MADANINEWS.ID, MAKKAH – Pemerintah Arab Saudi mulai mengaktifkan tahapan awal penyelenggaraan ibadah Haji 2026 dengan membuka pendaftaran bagi jemaah domestik. Skema seleksi tahun ini menitikberatkan pada pemerataan kesempatan berhaji, terutama bagi warga dan penduduk yang belum pernah menunaikan rukun Islam kelima tersebut.
Pendaftaran resmi dibuka sejak 24 Februari 2026 dan dilakukan sepenuhnya secara daring melalui aplikasi serta situs resmi Nusuk. Tahapan ini menjadi pintu awal seleksi jemaah domestik untuk musim Haji 1447 Hijriah atau 2026 Masehi.
Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menjelaskan bahwa proses yang sedang berjalan belum memasuki tahap pemesanan paket. Pendaftaran saat ini difokuskan pada verifikasi kelayakan calon jemaah sesuai kriteria yang ditetapkan pemerintah.
Adapun pemesanan paket haji baru dijadwalkan mulai 15 Ramadan 1447 Hijriah atau bertepatan dengan 4 Maret 2026. Seluruh rangkaian layanan—mulai dari pendaftaran hingga pembayaran—hanya tersedia melalui platform resmi Nusuk.
Prioritas Jemaah yang Belum Pernah Berhaji
Dalam kebijakan awal ini, pemerintah memberikan prioritas penuh kepada calon jemaah yang belum pernah melaksanakan ibadah haji. Masa prioritas tersebut berlaku hingga akhir bulan Syawal.
Jika setelah periode itu kuota masih tersedia, pendaftaran akan dibuka untuk pemohon lain yang memenuhi persyaratan yang ditentukan.
Sejumlah syarat dasar wajib dipenuhi calon jemaah. Pemerintah menetapkan batas usia minimal 15 tahun berdasarkan kalender Masehi serta kewajiban memenuhi standar kesehatan yang telah ditentukan otoritas terkait.
Bagi penduduk asing atau ekspatriat, kepemilikan izin tinggal (Iqama) yang masih berlaku menjadi syarat mutlak. Prioritas diberikan kepada pemegang Iqama yang diterbitkan lebih dari satu tahun kalender Masehi.
Seluruh Proses Dilakukan Secara Digital
Calon jemaah diwajibkan mendaftar secara mandiri melalui platform Nusuk. Prosesnya mencakup pembuatan akun, pengisian data pribadi, verifikasi kelayakan, pemilihan paket dari perusahaan resmi, hingga pembayaran melalui sistem SADAD untuk penerbitan izin haji.
Pemerintah menegaskan bahwa kontrak layanan hanya dapat dilakukan dengan perusahaan berizin yang tercantum di dalam platform Nusuk. Tidak ada jalur pendaftaran di luar sistem resmi tersebut.
Masyarakat yang berminat mengikuti Haji 2026 diimbau segera mengakses aplikasi Nusuk atau situs resmi nusuk.sa. Untuk informasi tambahan, layanan bantuan dapat dihubungi melalui nomor 1966.
