final Duta Muslimah Preneur (DMP) 2019 yang diselenggarakan Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia telah memulai masa karantinanya di Hotel Grand Shahid Jaya, Jakarta pada Kamis (28/03). Selama masa karantina, para finalis mendapatkan berbagai pelatihan dan pembekalan tentang pengetahuan kewirausahaan dan self improvement.
Salah satu sesi pembekalan diberikan oleh Okky Ngakili dengan membawa tema Transformasi Diri di Era Digital. Menurut Okky salah satu hal yang harus dimiliki oleh seorang pengusaha adalah harus mampu melakukan Conceptual Mapping. Conceptual Mapping ini, sebagai langkah untuk menilai usaha yang dilakukan positif atau negatif.
“Conceptual Mapping itu semacam audit yang dilakukan oleh diri sendiri. Sebelum melakukan audit internal atau audit eksternal dengan auditor berbiaya mahal, audit yang dilakukan oleh diri sendiri, seharusnya dilakukan. Salah satunya melalui Conseptual Mapping ini”, kata Okky Ngakili.
Cara melakukan Conseptual Mapping sangat mudah. Seperti misalnya sebagai berikut.
Buat lingkaran besar. Tulis nama usaha kita. Kemudian buat lima anak panah di lingkaran tadi. Pada anak panah anak panah tersebut, buat nama strategi pertama hingga ke lima.
Kemudian setiap anak panah buat 2 cabangnya. Dalam setiap percabangan itu buat implementasinya.
Pada dua anak panah tersebut, buat 1 anak panah sebagai outcome. Setiap outcome buat satu kriteria hasil. Pada setiap kriteria hasil, buat keterangan positif atau negatif. Setelah itu tulis hasil akhirnya.
“Dengan langkah tersebut, saya yakin audit personal akan mampu meningkatkan kinerja usaha yang kita lakukan, sekaligus dapat membangun langkah yang harus dilakukan untuk terus meningkatkan usaha yang dimiliki”, kata Okky.
Menurut Okky kembali, secara umum ada 8 hal yang dapat meningkatkan kompetensi sebuah topik. Kedelapan hal tersebut adalah sebagai berikut.
1. Law Of Attraction. The secret of life.
2. Success strategy In Sales Marketing.
3. Self Assessment Knowledge Powertools 4. Build Your Powerful Personal Branding.
5. Winning Deal Strategy.
6. Strategy Planning For Business.
7. Digital Era NLP For Sales & Marketing.
8. Conceptual Mapping.
Dan dari ke delapan hal tersebut Conceptual Mapping, menduduki peran pertama untuk selalu dilakukan secara berkelanjutan.
Kegiatan DMP 2019 merupakan ajang kontestasi pemilihan para muslimah preneur muda berprestasi yang diselenggarakan IPEMI dengan dukungan Wardah Beauty Cosmetics Indonesia dan majalah Madani, yang merupakan majalahnya IPEMI, sekaligus bacaan wajib anggota IPEMI.
Ke 30 finalis DMP 2019 yang berpartisipasi merupakan peserta yang terpilih dari seleksi DMP di seluruh Kabupaten Kota dan Wilayah Provinsi di Indonesia serta perwakilan dari 5 Negara dimana IPEMI berada.
Di kompetisi Grand Final DMP tingkat nasional ini, para peserta akan diuji mengenai berbagai skill dan keterampilan serta pengetahuan tentang dunia wirausaha oleh dewan juri.
Dewan Juri Grand Final DMP 2019 beranggotakan kalangan professional, motivator, entrepreneur dan tokoh ekonomi syariah tanah air. Ini seperti Valentino Dinsi, M. Lutfi Handayani MM., MBA (Ketua Dewan penasehat IPEMI/CEO & Pimpinan redaksi Majalah Madani, Ikhwan Asrin SE, M. SI, Dr. Yayuk Apriani, SE., MM, Melani Lamina Suharli, Ria Baraba, Nurhayati Subakat serta Victoria B. Simanungkalit.
Selama proses Grand Final DMP ini, para Finalis akan terlebih dahulu melalui proses karantina dan mendapat pembekalan mengenai Muslimah Character Building, Manajemen Wirausaha, Ekonomi Syariah, dan beberapa pengetahuan lainnya. Materi-materi tersebut akan disampaikan olehberbagai Narasumber dan tokoh-tokoh kenamaan seperti pakar ekonomi syariah M. Syafii Antonio, Tokoh Entrepreneur Indonesia Valentino Dinsi, Motivator Wiwied Taher hingga Agus Pramono (Mas Mono)/owner Ayam Bakar Mas Mono.(Irawan)
