Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Arab Saudi Bikin Perjalanan Jemaah Makin Praktis, Ada Nusuk hingga Gerbang Otomatis

Abi Abdul Jabbar Sidik
16 October 2026 | 10:00
rubrik: Haji & Umrah, Kabar Tanah Suci
Bandara King Abdulaziz Jeddah Punya 70 Sistem Layanan E-Gates Baru

Peresmian sistem e-gates baru di Bandara Jeddah. (foto:SPA)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, MAKKAH – Arab Saudi terus memperluas layanan digital untuk mendukung mobilitas jemaah haji, umrah, dan wisatawan internasional. Teknologi kini digunakan sejak kedatangan di bandara melalui gerbang pemeriksaan paspor otomatis, layanan ibadah melalui aplikasi Nusuk, hingga perencanaan perjalanan menggunakan transportasi umum di Riyadh.

Pengembangan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemudahan perjalanan di berbagai titik. Namun, digitalisasi tidak serta-merta menghapus seluruh tahapan perjalanan karena setiap layanan memiliki fungsi, cakupan, serta ketentuan penggunaan yang berbeda.

152 Gerbang Paspor Otomatis

Salah satu fasilitas yang dikembangkan Arab Saudi adalah automated passport gates atau gerbang pemeriksaan paspor otomatis. Teknologi ini memungkinkan pemeriksaan dokumen perjalanan dilakukan melalui sistem otomatis bagi penumpang yang memenuhi persyaratan.

Menurut laporan Saudi Press Agency pada Maret 2025, sebanyak 152 gerbang paspor otomatis telah diterapkan di sejumlah bandara yang melayani Riyadh, Jeddah, Dammam, dan Madinah.

Kehadiran fasilitas tersebut di sejumlah bandara utama berpotensi memperlancar arus kedatangan dan keberangkatan penumpang. Namun, penggunaan gerbang otomatis tetap mengikuti ketentuan otoritas imigrasi.

Artinya, tersedianya fasilitas otomatis tidak berarti seluruh pemegang paspor dapat langsung menggunakannya tanpa pemeriksaan tambahan. Kelayakan pengguna dan ketentuan imigrasi tetap menjadi faktor penentu.

Nusuk Tambah 30 Layanan

Di sektor haji dan umrah, aplikasi Nusuk menjadi salah satu pintu akses layanan digital yang dikembangkan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi.

Pada Mei 2026, program Nusuk menambahkan 30 layanan baru sehingga jumlah layanan yang tersedia melampaui 130. Pada periode yang sama, jumlah pengguna aplikasi secara global dilaporkan telah melebihi 51 juta.

Layanan tersebut mencakup panduan ibadah, peta, jadwal transportasi, serta informasi mengenai kepadatan dan pergerakan jemaah di sejumlah lokasi. Ketersediaan informasi dalam satu platform dapat membantu jemaah merencanakan aktivitas selama berada di Tanah Suci.

See also  Liburan di Makkah, Anak-anak Bisa Ikut Program Edukasi di Perpustakaan Masjidil Haram

Meski demikian, Nusuk bukan pengganti visa, izin haji apabila diwajibkan, maupun pengaturan perjalanan lainnya yang tidak tercakup dalam aplikasi. Jemaah tetap perlu memastikan seluruh persyaratan perjalanan melalui saluran resmi.

Transportasi Riyadh Makin Digital

Digitalisasi juga merambah mobilitas di luar rangkaian ibadah. Di Riyadh, Komisi Kerajaan untuk Kota Riyadh mencantumkan aplikasi Darb sebagai sarana untuk merencanakan perjalanan dan membeli tiket transportasi.

Sistem tersebut mendukung jaringan transportasi umum, termasuk Riyadh Metro yang menghubungkan sejumlah kawasan di ibu kota Arab Saudi. Koridor metro yang melayani bandara juga menjadi salah satu pilihan perjalanan bagi penumpang yang hendak melanjutkan perjalanan ke pusat kota.

Sistem transportasi Riyadh juga mendukung sejumlah metode pembayaran menggunakan kartu bank dan perangkat seluler. Namun, pilihan pembayaran yang tersedia bergantung pada layanan, jenis pembayaran, serta dukungan sistem yang digunakan.

Bagi jemaah umrah dan wisatawan yang melakukan perjalanan mandiri, informasi rute serta pilihan pembayaran tersebut dapat membantu menyusun perjalanan dari bandara menuju akomodasi maupun tujuan lainnya.

Digitalisasi Tak Berarti Semua Serba Otomatis

Meski berbagai layanan semakin terdigitalisasi, jemaah dan wisatawan tetap harus menjalani sejumlah tahapan perjalanan. Dokumen perjalanan, ketentuan masuk, transportasi lanjutan, hingga proses check-in di hotel tetap perlu diperhatikan.

Setiap layanan juga memiliki fungsi yang berbeda. Gerbang otomatis berfokus pada pemeriksaan imigrasi, Nusuk menyediakan layanan berkaitan dengan perjalanan ibadah, sedangkan Darb mendukung perencanaan perjalanan dan pembelian tiket transportasi di Riyadh.

Karena itu, pengguna tetap perlu memeriksa informasi resmi mengenai rute, jadwal, tarif, metode pembayaran, serta persyaratan perjalanan sebelum berangkat. Ketersediaan layanan digital juga tidak menjamin seluruh moda transportasi menggunakan sistem pembayaran yang sama.

See also  Saudi Umumkan Timeline Resmi Haji 2027, Persiapan Sudah Dimulai Sejak Mei 2026

Bagi jemaah haji dan umrah asal Indonesia, kelengkapan dokumen, pemantauan informasi resmi, serta kesiapan alternatif ketika layanan digital tidak dapat digunakan tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan.

Pengembangan teknologi tersebut menunjukkan arah modernisasi layanan perjalanan Arab Saudi. Ukuran keberhasilannya bukan hanya banyaknya fitur digital yang tersedia, tetapi juga seberapa mudah teknologi tersebut digunakan jemaah dan wisatawan dalam perjalanan nyata.

Tags: Arab Saudidigitalisasi hajiHajijemaah hajijemaah umrahmadinahmakkahmasjd nabawiMasjidil HaramnusukUmrah
Previous Post

Jemaah Mau Ziarah Raudhah? Ini Aturan Baru Izin Masuknya

Next Post

Potensi Wakaf Uang di RI Capai Rp180 Triliun, Baru Terealisasi di Bawah 2 Persen

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks