Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Tarif Bus dari Bandara Madinah Turun Jadi 3,45 Riyal, Jaringan Diperluas

Abi Abdul Jabbar Sidik
2 October 2026 | 05:00
rubrik: Haji & Umrah
Mudahkan Pergerakan Jemaah Selama Ramadhan, Kota Madinah Luncurkan Layanan Bus Antar Jemput

Tarif bus dari Bandara Madinah kini turun menjadi 3,45 riyal. Jaringan Madinah Bus juga berkembang menjadi 16 rute dan 476 halte yang menghubungkan Masjid Nabawi, Stasiun Haramain, hingga kawasan permukiman. (Foto:Ist/dok)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, Madinah — Jaringan transportasi publik di Madinah terus diperluas. Madinah Bus kini mengoperasikan 16 rute dengan total 476 halte, sekaligus menurunkan tarif perjalanan dari Bandara Internasional Prince Mohammed bin Abdulaziz menjadi hanya 3,45 riyal Saudi.

Penyesuaian tarif tersebut menjadi salah satu perubahan paling menonjol dalam pengembangan terbaru jaringan bus Madinah. Dengan biaya yang lebih rendah, penumpang yang tiba melalui bandara memperoleh alternatif transportasi umum untuk melanjutkan perjalanan ke berbagai kawasan di kota.

Pengembangan jaringan tidak hanya menyasar akses dari dan menuju bandara. Rute dan halte Madinah Bus kini menjangkau pusat ibadah, stasiun kereta, fasilitas pendidikan, rumah sakit, pusat pelayanan publik, kawasan rekreasi, hingga permukiman.

Dari Stasiun Haramain Bisa Langsung ke Masjid Nabawi

Salah satu koneksi penting dalam jaringan terbaru Madinah Bus adalah rute yang menghubungkan Stasiun Kereta Cepat Haramain dengan Masjid Nabawi.

Rute tersebut memungkinkan penumpang yang tiba di Madinah menggunakan Haramain High-Speed Railway melanjutkan perjalanan dengan angkutan umum langsung menuju kawasan Masjid Nabawi.

Jalur Stasiun Kereta Cepat Haramain–Masjid Nabawi memiliki enam halte. Jumlah yang sama juga tersedia pada rute Bandara Internasional Prince Mohammed bin Abdulaziz–Masjid Nabawi.

Koneksi dari Stasiun Haramain tidak berhenti di kawasan Masjid Nabawi. Jaringan Madinah Bus juga menyediakan rute Stasiun Haramain–Miqat yang dilayani melalui 33 halte.

Sementara itu, sejumlah rute lain memiliki cakupan lebih panjang, seperti Al-Faisaliah–Mudayneb dengan 52 halte, Sayyid Al-Shuhada Square–Al-Aaliyah sebanyak 30 halte, serta Al-Qaswa–Al-Khalidiyah dengan 37 halte.

Kampus, Rumah Sakit hingga Permukiman Ikut Terhubung

Ekspansi Madinah Bus juga menyasar kawasan pendidikan dan permukiman. Salah satu rute menghubungkan Al Jabal Park dengan King Fahd Plan di kawasan Baqdo sehingga konektivitas antara area tempat tinggal dan kawasan rekreasi semakin luas.

See also  Semakin Mudah! Pelunasan Haji Kini Bisa Dilakukan Lewat Handphone, Begini Caranya

Jalur baru lainnya dikembangkan di sepanjang Third Ring Road yang menghubungkan Airport Plan dengan King Abdulaziz Roundabout.

Rute tersebut melewati sejumlah fasilitas penting, mulai dari universitas, Technical College, University Hospital, hingga kantor Civil Affairs.

Jaringan Madinah Bus juga mencakup rute King Fahd Quran Printing Complex–Al-Khandaq dengan 21 halte, Al-Faisaliah–Miqat sebanyak 39 halte, Mount Ayr–Al-Daitha dengan 30 halte, Miqat–Industrial City sebanyak 10 halte, serta Mahzur District–Bustan Al-Safiyah yang memiliki 16 halte.

Selain itu, tersedia rute Airport District–Quba Mosque dengan 34 halte, Shuran District–Al-Areed District sebanyak 56 halte, Al-Jabal Park–Wahat Al-Oyoun dengan 39 halte, Airport District–Al-Aaliyah sebanyak 45 halte, serta Al-Aaliyah–Al-Qaswa yang dilayani melalui 22 halte.

476 Halte dan Perjalanan Harian Ditambah

Melansir theislamicinformation, Pengembangan jaringan tidak hanya dilakukan dengan membuka rute dan menambah titik pemberhentian. Jumlah perjalanan harian pada sejumlah rute yang sudah beroperasi juga akan ditingkatkan.

Secara keseluruhan, jaringan Madinah Bus kini mencapai 16 rute dengan total 476 halte yang tersebar di berbagai kawasan.

Proyek transportasi publik tersebut berada di bawah pengawasan Madinah Region Development Authority. Pengembangan jaringan diarahkan untuk memperbanyak titik perpindahan antarrute sehingga perjalanan menuju berbagai tujuan di Madinah menjadi lebih mudah.

Dengan cakupan tersebut, Madinah Bus kini menghubungkan kawasan Masjid Nabawi, Bandara Internasional Prince Mohammed bin Abdulaziz, Stasiun Haramain, masjid, landmark, fasilitas kesehatan, lembaga pendidikan, pusat pelayanan, hingga kawasan permukiman dalam satu jaringan transportasi publik.

Tags: Arab Saudibandara madinahbus madnahHajiharamainjemaah hajijemaah umrahkereta cepat haramainmadinahmadinah busMasjid Nabawitransportasi madinahUmrah
Previous Post

US$1 Juta buat Pansus Haji Ditolak Ace-Nusron, Saksi Bongkar Perjalanannya

Next Post

Dana Haji Tembus Rp180 T, Audit Forensik Dinilai Bisa Jadi ‘Alarm’ Perbaikan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks