Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Indonesia-Korea Bangun Pusat Pertukaran Teknologi

Irawan Nugroho
17 April 2018 | 11:24
rubrik: Ekonomi Syariah
Indonesia-Korea Bangun Pusat Pertukaran Teknologi
Share on FacebookShare on Twitter

Ibadah.id. Kemenkop dan UKM bekerjasama dengan Korea Selatan membentuk Pusat Pertukaran Teknologi atau The Indonesia-Korea The Indonesia-Korea Technology Exchange (IKTEC), di Jakarta (16/4). Kerjasama ini sebagai bentuk upaya Kemenkop dan UKM dalam  membimbing UKM Indonesia menuju ke arah industri 4.0. melalui salah satu caranya, mengaplikasikan teknologi dari Korea dalam mengembangkan usahanya.

Dalam acara peresmian kerjasama The Indonesia-Korea Technology Exchange Center tersebut, hadir Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM I Wayan Dipta, Deputi Bidang Kelembagaan Kementerian Koperasi dan UKM Meliadi Sembiring, dan Staf Ahli Menteri Koperasi dan UKM Hasan Jauhari. Sementara dari pihak Korea Selatan dihadiri Park Dong Cheol (Direktur Umum, Kementerian UKM dan Startups Korea), Kim Chang Beom (Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia), Yangtaek Moon, (Atase Komersial, Kedutaan Besar Republik Korea untuk Indonesia), Kim Jungho (Asisten Manajer ASEIC), dan Sung Myung Ki (Chairman, INNOBIZ Korea).

Menurut Deputi Bidang Kelembagaan Kementerian Koperasi dan UKM Meliadi Sembiring, IKTEC merupakan kegiatan kerjasama dan kolaborasi pengembangan UKM yang dilakukan oleh Kementerian Koperasi dan UKM Indonesia dengan Kementerian UKM dan Startups Korea Selatan. “Forum ini merupakan implementasi kesepakatan 1st Joint Committee on SME Cooperation antara Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia dengan Small and Medium Business Administration of (SMBA) the Republic of Korea, pada tanggal 2 Maret 2017, di Jakarta, Indonesia”, papar Meliadi.

Di samping itu, pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari MoU antara Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia dengan Kementerian UKM dan Startups Korea Selatan tentang kerjasama teknik bidang pengembangan koperasi dan UKM yang sudah ditandatangani pada 16 Juni 2016, di New York, Amerika Serikat. “Tujuan program ini Untuk meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas UKM Indonesia melalui pertukaran teknologi antar perusahaan/UKM Indonesia dan Korea. Kedua, menciptakan lapangan kerja melalui pengembangan bisnis baru yang didorong oleh kolaborasi UKM Indonesia dan Korea”, kata Meliadi.

See also  Waspada Kosmetika Haram dan Tak Tembus Air, Bisa Pengaruhi Keabsahan Shalat

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Umum dari Kementerian UKM dan Startups Korea Park Dong Cheol mengatakan bahwa Indonesia merupakan negara dengan pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat setiap tahunnya, ditambah dengan potensi pasar dari 260 juta jiwa penduduk Indonesia. “Kita akan terus meningkatkan kerjasama ini dengan visi dan misi bersama dalam membangun teknologi, produksi dan pemasaran produk kedua negara”, tandas Park Dong Cheol.

Terlebih lagi, kata Park Dong Cheol, dunia saat ini sudah memasuki era ekonomi digital. “Kita akan terus meningkatkan kerjasama kedua negara dalam bidang teknologi untuk kemajuan UKM kedu negara”, ujar dia seraya menyebutkan, akan dilakukan pertemuan bilateral antara kedua negara yang membahas mengenai proses IKTEC, pelatihan bisnis teknologi Korea bagi UKM kopi dan pembuatan roti, rencana promosi ekonomi digital Indonesia, diskusi joint cooperation untuk pengembangan start-up, dan lain-lain terkait pengembangan UKM di kedua negara.

Adapun kegiatan pertama program ini adalah pelatihan koordinator IKTEC yang berlangsung selama tiga hari (16 April-18 April 2018). Tugas dari koordinator adalah untuk menemukan permintaan teknologi dari UKM Indonesia dan menganalisis permintaan tersebut kemudian me-matching-kannya dengan UKM Korea yang memiliki teknologi sesuai dengan kebutuhan tersebut.

Pelatihan tersebut diselenggarakan di Kementerian Koperasi dan UKM dengan diikuti oleh sekitar 25 orang peserta dengan instruktur atau pelatih yang dihadirkan adalah Profesor Joo Jae Man (Duksung Women’s University), Choi Myunghwan (TTS Consulting Co.,Ltd), dan Seo Sung Kyu (Senior Manager, Overseas Cooperation Center, SBC).

Sedangkan dalam sambutannya, Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia Kim Chang Beom menyambut baik kerjasama kedua negara dalam bidang pertukaran teknologi. “Saya berharap kerjasama kedua negara ini bisa lebih intensif dengan berdirinya The Indonesia-Korea Technology Exchange Center di Jakarta. Pemerintah Korea akan lebih proaktif lagi dalam kerjasama ini”, pungkas Kim Chang Beom.*(i)

See also  Resmi Kantongi Izin OJK, Muhammadiyah Serukan Masyarakat Dukung Bank Syariah Matahari

 

Previous Post

Pelaku UMKM Perlu Tertib Administrasi Pembukuan

Next Post

Kemenkop dan UKM Dorong Koperasi Masuk Pasar Modal

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks