MADANINEWS.ID, MAKKAH – Arab Saudi memperketat langkah pencegahan penyakit menjelang musim haji 1447 H/2026 M. Melalui Kementerian Kesehatan, pemerintah Saudi mewajibkan jemaah haji menjalani vaksinasi maksimal 10 hari sebelum pelaksanaan ibadah haji dimulai.
Kebijakan tersebut diterapkan untuk memperkuat perlindungan kesehatan di tengah tingginya mobilitas jutaan jemaah dari berbagai negara yang berkumpul di Tanah Suci selama musim haji.
Dilansir dari Gulf News, Selasa (5/5/2026), Kementerian Kesehatan Arab Saudi menegaskan vaksinasi menjadi garis pertahanan pertama dalam mencegah penularan penyakit selama ibadah haji berlangsung.
Pemerintah Saudi menilai imunisasi penting untuk membantu tubuh membentuk respons kekebalan sekaligus menekan risiko penyebaran infeksi di area padat jemaah.
Tiga Vaksin Jadi Rekomendasi Utama
Arab Saudi merekomendasikan sejumlah vaksin bagi jemaah haji, yakni vaksin meningokokus atau meningitis, vaksin Covid-19, serta influenza musiman.
Ketiga jenis vaksin tersebut dinilai memiliki peran penting dalam membatasi penyebaran penyakit menular, terutama ketika jutaan orang berkumpul dalam satu tempat dan waktu secara bersamaan.
Kementerian Kesehatan Saudi juga menyebut vaksin dapat diberikan secara bersamaan maupun terpisah sesuai penilaian tenaga kesehatan atau dokter spesialis.
Selain itu, vaksin yang direkomendasikan disebut memiliki tingkat keamanan tinggi, termasuk bagi ibu hamil.
Vaksin Bisa Didaftarkan Lewat Aplikasi
Untuk mempermudah akses layanan, jemaah dapat melakukan pendaftaran vaksinasi melalui aplikasi Sehhaty, platform digital terpadu milik Kementerian Kesehatan Arab Saudi.
Layanan vaksinasi tersedia di klinik imunisasi dewasa sehingga proses pemberian vaksin diharapkan berjalan lebih tertib dan mudah diakses.
Pemerintah Saudi menegaskan seluruh vaksin yang direkomendasikan telah memenuhi standar keamanan yang ditetapkan otoritas kesehatan.
Kebijakan vaksinasi ini menjadi bagian dari langkah preventif Arab Saudi guna memastikan jemaah dapat menjalankan ibadah haji secara aman, sehat, dan terlindungi dari risiko penyakit menular.
