Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Operasional Haji 2026 Resmi Berakhir, 367 Jemaah Indonesia Wafat dan 60 Masih Dirawat di Arab Saudi

Abi Abdul Jabbar Sidik
3 July 2026 | 06:00
rubrik: Haji & Umrah
Klinik Haji RI di Madinah Siapkan Skema Rujukan ke RS Saudi untuk Jemaah Sakit

Klinik Kesehatan Haji di Madinah memastikan layanan kesehatan bagi jemaah haji akan siap siaga selama 24 jam. (foto:dok Kemenhaj RI)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JAKARTA – Penyelenggaraan operasional ibadah haji Indonesia 1447 H/2026 M resmi berakhir setelah kelompok terbang (kloter) terakhir tiba di Tanah Air. Seiring berakhirnya proses pemulangan jemaah, pemerintah mencatat sebanyak 367 jemaah haji dan satu petugas haji meninggal dunia selama musim haji 2026. Sementara itu, 60 jemaah lainnya hingga kini masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Arab Saudi.

Penutupan operasional haji ditandai dengan kepulangan kloter terakhir pada Rabu (1/7/2026), yakni Kloter 116 asal Jawa Timur serta kloter pamungkas secara nasional yang mendarat di Makassar.

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menyampaikan bahwa jumlah jemaah yang wafat pada musim haji tahun ini masih menjadi perhatian pemerintah, meski angkanya lebih rendah dibandingkan penyelenggaraan haji sebelumnya.

“Tercatat 367 jemaah dan 1 petugas haji wafat di Arab Saudi. Ini jumlah angka yang menurut kami masih cukup besar walaupun masih jauh lebih kecil dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” kata Irfan kepada wartawan di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Rabu (1/7/2026).

Selain menyampaikan belasungkawa kepada seluruh jemaah yang meninggal dunia, pemerintah juga memastikan hak-hak keluarga jemaah tetap dipenuhi, termasuk proses pengajuan klaim asuransi jiwa.

“Akan kami bantu juga (klaim asuransi jiwa). Nilai pertanggungan sebesar BPIH langsung yang dikirimkan oleh perusahaan asuransi masing-masing kepada rekening keluarga jemaah,” ujarnya.

Di sisi lain, Kementerian Haji dan Umrah masih terus memantau kondisi puluhan jemaah yang belum dapat dipulangkan ke Indonesia karena masih menjalani perawatan medis di Arab Saudi.

Menurut Irfan, total terdapat 60 jemaah yang dirawat di rumah sakit yang berada di Jeddah, Madinah, dan Makkah.

“7 di Jeddah, 31 di Madinah, dan 22 di Makkah. Kami akan selalu komunikasi dengan keluarga karena kami masih meninggalkan beberapa tim untuk selalu memantau perkembangan kesehatan mereka di sana,” jelasnya.

Pemerintah memastikan tim pendamping tetap berada di Arab Saudi untuk memantau perkembangan kesehatan para jemaah hingga kondisi mereka memungkinkan untuk dipulangkan ke Indonesia.

See also  Wamen Haji Tegaskan Petugas Harus Fokus Melayani, Bukan “Nebeng” Naik Haji
Tags: haji 2026jemaah hajijemaah haji sakitjemaah haji wafat
Previous Post

Kemenhaj Perkenalkan Manasik Kesehatan Mulai Haji 2027, Ini Tujuannya

Next Post

Keluarga Jemaah Haji yang Wafat Bisa Ajukan Klaim Asuransi Jiwa, Pemerintah Siap Dampingi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks