Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Situasi Arab Saudi Memanas, Kemlu Siapkan Rencana Kontingensi WNI

Abi Abdul Jabbar Sidik
16 October 2026 | 08:30
rubrik: News, Nusantara
Situasi Arab Saudi Memanas, Kemlu Siapkan Rencana Kontingensi WNI

Serangan Houthi ke Bandara Riyadh Arab Saudi. (foto:ist/dok)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JAKARTA – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyiapkan langkah antisipasi untuk menghadapi kondisi darurat yang dapat berdampak pada warga negara Indonesia (WNI) di Arab Saudi. Rencana kontingensi disiapkan oleh perwakilan Indonesia di negara tersebut dan akan terus diperbarui mengikuti perkembangan situasi di lapangan.

Direktur Jenderal Pelindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kemlu Heni Hamidah mengatakan KBRI Riyadh dan KJRI Jeddah telah menyiapkan rencana kontingensi kedaruratan sebagai bagian dari langkah perlindungan WNI.

“Perwakilan RI terkait, baik KBRI Riyadh maupun KJRI Jeddah telah menyiapkan rencana kontingensi kedaruratan yang akan selalu disesuaikan dengan perkembangan di lapangan,” kata Heni dalam keterangannya di Jakarta, Kamis. (15/10)

Umrah Masih Berlangsung

Meski langkah antisipasi disiapkan, Kemlu menyatakan perjalanan ibadah umrah hingga saat ini masih berlangsung. Pemerintah juga belum mengeluarkan imbauan kepada jamaah untuk menghentikan perjalanan umrah.

“Sampai saat ini jamaah umrah masih terus berjalan, dan belum ada imbauan untuk menyetop,” ujar Heni.

Kemlu bersama perwakilan RI di Arab Saudi dan Kementerian Haji dan Umrah RI terus melakukan koordinasi serta memantau perkembangan kondisi di lapangan. Pemantauan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan perlindungan WNI tetap berjalan sesuai perkembangan situasi.

Kesiapan rencana kontingensi menjadi langkah antisipatif apabila kondisi di lapangan berubah dan membutuhkan penyesuaian kebijakan maupun langkah perlindungan terhadap WNI.

Dua WNI Terluka dalam Serangan

Sebelumnya, Kemlu RI membenarkan adanya dua WNI yang menjadi korban dalam serangan di Bandara Internasional Raja Khalid, Riyadh, pada Ahad (11/10).

Kedua WNI tersebut diketahui memiliki izin tinggal tetap di Arab Saudi. Mereka teridentifikasi dengan inisial RM (45) dan ET (32) dan mengalami luka ringan akibat serangan tersebut.

See also  Wapres Ma'ruf : Insentif Ustaz, Ustazah dan Pengasuh Ponpes Disalurkan Lewat Kemensos

“Keduanya telah diperbolehkan pulang pada hari yang sama, 11 Oktober 2026. Mereka bukan jamaah umrah,” katanya.

Kemlu memastikan perkembangan situasi terus dipantau melalui koordinasi dengan perwakilan RI di Arab Saudi dan Kementerian Haji dan Umrah. Langkah tersebut dilakukan untuk menyesuaikan rencana perlindungan WNI dengan kondisi keamanan yang berkembang.

Tags: Arab Saudihouthikbri riyadhkemlu rikjri jeddahserangan riyadhwni
Previous Post

Menhaj Mau Dana Haji Jadi ‘Restricted Fund’: Hanya untuk Haji!

Next Post

Haji 2027 Jangan Ulang Masalah Lama, IIHUS Minta Sistem Dibenahi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks