Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Ini Cara Pemerintah Kurangi Risiko Jemaah Lansia Saat Puncak Haji

Abi Abdul Jabbar Sidik
19 February 2026 | 07:00
rubrik: Haji & Umrah
Cegah Dimensia, Jemaah Lansia Diimbau Hindari Kelelahan dan Dehidarasi

Jemaah hajji lansia. (foto:ist/dok)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JAKARTA – Penyelenggaraan Haji 1447 H diarahkan lebih protektif bagi jemaah lanjut usia dan berisiko tinggi. Pemerintah menyiapkan rangkaian kebijakan yang menitikberatkan pada kesiapan kesehatan sejak keberangkatan hingga pengelolaan mobilitas saat puncak ibadah di Tanah Suci.

Kementerian Haji dan Umrah menegaskan penguatan istithaah kesehatan serta optimalisasi skema Tanazul dan Murur sebagai instrumen utama perlindungan jemaah rentan. Kebijakan ini dirancang untuk menekan risiko kelelahan ekstrem dan gangguan kesehatan, terutama pada fase krusial ibadah haji.

Kesehatan Jadi Fondasi Sejak dari Tanah Air

Menteri Haji dan Umrah RI, Moch. Irfan Yusuf, menekankan bahwa perlindungan jemaah—khususnya lansia dan jemaah risiko tinggi—menjadi prioritas pemerintah pada penyelenggaraan haji tahun ini.

“Perlindungan jemaah, khususnya lansia dan risti, adalah prioritas utama kami pada penyelenggaraan haji tahun ini,” tegasnya dalam forum Saudi–Indonesian Umrah Co.Exchange di Makkah (16/02/2026).

Ia menambahkan, istithaah kesehatan harus diposisikan sebagai fondasi keselamatan, bukan sekadar persyaratan administratif.

“Istithaah kesehatan adalah fondasi utama. Kita ingin memastikan jemaah yang berangkat benar-benar siap secara fisik, terkontrol penyakit penyertanya, serta memahami risiko perjalanan ibadah,” lanjutnya.

Sebagai tindak lanjut, pemerintah memperketat skrining kesehatan, pengawasan komorbid, serta edukasi kebugaran bagi calon jemaah. Pendekatan preventif ini diarahkan untuk menekan jumlah jemaah risiko tinggi sebelum keberangkatan.

Langkah tersebut diharapkan memastikan kesiapan fisik jemaah sejak awal, sekaligus meminimalkan potensi gangguan kesehatan selama rangkaian ibadah.

Murur dan Tanazul untuk Kurangi Beban Fisik

Di Arab Saudi, penguatan perlindungan kesehatan dilanjutkan melalui pengelolaan mobilitas jemaah pada fase puncak. Indonesia menekankan optimalisasi skema Murur dan Tanazul sebagai langkah strategis mengurangi kelelahan dan kepadatan.

Skema Murur memungkinkan jemaah lansia dan risiko tinggi melintas di Muzdalifah tanpa turun dari bus, sehingga menekan beban fisik. Sementara Tanazul memberi opsi sebagian jemaah kembali lebih awal ke hotel setelah melontar jumrah untuk mengurangi kepadatan di Mina.

See also  Dirjen PHU Minta PIHK Siapkan Skema Layanan Kesehatan di Tanah Suci

“Murur dan Tanazul bukan hanya solusi teknis, tetapi bentuk keberpihakan pada jemaah rentan. Prinsipnya, ibadah harus sah sekaligus aman dan manusiawi,” ujar Menhaj.

Kesiapsiagaan Medis di Jalur Jamarat

Sebagai penguatan tambahan, Indonesia juga mengusulkan kesiapsiagaan dukungan medis di jalur menuju Jamarat. Usulan ini ditujukan untuk mempercepat respons pada kondisi darurat saat puncak lempar jumrah.

“Kita ingin menggeser pendekatan dari reaktif menjadi preventif. Jangan menunggu jemaah sakit, tetapi pastikan mereka tetap sehat selama menjalankan ibadah,” pungkasnya.

Dengan penguatan istithaah kesehatan, optimalisasi Tanazul–Murur, serta koordinasi kesehatan lintas negara, pemerintah optimistis penyelenggaraan Haji 1447 H dapat berlangsung lebih tertib, aman, dan berorientasi pada keselamatan serta kenyamanan jemaah.

Tags: haji ramah lansiajemaah haji lansiakesehatan hajimururPuncak Hajitanazul
Previous Post

Pemerintah Awasi Ketat Dapur Haji di Makkah, Bumbu dan Beras Wajib dari Indonesia

Next Post

“Your Success, My Success”, Menhaj Saudi Tagaskan Komitmen Sukseskan Haji Indonesia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks