Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Indonesia Satukan 9 Negara Lewat D-8 Halal Expo, Bidik Perdagangan USD 500 Miliar

Abi Abdul Jabbar Sidik
11 July 2026 | 11:12
rubrik: Ekonomi Syariah, Info Halal
Indonesia Satukan 9 Negara Lewat D-8 Halal Expo, Bidik Perdagangan USD 500 Miliar

D-8 Halal Expo Indonesia 2026 resmi dibuka di Jakarta untuk memperkuat kerja sama ekonomi halal, rantai nilai halal, dan perdagangan antarnegara anggota D-8 menuju target USD 500 miliar pada 2030. (foto:istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JAKARTA – Indonesia mulai mengakselerasi penguatan ekonomi halal antarnegara anggota Developing-8 Organization for Economic Cooperation (D-8) melalui penyelenggaraan D-8 Halal Expo Indonesia (HEI) 2026. Ajang ini diharapkan menjadi pintu masuk untuk memperkuat rantai nilai halal, memperluas jejaring bisnis, serta mendorong peningkatan perdagangan antarnegara anggota hingga USD 500 miliar pada 2030.

D-8 Halal Expo Indonesia 2026 berlangsung di Senayan Tennis Indoor Stadium, Jakarta, pada 8–12 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Keketuaan Indonesia pada D-8 periode 2026–2027.

Acara pembukaan dilakukan oleh Wakil Menteri Luar Negeri RI Anis Matta bersama Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Ahmad Haikal Hasan, Direktur Eksekutif Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) Sholahudin Al Aiyub, Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie, serta para duta besar negara anggota D-8 di Jakarta.

Mengusung tema “Strengthening D-8 Halal Economy Through International Collaboration”, pameran ini mempertemukan pelaku usaha, investor, industri, dan pembuat kebijakan untuk memperluas kolaborasi ekonomi halal di kawasan D-8.

Perkuat Integrasi Ekonomi dengan Dunia Islam

Wakil Menteri Luar Negeri RI Anis Matta mengatakan penyelenggaraan D-8 Halal Expo merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional melalui integrasi ekonomi dengan negara-negara di dunia Islam.

“Di tengah berbagai tantangan ekonomi global, Indonesia terus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Salah satu jalannya adalah dengan memperkuat integrasi ekonomi Indonesia dengan dunia Islam, termasuk melalui pengembangan ekonomi halal,” ujar Wamenlu Anis.

Menurutnya, penguatan kerja sama tersebut menjadi langkah penting untuk membuka peluang perdagangan dan investasi yang lebih luas di tengah dinamika ekonomi global.

Fokus Bangun Rantai Nilai Halal Antarnegara

D-8 Halal Expo Indonesia 2026 difokuskan untuk memperkuat kemitraan bisnis antarpelaku usaha di negara anggota D-8 melalui berbagai sektor, mulai dari makanan dan minuman, kosmetik, fesyen, farmasi, pariwisata, keuangan, hingga layanan digital.

See also  Literasi Digital Tingkatkan Kepatuhan Halal

Sekretaris Jenderal D-8 menyampaikan apresiasi kepada Indonesia atas penyelenggaraan D-8 Halal Expo perdana di Jakarta. Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan menjadi katalis bagi penguatan jejaring sektor swasta, peningkatan perdagangan dan investasi intra-D-8, pengembangan riset, pembangunan kapasitas, serta perluasan ekosistem ekonomi halal.

Selama lima hari penyelenggaraan, D-8 HEI menghadirkan pameran dagang, business matching, dan forum diskusi D-8 HEI Talks yang melibatkan pejabat pemerintah, pelaku usaha, hingga investor dari negara anggota D-8.

Penyelenggara mencatat kegiatan ini mendapat antusiasme dari peserta pameran, pembeli, dan pengunjung yang berasal dari negara-negara anggota D-8 maupun sejumlah negara lain seperti Belanda, Djibouti, India, Palestina, Prancis, Uzbekistan, dan Yordania.

Dorong Kolaborasi Bisnis yang Nyata

Direktur Eksekutif KNEKS Sholahudin Al Aiyub menegaskan bahwa penyelenggaraan D-8 Halal Expo dirancang untuk menghasilkan kerja sama bisnis yang konkret melalui berbagai agenda, termasuk match making antara eksportir dan importir.

“Indonesia berupaya memfasilitasi lahirnya kemitraan bisnis, pertukaran pengetahuan, dan transaksi perdagangan yang konkret,” ujar Direktur Eksekutif KNEKS.

Penyelenggaraan D-8 Halal Expo Indonesia 2026 juga merupakan tindak lanjut dari pernyataan Presiden Prabowo Subianto pada KTT ke-11 D-8 di Kairo pada 19 Desember 2024 yang menekankan pentingnya pembentukan rantai nilai halal melalui penguatan jejaring ekonomi halal dan komitmen Indonesia menjadi salah satu pusat ekonomi halal dunia.

D-8 Halal Expo Indonesia 2026 diselenggarakan melalui kolaborasi Kementerian Luar Negeri, KNEKS, BPJPH, dan Kadin Indonesia.

Previous Post

Syekh Sudais Ingatkan Jemaah Jangan Berebut ke Hajar Aswad Sebelum Salat Usai, Bisa Batalkan Salat

Next Post

Mau Mulai Investasi Halal? Ini Panduan Saham Syariah yang Mudah Dipahami Pemula

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks