Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Arab Saudi Ubah Total Pengelolaan Umrah Lewat Sistem Digital Terintegrasi, Begini Tahapannya

Abi Abdul Jabbar Sidik
6 February 2026 | 07:29
rubrik: Haji & Umrah
Bandara King Abdulaziz Jeddah Punya 70 Sistem Layanan E-Gates Baru

Peresmian sistem e-gates baru di Bandara Jeddah. (foto:SPA)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JAKARTA – Transformasi digital dalam layanan umrah yang dijalankan Arab Saudi kini makin menyeluruh. Jamaah dari berbagai negara disebut sudah mendapatkan pendampingan teknologi sejak keberangkatan dari negara asal hingga tiba di kawasan Masjidil Haram, tanpa lagi bergantung pada dokumen cetak.

Peralihan ini menandai perubahan besar dalam pengelolaan perjalanan ibadah, yang kini terintegrasi dalam satu ekosistem digital lintas layanan dan lembaga.

Hal tersebut disampaikan Dr. Abdurrahman Syams dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi. Ia menegaskan bahwa proses perjalanan jamaah saat ini sepenuhnya terhubung dengan sistem digital, mulai dari administrasi hingga mobilitas di Tanah Suci.

“Ia menyebut perjalanan jamaah saat ini tidak lagi bergantung pada dokumen cetak, melainkan terintegrasi dengan sistem digital.”

Digitalisasi tersebut merupakan bagian dari Program Pengalaman Jamaah yang dirancang untuk mencakup seluruh rantai perjalanan ibadah umrah.

Visa Elektronik hingga Jalur Cepat Imigrasi

Melalui portal Nusuk, otoritas Arab Saudi memproses visa elektronik sekaligus menerbitkan kartu identitas digital bagi jamaah. Dengan sistem ini, jamaah tidak perlu membawa berkas fisik selama perjalanan.

Program ini juga terhubung dengan jalur cepat Makkah Route yang memungkinkan jamaah menyelesaikan prosedur imigrasi dan kesehatan langsung di bandara keberangkatan. Setelah seluruh proses rampung, jamaah akan diantar petugas menuju penginapan di Makkah atau Madinah.

Kartu Pintar dan Gelang Digital Pantau Jamaah

Setibanya di Arab Saudi, jamaah menerima kartu Haji Pintar yang berisi berbagai informasi penting. Mulai dari identitas digital, jadwal ibadah, lokasi kamar, nomor bus, hingga catatan medis jamaah. Kartu ini dapat diakses melalui pemindaian teknologi NFC.

Selain itu, aplikasi Tawakkalna juga digunakan untuk menampilkan izin haji dan status kesehatan jamaah, sekaligus membantu pemesanan transportasi antar lokasi suci.

See also  Menag-Gubernur Mekah Bahas Kebijakan Penyiapan Jemaah Umrah Indonesia

Saudi turut menghadirkan gelang pintar Nusuk yang berfungsi memantau detak jantung dan kadar oksigen jamaah. Perangkat ini juga dapat mengirimkan permintaan darurat serta pesan panduan selama ibadah berlangsung.

Sistem e-Track Awasi Transportasi dan Akomodasi

Digitalisasi tidak hanya diterapkan pada jamaah, tetapi juga pada pengelolaan layanan. Melalui sistem e-track, kontrak transportasi, konsumsi, dan akomodasi dikelola secara elektronik.

Sistem tersebut disebut berperan dalam menjaga transparansi layanan selama pelaksanaan ibadah umrah.

Nusuk Kembangkan Layanan Multibahasa dan AI

Pengembangan platform Nusuk terus diperluas. Aplikasi ini kini tersedia dalam 10 bahasa dan menyediakan lebih dari 120 layanan digital. Nusuk juga terhubung dengan 25 lembaga pemerintah serta 10 mitra swasta.

Fitur tambahan meliputi peta real-time dengan lebih dari 20.000 titik lokasi, notifikasi kepadatan jamaah, layanan tanya jawab religi, jadwal doa, hingga asisten virtual berbasis kecerdasan buatan.

Dalam catatan resmi, petugas telah menerbitkan 1,4 juta kartu Nusuk untuk musim 2025.

Kepuasan Jamaah Mengalami Peningkatan

Pemerintah Arab Saudi menyebut transformasi digital ini turut berdampak pada pengalaman jamaah. Dalam dua tahun terakhir, tingkat kepuasan jamaah tercatat meningkat dari 74 persen pada 2022 menjadi 81 persen pada 2024.

Inovasi tersebut dinilai membuat perjalanan ibadah umrah semakin lancar, aman, dan berkesan bagi jamaah dari berbagai negara.

Tags: Arab Saudidigitalisasi umrahjemaah umrahsistem digital umrahUmrah
Previous Post

Baznas Resmi Tetapkan Zakat Fitrah Ramadan 2026 Rp50 Ribu per Jiwa

Next Post

Ongkos Haji Dinilai Masih Bisa Turun, Pemerintah Lakukan Evaluasi Sejumlah Layanan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks