Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Mau Anak Jadi Ulama? Coba Belajar dari Teladan Ibnu Abbas

Abi Abdul Jabbar Sidik
3 October 2025 | 16:08
rubrik: Khazanah Islam, Tokoh Muslim
Mau Anak Jadi Ulama? Coba Belajar dari Teladan Ibnu Abbas

Ilustrasi Ulama Islam. (foto:ist/dok)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, Jakarta – Banyak orangtua mendambakan anaknya tumbuh menjadi alim, faqih, dan ahli agama. Tapi, pernahkah kita menengok kisah sahabat Nabi yang mendapat doa langsung agar menjadi ulama? Ia adalah Abdullah bin Abbas, putra dari Abbas, paman Nabi Muhammad SAW.

Ibnu Abbas dikenal sebagai sahabat muda yang istimewa. Saat Nabi wafat, usianya baru 13 tahun. Namun, berkat doa Nabi dan dedikasinya, ia kemudian tumbuh menjadi pakar tafsir dan ulama besar hingga wafat di Thaif pada tahun 68 H, dalam usia 71 tahun.

Rahasia Kealiman Ibnu Abbas

Salah satu rahasia Ibnu Abbas hingga menjadi faqih dalam agama adalah sikapnya yang selalu melayani Nabi, bahkan dalam hal kecil. Ia pernah menyediakan air wudu untuk Nabi usai beliau membuang hajat. Dari situlah lahir doa agung yang mengangkat derajatnya.

Dalam hadis riwayat Bukhari disebutkan:

ﻋﻦ اﺑﻦ ﻋﺒﺎﺱ ﺃﻥ اﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﺩﺧﻞ اﻟﺨﻼء، ﻓﻮﺿﻌﺖ ﻟﻪ ﻭﺿﻮءا ﻗﺎﻝ: «ﻣﻦ ﻭﺿﻊ ﻫﺬا ﻓﺄﺧﺒﺮ ﻓﻘﺎﻝ اﻟﻠﻬﻢ ﻓﻘﻬﻪ ﻓﻲ اﻟﺪﻳﻦ»

Artinya: Diriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahwasanya Nabi sedang membuang hajat, kemudian aku menyediakan air wudu untuk beliau. Nabi bertanya: siapa yang menyediakan air ini? Aku menjawab bahwa aku yang menyiapkannya. Nabi lalu mendoakanku agar aku menjadi orang yang alim dalam urusan agama. (HR. Bukhari).

Pelajaran untuk Orangtua

Dari kisah ini, kita bisa belajar bahwa kealiman lahir bukan hanya dari kecerdasan, tapi juga dari adab, pengabdian, dan keberkahan doa. Ibnu Abbas mendapat doa Nabi karena pengabdian kecil yang tulus, namun dampaknya luar biasa.

Bagi orangtua, teladan ini memberi pesan penting: mendidik anak bukan hanya dengan ilmu, tapi juga menanamkan adab, rasa hormat pada guru, dan semangat melayani. Dengan begitu, ilmu akan lebih mudah masuk, berkembang, dan berbuah berkah.

See also  Kisah Perjuangan Afra’ binti Ubaid, Sang Ibunda dari Tujuh Syuhada

Mau anak menjadi ulama besar? Ajarkan mereka adab sejak dini, kenalkan pentingnya menghormati guru dan orang alim, serta dorong untuk melayani agama. Insyaallah keberkahan akan menyertai, sebagaimana Ibnu Abbas mendapat doa langsung dari Nabi.

Tags: cita-cita jadi ulamaibnu abbasteladan islamTokoh Islam
Previous Post

KPK Bongkar Skema Kickback Kuota Haji, Ada Uang Nyangkut di Banyak Pihak

Next Post

Berbicara Saat Berwudhu, Bagaimana Hukumnya?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks