MADANINEWS.ID, JEDDAH – Pemerintah Arab Saudi memperkuat kesiapan infrastruktur haji 1447 H/2026 M dengan mengoperasikan 10 jalur darat utama yang menghubungkan berbagai negara di kawasan Teluk dan Timur Tengah menuju Tanah Suci. Langkah ini dilakukan untuk mendukung mobilitas jemaah selain melalui jalur udara, laut, dan kereta api.
Kebijakan tersebut dijalankan melalui Roads General Authority (RGA) dengan memastikan seluruh rute memenuhi standar internasional serta dilengkapi sistem keselamatan terpadu.
Rute Darat dari Negara Teluk
Dari wilayah timur, jemaah asal negara-negara Teluk memiliki sejumlah jalur strategis menuju Makkah:
- Kuwait
Dua rute utama:- 1.473 km via Al-Khafji, Nairyah, Riyadh hingga Makkah
- 1.277 km melalui Al-Riggae, Hafr Al-Batin, Al-Majma’ah menuju Makkah
- Uni Emirat Arab
Rute sejauh 1.514 km melalui Al-Batha, Salwa, Al-Hofuf, Riyadh, Taif hingga Makkah - Qatar
Jalur 1.385 km via Salwa, Al-Hofuf, Riyadh, Taif menuju Makkah - Bahrain
Melalui King Fahd Causeway ke Al-Khobar, lalu ke Riyadh dan Taif hingga Makkah dengan jarak sekitar 1.320 km
Akses dari Wilayah Utara dan Selatan
Dari arah utara dan selatan, jalur darat juga menjadi alternatif penting bagi jemaah:
- Yordania
- 1.219 km via Halat Ammar, Tabuk, Madinah
- 1.545 km melalui Al-Haditha, Al-Qurayyat, Sakaka hingga Madinah
- Irak
Jalur 1.579 km dari Jadidat Arar menuju Arar, Sakaka, Madinah hingga Makkah - Yaman
Rute 1.372 km melalui Al-Wadiah, Najran, dan Abha menuju Makkah
Perawatan dan Inspeksi Jelang Haji
Menjelang musim haji, pemerintah Arab Saudi melakukan inspeksi dan perawatan menyeluruh pada seluruh jaringan jalan.
Pekerjaan meliputi:
- Pelapisan ulang aspal
- Perbaikan bahu jalan
- Pembersihan pasir gurun
- Perawatan sistem drainase
- Pengecekan pembatas jalan dan rambu lalu lintas
Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh jalur dalam kondisi optimal, sehingga perjalanan jemaah menuju Masjidil Haram dan Masjid Nabawi berlangsung aman dan lancar.
Penguatan jalur darat ini menjadi bagian dari strategi besar Arab Saudi dalam mengelola mobilitas jutaan jemaah haji dari berbagai negara, sekaligus memastikan seluruh moda transportasi terintegrasi dengan baik selama musim haji.
