MADANINEWS.ID, MADINAH — Kesempatan memiliki hunian di kawasan yang sangat dekat dengan Masjid Nabawi kini terbuka lebih luas. Sebanyak 120 unit hunian mewah Fairmont Residences Rua Al Madinah mulai ditawarkan, termasuk kepada Muslim berkewarganegaraan asing.
Rua Al Madinah Holding, perusahaan milik Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi, telah membuka pendaftaran minat terhadap properti tersebut sejak 6 September 2026.
Tak hanya warga Arab Saudi, Muslim dari negara lain juga dapat mendaftar sebagai calon pembeli. Kesempatan tersebut berlaku bagi Muslim yang tinggal di Arab Saudi maupun yang berdomisili di luar negeri, sepanjang memenuhi ketentuan kepemilikan properti bagi non-Saudi.
Fairmont Residences Rua Al Madinah sekaligus menjadi branded residences pertama di Madinah.
Hanya 120 Unit, Berada Dekat Masjid Nabawi
Fairmont Residences Rua Al Madinah terdiri atas 120 unit hunian premium yang tersebar di dua bangunan.
Lokasinya menjadi daya tarik utama. Kompleks tersebut berada dalam kawasan Rua Al Madinah di sisi timur Masjid Nabawi.
Sebagian unit bahkan menawarkan pemandangan ke arah plaza timur Masjid Nabawi.
Di kompleks yang sama juga terdapat 250 kamar hotel. Properti tersebut dikelola Adeera bekerja sama dengan Fairmont, yang menjadi bagian dari Accor.
Konsep hunian mengadopsi karakter serta warisan Madinah dengan sentuhan premium. Privasi para pemilik juga menjadi salah satu fokus dalam pengembangannya.
Tak hanya mendapatkan hunian, pemilik memperoleh akses terhadap sejumlah fasilitas dan layanan hotel.
Fasilitas tersebut antara lain resepsionis pribadi, lounge, kids’ club, pusat kebugaran hingga layanan concierge.
Pemilik juga dapat bergabung dalam program kepemilikan Accor yang memberikan akses ke lebih dari 5.600 hotel dan resor di berbagai negara.
Muslim dari Luar Saudi Bisa Daftar
Salah satu hal yang membuat proyek ini menarik adalah terbukanya kesempatan bagi pembeli dari luar Arab Saudi.
Fairmont Residences Rua Al Madinah berada di salah satu dari 10 zona yang telah disetujui Arab Saudi pada Juni 2026 untuk kepemilikan properti oleh non-Saudi di Madinah.
Warga negara Arab Saudi tentu dapat mendaftarkan diri sebagai calon pembeli.
Namun, kesempatan serupa juga tersedia bagi Muslim berkewarganegaraan lain, baik yang berstatus penduduk Arab Saudi maupun yang tinggal di luar kerajaan.
Pendaftaran tersebut mengikuti regulasi baru mengenai kepemilikan properti bagi non-Saudi.
Adapun non-Muslim tidak diperbolehkan memiliki properti di Madinah, termasuk di kawasan yang telah disetujui tersebut.
Bentuk hak atas properti nantinya dapat berupa kepemilikan penuh maupun hak usufruct jangka panjang, bergantung pada kondisi masing-masing pembeli.
Berapa Harganya?
Meski pendaftaran minat sudah dibuka, satu informasi penting masih belum diumumkan: harga unit.
Harga Fairmont Residences Rua Al Madinah belum dipublikasikan kepada masyarakat.
Calon pembeli saat ini dapat terlebih dahulu melakukan registrasi melalui laman resmi proyek.
Setelah formulir diisi, perusahaan akan menghubungi calon pembeli dan memberikan informasi lebih lanjut mengenai harga, luas unit serta skema pembayaran.
Belum diumumkannya harga berkaitan dengan proyek yang masih berada pada tahap awal pendaftaran minat.
Dengan demikian, mereka yang tertarik membeli unit belum dapat langsung membandingkan harga setiap tipe hunian.
Bagian dari Proyek Besar Rua Al Madinah
Fairmont Residences merupakan bagian dari pengembangan kawasan Rua Al Madinah di sebelah timur Masjid Nabawi.
Proyek tersebut dikembangkan di atas kawasan sekitar 1,5 juta meter persegi.
Master plan Rua Al Madinah telah diluncurkan pada 2022 dan ditargetkan menambah puluhan ribu kamar hotel hingga 2030.
Pengembangannya tidak hanya mengandalkan bangunan hotel dan hunian.
Sekitar 63 persen kawasan dirancang sebagai plaza terbuka dan ruang hijau. Jalur pedestrian juga disiapkan untuk menghubungkan hotel-hotel secara langsung dengan kawasan Masjid Nabawi.
Dari keseluruhan pengembangan tersebut, 120 unit Fairmont Residences menjadi penawaran kepemilikan hunian pertama dalam proyek Rua Al Madinah.
Hadirnya hunian premium ini sekaligus membuka babak baru pasar properti di Madinah. Terlebih, kesempatan kepemilikan tidak lagi terbatas bagi warga Saudi, tetapi juga terbuka bagi Muslim dari berbagai negara sesuai ketentuan yang berlaku.
Bagi calon pembeli, daya tariknya bukan hanya fasilitas premium. Kedekatan dengan Masjid Nabawi menjadi nilai utama yang membedakan properti tersebut dari proyek hunian pada umumnya.
