MADANINEWS.ID, JAKARTA – Perjalanan menuju Tanah Suci bukan sekadar perpindahan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang penuh harap dan tawakal. Sejak langkah pertama meninggalkan rumah hingga tiba di Makkah atau Madinah, setiap detik perjalanan jemaah haji diiringi doa—sebagai bentuk kepasrahan total kepada Allah SWT agar diberi keselamatan, kelancaran, dan keberkahan.
Dalam tradisi ibadah haji, doa bukan hanya pelengkap, melainkan inti dari perjalanan itu sendiri. Ia menjadi penguat hati, penenang jiwa, sekaligus penghubung antara hamba dan Sang Pencipta di setiap fase perjalanan.
Berikut adalah rangkaian doa yang dianjurkan untuk dibaca oleh jemaah haji sejak sebelum berangkat hingga tiba di Tanah Suci, sebagaimana dirangkum dari Buku Doa & Dzikir Haji dan Umrah terbitan Kementerian Haji dan Umrah RI.
Doa Sebelum Keluar Rumah
Sebelum memulai perjalanan, jemaah dianjurkan menunaikan salat dua rakaat. Setelah itu, dipanjatkan doa sebagai bentuk syukur dan permohonan perlindungan:
الْحَمْدُ للهِ الَّذِي هَدَانِي بِالْإِسْلَامِ وَأَرْشَدَنِي إِلَى أَدَاءِ مَنَاسِكِيْ حَاجًا بِبَيْتِهِ وَمُعْتَمِرًا بِمَشَاعِرِهِ اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى النَّبِيِّ الْأُمِّي وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِينَ اللَّهُمَّ بِكَ انْتَشَرْتُ وَإِلَيْكَ تَوَكَّمْتُ وَبِكَ اعْتَصَمْتُ، اللَّهُمَّ أَنْتَ ثقتي ورجائي، اللَّهُمَّ فَاكْفِنِي مَا هَمَّنِي وَمَا لَا أَهْتَمُ لَهُ اللَّهُمَّ زَوَّدْنِي التَّقْوَى، وَاغْفِرْ لِي ذَنْبِي وَوَجَمْنِي لِلْخَيْرِ أَيْنَمَا تَوَجَّهْتُ
Artinya:
“Segala puji bagi Allah yang telah memberi petunjuk kepadaku dengan Islam dan memberi bimbingan kepadaku untuk menunaikan manasik hajiku di rumah-Nya dan mengerjakan umrah di tempat lambang-lambang (masya’ir) keagungan-Nya. Ya Allah, berilah salawat atas Nabi yang tidak bisa baca dan tulis (ummi) beserta keluarga dan para sahabatnya. Ya Allah, bersama-Mu bertebaran, kepada-Mu aku aku menghadap dan dengan-Mu aku berpegang teguh. Ya Allah, Engkau kepercayaanku dan harapanku, maka Ya Allah lindungilah aku dari sesuatu yang menyusahkan dan sesuatu yang tidak aku perlukan. Ya Allah, bekalilah aku dengan takwa dan ampunilah dosaku serta hadapkanlah wajahku pada hal-hal yang baik kemanapun aku menghadapkan.”
Doa Saat Keluar Rumah
Saat kaki melangkah keluar rumah, jemaah memulai perjalanan dengan menyebut nama Allah dan menyerahkan diri sepenuhnya kepada-Nya:
بِسْمِ اللهِ آمَنْتُ بِاللهِ ، بِسْمِ اللَّهِ تَوَكَّمْتُ اللَّهِ ، بِسْمِ اللَّهِ اعْتَصَمْتُ بِاللهِ بِسْمِ اللَّهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ العَلِيِّ العَظِيم
Artinya:
“Dengan nama Allah aku beriman kepada Allah. Dengan nama Allah aku hadapkan diriku kepada Allah. Dengan nama Allah aku berlindung kepada Allah. Dengan nama Allah aku berserah diri kepada Allah, tiada daya upaya dan tiada kekuatan melainkan atas izin Allah yang Maha Luhur lagi Maha Agung.”
Doa Saat Sudah Duduk di Pesawat
Ketika telah berada di dalam pesawat, sebelum perjalanan dimulai, jemaah dianjurkan membaca doa ini:
بِسْمِ اللهِ الْمَالِكِ الرَّحْمَنِ. وَمَا قَدَرُوا اللَّهَ حَقَّ قَدْرِهِ وَالْأَرْضُ جَمِيعًا قَبْضَتُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَالسَّمْوَاتُ مَطْوِيتُ بِيَمِينِهِ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى عَمَّا يُشْرِكُونَ بِسْمِ اللَّهِ مَجْزِيهَا وَمُرْسَهَا إِنَّ رَبِّي لَغَفُورٌ رَّحِيمٌ
Artinya:
“Dengan Nama Allah Yang Maha Penguasa lagi Maha Pengasih. Tiada mengagungkan Allah sebagaimana mestinya, padahal bumi seluruhnya dalam genggaman-Nya pada hari kiamat dan langit digulung dengan kekuasaan-Nya. Maha Suci dan Maha Tinggi Dia dari apa yang mereka persekutukan. Dengan Nama Allah di waktu berangkat dan berlabuh. Sesungguhnya Tuhan-ku benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
Doa Saat Pesawat Mulai Bergerak
Saat pesawat mulai berjalan, doa ini menjadi penguat harapan agar perjalanan dimudahkan:
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ. سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هُذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فِي سَفَرِنَا هَذَا البِرَّ وَالتَّقْوَى وَمِنَ العَمَلِ مَا تَرْضَى اللَّهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هُذَا وَأَطْوِ عَنَّا بُعْدَهُ اللَّهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِي السَّفَرِ، وَالخَلِيفَةُ فِي الأَهْلِ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ، وَكَابَةِ الْمَنْظَرِ، وَسُوْءِ الْمُنْقَلَبِ فِي الْمَالِ وَالْأَهْلِ وَالْوَلَدِ
Artinya:
“Dengan Nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Maha Suci Allah Yang telah menggerakkan untuk kami kendaraan ini padahal kami tiada kuasa menggerakkannya. Dan sesungguh-nya kepada Tuhan, kami pasti akan kembali. Ya Allah, kami memohon kepada-Mu dalam perjalanan ini kebaikan dan takwa serta amal perbuatan yang Engkau ridhai. Ya Allah, mudahkanlah perjalanan ini dan dekatkan-lah jaraknya bagi kami. Ya Allah, Engkaulah teman dalam bepergian dan pelindung terhadap keluarga yang ditinggalkan. Ya Allah, kami berlindung kepada-Mu dari kelelahan dalam bepergian, pemandangan yang menyedihkan, dan kepulangan yang menyusahkan dalam harta benda, keluarga, dan anak.”
Doa Saat Mendekati Tanah Suci
Ketika perjalanan hampir sampai, doa ini dipanjatkan sebagai permohonan kebaikan di negeri tujuan:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِ هَذِهِ الْأَرْضِ وَخَيْرِمَا جُمِعَتْ فِيهَا وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا جُمِعَتْ فِيهَا اللَّهُمَّ ارْزُقْنَا حِمَاهَا، وَأَعِذْنَا مِنْ وَبَاهَا، وَحَبِبْنَا إِلَى أَهْلِهَا، وَحَبِّبْ صَالِحِي أَهْلِهَا إِلَيْنَا.
Artinya:
“Ya Allah, aku mohon yang terbaik dari bumi ini dan segala kebaikan yang terhimpun di dalamnya dan aku berlindung kepada-Mu dari dan segala keburukannya keburukan yang terhimpun di dalamnya. Ya Allah, berilah kami perlindungan, dan lindungilah kami dari wabahnya, buatlah kami dapat menyintai penduduknya dan penduduknya yang salah mencintai kami.”
Doa Saat Tiba di Tanah Suci
Ketika akhirnya tiba dan menjejakkan kaki di Tanah Suci, doa ini menjadi penutup perjalanan sekaligus awal ibadah:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَمَا فِيهَا وَخَيْرَمَا أَرْسَلْتَ بِهِ أَهْلِهَا وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ أَهْلِهَا وَشَرِّ مَا فِيهَا وَشَرِّ مَا أَرْسَلْتَ بِهِ
Artinya:
“Ya Allah, aku memohon pada-Mu kebaikan negeri ini dan kebaikan penduduknya serta kebaikan yang ada di dalamnya. Dan aku berlindung pada-Mu dari kejahatan negeri ini dan kejahatan penduduknya.”
Doa: Bekal Terpenting dalam Perjalanan
Di balik panjangnya perjalanan menuju Tanah Suci, doa adalah bekal paling utama. Ia tidak terlihat, tetapi menguatkan. Tidak terdengar oleh manusia, tetapi sampai kepada Allah SWT.
Bagi setiap jemaah, doa menjadi peneguh bahwa perjalanan ini bukan hanya tentang sampai di tujuan, tetapi juga tentang bagaimana setiap langkah dijaga, dilindungi, dan diberkahi.
Semoga setiap langkah yang diiringi doa, menjadi jalan menuju keselamatan, kemudahan, dan haji yang mabrur.
