MADANINEWS.ID, MADINAH – Jemaah yang ingin berziarah ke Raudhah di Masjid Nabawi, Madinah, perlu memperhatikan ketentuan penerbitan izin kunjungan. Kementerian Haji Arab Saudi menetapkan setiap orang dapat memperoleh satu izin kunjungan Raudhah dalam periode 365 hari melalui aplikasi Nusuk.
Ketentuan tersebut membuat jemaah perlu memperhitungkan waktu kunjungan jika berencana kembali memasuki area Raudhah. Izin berikutnya baru dapat diajukan setelah periode 365 hari berakhir, dengan tetap memperhatikan persyaratan kelayakan dan ketersediaan jadwal.
Raudhah atau Al-Rawdah Al-Sharifa merupakan area di dalam Masjid Nabawi yang menjadi salah satu tujuan ziarah umat Islam ketika berada di Madinah. Dengan adanya pembatasan tersebut, jemaah perlu merencanakan kunjungan sesuai periode izin yang berlaku.
Daftar melalui Aplikasi Nusuk
Pengajuan izin kunjungan Raudhah dilakukan melalui aplikasi Nusuk. Setiap pengunjung memiliki kesempatan memperoleh satu izin dalam rentang waktu 365 hari.
Setelah periode tersebut berakhir, pengunjung dapat kembali mengajukan izin melalui aplikasi yang sama. Namun, berakhirnya masa tunggu tidak secara otomatis membuat izin langsung diterbitkan.
Persetujuan tetap bergantung pada kelayakan pemohon serta ketersediaan slot kunjungan yang ditampilkan dalam aplikasi Nusuk. Karena itu, jemaah perlu mengecek jadwal yang tersedia sebelum menentukan rencana ziarah.
Ada Opsi Instant Track
Selain pemesanan reguler, tersedia layanan Instant Track bagi pengunjung yang berada di sekitar Masjid Nabawi. Layanan ini memberikan pilihan bagi pengunjung untuk memesan kunjungan ke Raudhah berdasarkan slot yang tersedia.
Melalui mekanisme tersebut, pengunjung yang sedang berada di sekitar Masjid Nabawi dapat mengajukan pemesanan sesuai ketentuan layanan. Namun, ketersediaan Instant Track tetap bergantung pada jadwal yang tersedia.
Jemaah disarankan memeriksa informasi melalui aplikasi Nusuk ketika hendak berziarah. Dengan begitu, jemaah dapat mengetahui pilihan jadwal dan mekanisme pemesanan yang tersedia sebelum menuju Raudhah.
