Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Israel Blokir Keberangkatan Umrah Ribuan Warga Palestina

Abi Abdul Jabbar Sidik
14 January 2026 | 10:00
rubrik: Haji & Umrah
Israel Blokir Keberangkatan Umrah Ribuan Warga Palestina

Jemaah umrah Palestina menunggu di fasilitas operasional untuk Haji Umrah di yang terletak di Yerikho di Tepi Barat yang diduduki. (Foto: WAFA)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, TEPI BARAT – Akses warga Palestina untuk menunaikan ibadah Umrah kembali terganggu. Dalam beberapa hari terakhir, ratusan calon jamaah dilaporkan gagal berangkat setelah ditahan dan dipulangkan oleh otoritas perbatasan Israel saat hendak melintas menuju Yordania.

Kementerian Wakaf dan Urusan Agama Palestina menyebut para jamaah telah mengantongi izin resmi dan mengikuti jadwal keberangkatan yang ditetapkan. Namun, otoritas Israel tetap memulangkan mereka secara bertahap, sehingga memicu kekacauan perjalanan.

Dalam keterangan resminya pada Selasa (13/01), Kementerian Wakaf dan Urusan Agama Palestina mengungkapkan, sebanyak 450 jamaah dipulangkan pada hari keempat pelaksanaan, disusul 900 orang pada hari kelima dan 800 orang pada hari keenam.

Penumpukan Jamaah di Titik Keberangkatan

Pemulangan tersebut berdampak langsung pada operasional keberangkatan Umrah. Ratusan jamaah dilaporkan menumpuk di Mahmoud Abbas City for Hajj and Umrah Pilgrims, fasilitas layanan jamaah yang berada di Jericho, Tepi Barat yang diduduki.

Kementerian menilai langkah Israel sebagai pembatasan sepihak yang menghambat pelaksanaan ibadah. Tindakan tersebut disebut dilakukan tanpa alasan yang jelas dan mengganggu kelancaran perjalanan jamaah.

Israel juga dituding menerapkan “arbitrary and unjustified measures” atau “tindakan sewenang-wenang dan tidak dapat dibenarkan” terhadap jamaah Umrah Palestina, meskipun seluruh persyaratan perjalanan telah dipenuhi.

Tanggung Jawab Israel Dipersoalkan

Pihak kementerian menegaskan bahwa agen perjalanan telah menjalankan prosedur sesuai ketentuan, termasuk mematuhi jadwal keberangkatan yang telah disetujui. Karena itu, tanggung jawab atas krisis perjalanan ini dinilai sepenuhnya berada pada otoritas Israel.

“Kementerian menyatakan bahwa otoritas pendudukan Israel sepenuhnya dan secara langsung bertanggung jawab atas krisis ini dan penderitaan yang dialami oleh jamaah Umrah serta kebingungan bagi program perjalanan.”sebagaimana dikutip dari Wafa News Agency.

See also  Bayi Laki-laki Lahir di Arafah saat Puncak Pelaksanaan Ibadah Haji
Tags: israelisrael cegah warga palestina umrahkrisis kemanusiaanpalestinaUmrah
Previous Post

Perketat Skrining Haji 2026, Kemenkes Kunci Akses Edit Data Kesehatan Jamaah

Next Post

Trump Tetapkan Organisasi Ikhwanul Muslimin di Timteng Sebagai Kelompok Teroris

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks