Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Visa Umrah Berlaku 1 Tahun! Ini Syarat, Cara Mengurus, dan Biaya Visa Multiple Entry Arab Saudi

Abi Abdul Jabbar Sidik
23 July 2026 | 14:30
rubrik: Haji & Umrah
Visa Umrah Berlaku 1 Tahun! Ini Syarat, Cara Mengurus, dan Biaya Visa Multiple Entry Arab Saudi

Arab Saudi menghadirkan visa umrah multiple entry yang berlaku selama satu tahun. Simak syarat, cara mengajukan, dokumen yang diperlukan, hingga rincian biayanya. (foto:ist/dok)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JAKARTA – Arab Saudi menghadirkan kebijakan baru berupa visa umrah multiple entry yang memungkinkan jemaah melakukan perjalanan umrah berkali-kali tanpa harus mengajukan visa baru setiap kali berangkat. Kebijakan ini memberikan fleksibilitas lebih bagi umat Islam yang ingin melaksanakan umrah sepanjang tahun.

Berbeda dengan visa umrah reguler yang hanya berlaku untuk satu kali perjalanan, visa terbaru ini memiliki masa berlaku hingga 365 hari sejak diterbitkan. Meski demikian, penggunaannya tetap harus mengikuti ketentuan yang ditetapkan otoritas Arab Saudi, termasuk kewajiban memperoleh izin umrah melalui aplikasi Nusuk sebelum setiap perjalanan.

Berdasarkan informasi yang dikutip dari Gulf News, visa tersebut juga tidak dapat digunakan selama musim penyelenggaraan ibadah haji.

Berlaku Setahun, Bisa Digunakan Berkali-kali

Visa umrah multiple entry memberikan kesempatan kepada pemegangnya untuk keluar masuk Arab Saudi beberapa kali selama masa berlaku visa.

Fitur utama visa ini meliputi:

  • Berlaku selama 365 hari sejak diterbitkan.
  • Dapat digunakan untuk beberapa kali masuk ke Arab Saudi.
  • Total masa tinggal maksimal 90 hari secara kumulatif.
  • Berlaku bagi umat Islam dari berbagai negara yang memenuhi persyaratan.
  • Wajib membeli paket layanan umrah resmi melalui platform Nusuk.
  • Setiap keberangkatan harus disertai izin pelaksanaan umrah melalui aplikasi Nusuk.
  • Visa akan dinonaktifkan setelah jemaah keluar dari Arab Saudi dan dapat digunakan kembali setelah seluruh persyaratan perjalanan berikutnya dipenuhi.
  • Tidak berlaku selama musim haji.

Syarat Mengajukan Visa

Pemerintah Arab Saudi menetapkan sejumlah persyaratan bagi calon pemegang visa umrah multiple entry.

Salah satu syarat utamanya adalah membeli paket layanan umrah resmi melalui platform Nusuk. Setelah paket dipilih dan pembayaran dilakukan, proses pengajuan visa dilanjutkan melalui penyelenggara perjalanan umrah resmi.

See also  Tiga Maskapai Penuhi Syarat Angkut Jemaah Haji 2025

Dokumen yang perlu disiapkan meliputi:

  • Paspor dengan masa berlaku minimal enam bulan.
  • Foto paspor terbaru berlatar belakang putih.
  • Bukti tiket pulang-pergi atau tiket perjalanan lanjutan.
  • Bukti reservasi hotel atau akomodasi.
  • Jadwal atau rencana perjalanan.

Cara Mengajukan Visa Umrah Multiple Entry

Proses pengajuan visa dilakukan melalui beberapa tahapan berikut:

1. Memesan paket umrah melalui Nusuk

Calon jemaah memilih paket layanan yang tersedia di platform Nusuk, mulai dari:

  • Paket Standar
  • Paket Premium
  • Paket Mewah

Secara umum paket tersebut mencakup:

  • Pengurusan visa umrah
  • Asuransi
  • Hotel
  • Transportasi
  • Konsumsi
  • Transportasi darat selama berada di Arab Saudi

2. Mengajukan permohonan visa

Setelah pembayaran selesai, penyelenggara perjalanan umrah resmi akan memproses pengajuan visa kepada otoritas Arab Saudi.

3. Mengurus izin umrah

Sebelum keberangkatan, jemaah wajib memperoleh izin pelaksanaan umrah melalui aplikasi Nusuk. Tanpa izin tersebut, ibadah umrah tidak dapat dilaksanakan meskipun visa telah diterbitkan.

4. Berangkat ke Arab Saudi

Setelah seluruh persyaratan dipenuhi, jemaah dapat melakukan perjalanan sesuai jadwal. Untuk perjalanan berikutnya menggunakan visa yang sama, izin umrah melalui Nusuk tetap wajib diurus kembali.

Berapa Biayanya?

Biaya visa multiple entry bergantung pada paket layanan yang dipilih.

Untuk Paket Standar, biaya berkisar 2.000–2.684 dirham atau sekitar Rp9,7 juta hingga Rp13 juta. Paket tersebut umumnya sudah mencakup visa, hotel, transportasi, asuransi, dan layanan dasar lainnya.

Sementara Paket Mewah ditawarkan dengan kisaran 5.000–7.000 dirham atau sekitar Rp24,3 juta hingga Rp34 juta, dengan fasilitas hotel berbintang, transportasi premium, dan berbagai layanan tambahan.

Adapun biaya pengurusan visa tanpa paket umrah berada pada kisaran 300–600 dirham atau sekitar Rp1,4 juta hingga Rp2,9 juta.

See also  Jelang Puncak Haji, Saudi Pastikan Pasokan Air dan Pangan Aman untuk Jemaah

Besaran biaya dapat berubah sesuai kebijakan agen perjalanan resmi, musim keberangkatan, kategori hotel, maupun layanan tambahan yang dipilih.

Pemerintah Arab Saudi juga mengingatkan bahwa visa akan dinonaktifkan setelah pemegangnya meninggalkan wilayah Arab Saudi. Visa yang sama baru dapat digunakan kembali apabila seluruh persyaratan administrasi untuk perjalanan berikutnya telah dipenuhi.

Tags: Arab Saudikementerian haji umrahnusukUmrahvisa multiple entryvisa saudiVisa Umrah
Previous Post

Ekonomi Halal Global Melesat, Indonesia Justru Turun Peringkat

Next Post

Saudia dan Garuda Indonesia Jajaki Kemitraan Strategis, Bidik Kemudahan Perjalanan Jemaah Haji dan Umrah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks