Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Arab Saudi Bangun 6 Kawasan Baru di Makkah, Nilai Investasinya Capai Rp57 Triliun

Abi Abdul Jabbar Sidik
4 June 2026 | 08:00
rubrik: Mancanegara, News
Sudah Disetujui Saudi, Makkah Bakal Punya Bandara Sendiri

Potret Kota Suci Makkah. (foto:ist/dok)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, MAKKAH — Arab Saudi kembali menggelontorkan investasi jumbo untuk mempercepat transformasi Kota Makkah. Melalui Komisi Kerajaan untuk Kota Makkah dan Tempat-tempat Suci (Royal Commission for Makkah City and Holy Sites), pemerintah Saudi mengumumkan pengembangan enam kawasan baru dengan nilai investasi mencapai SR13,3 miliar atau sekitar Rp57 triliun.

Proyek tersebut menjadi bagian dari program Developed Districts Program yang dirancang untuk memperkuat pembangunan perkotaan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Suci.

Berdasarkan laporan Saudi Press Agency, proyek pengembangan akan mencakup area seluas lebih dari 2,7 juta meter persegi dan melibatkan berbagai mitra strategis dari sektor properti serta investasi.

Langkah ini memperlihatkan berlanjutnya upaya Arab Saudi dalam mempercepat pembangunan berkelanjutan di Makkah, seiring meningkatnya kebutuhan infrastruktur dan layanan bagi penduduk maupun jutaan jemaah yang datang setiap tahun.

Enam Kawasan Jadi Target Pengembangan

Dalam pengumumannya, Komisi Kerajaan Makkah menetapkan enam wilayah yang akan menjadi fokus pembangunan tahap baru tersebut.

Kawasan yang masuk dalam proyek meliputi Jurhum Selatan, Al-Khalidiyah, Al-Hajlah, Al-Hindawiyah Timur, Al-Hindawiyah Selatan, dan Al-Hindawiyah Barat.

Seluruh kawasan tersebut akan dikembangkan melalui skema kemitraan dengan perusahaan pengembang properti, perusahaan investasi, serta sejumlah dana investasi yang berpartisipasi dalam proyek-proyek perkotaan berskala besar.

Pemerintah Saudi berharap model kolaborasi tersebut dapat mempercepat realisasi pembangunan sekaligus memperluas dampak ekonomi yang dihasilkan dari proyek pengembangan kawasan.

Tak Sekadar Bangun Gedung dan Infrastruktur

Komisi Kerajaan Makkah menegaskan bahwa proyek ini tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih modern dan berkelanjutan.

Program pengembangan akan mencakup peningkatan efisiensi pemanfaatan lahan, modernisasi infrastruktur, serta penguatan layanan publik di kawasan yang menjadi prioritas pembangunan.

See also  Keberangkatan 2.094 Jemaah Haji ke Madinah Tutup Operasional Haji di Makkah

Selain itu, proyek tersebut diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan perkotaan yang muncul seiring pertumbuhan populasi dan meningkatnya aktivitas ekonomi di Makkah.

Melalui pendekatan pembangunan yang lebih terintegrasi, kawasan-kawasan baru tersebut diproyeksikan berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi yang dapat mendukung pertumbuhan kota dalam jangka panjang.

Perkuat Daya Tarik Investasi Makkah

Investasi senilai SR13,3 miliar menjadi salah satu proyek pengembangan kawasan terbesar yang saat ini berjalan di Makkah.

Pemerintah Saudi memandang pengembangan kawasan baru sebagai bagian penting dalam memperkuat posisi Makkah, tidak hanya sebagai kota suci tujuan umat Islam dunia, tetapi juga sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan investasi.

Komisi Kerajaan Makkah menyatakan proyek tersebut merupakan bagian dari upaya mengintegrasikan fungsi regulasi dan pembangunan agar menghasilkan manfaat ekonomi maupun sosial yang berkelanjutan.

Dengan luas area pengembangan mencapai lebih dari 2,7 juta meter persegi, proyek ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan Makkah dalam menghadapi kebutuhan kota yang terus berkembang.

Dukung Layanan bagi Jutaan Jemaah

Transformasi perkotaan yang sedang dijalankan Arab Saudi juga berkaitan dengan meningkatnya kebutuhan layanan bagi jutaan jemaah haji dan umrah yang datang setiap tahun.

Melalui pengembangan kawasan baru, pemerintah berharap kapasitas dan kualitas infrastruktur kota dapat terus ditingkatkan sehingga mampu mendukung mobilitas, kenyamanan, dan aktivitas masyarakat maupun jemaah.

Proyek ini sekaligus menjadi bagian dari transformasi besar yang tengah dilakukan Arab Saudi di berbagai sektor, mulai dari pembangunan perkotaan, investasi, hingga peningkatan kualitas layanan publik.

Ke depan, enam kawasan baru tersebut diharapkan menjadi salah satu pilar penting dalam mendukung pertumbuhan Makkah sebagai kota modern yang tetap mempertahankan perannya sebagai pusat spiritual umat Islam dunia.

See also  ICCN Menjadi Wadah Strategis Kembangkan UMKM Indonesia
Tags: Arab SaudiHajiinvestasi makkahKabahkawasan sucikota sucimakkahUmrah
Previous Post

Arab Saudi Rombak Skema Haji 2027, Paket D Dihapus dan Diganti Tiga Kategori Baru

Next Post

Fenomena Kalender Langka, Tahun 2039 Diperkirakan Mengalami Dua Musim Haji dalam Satu Tahun Masehi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks