Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Imbas Kebijakan Baru, Kuota Haji 2026 di Kabupaten/Kota di Jawa Barat Turun Drastis, Ini Data Terbarunya!

Abi Abdul Jabbar Sidik
13 November 2025 | 09:00
rubrik: Haji & Umrah
Imbas Kebijakan Baru, Kuota Haji 2026 di Kabupaten/Kota di Jawa Barat Turun Drastis, Ini Data Terbarunya!

Calon jemaah haji di Embarkasi Jakarta Pondok Gede. (foto:ist/dok)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, SUMEDANG – Kuota jemaah haji asal Jawa Barat (Jabar) untuk musim Haji 2026 resmi mengalami penurunan signifikan. Dari total 38.723 jemaah di tahun 2025, kuota tahun 2026 turun menjadi 29.643 orang.

Rinciannya terdiri dari 27.833 kuota reguler, lansia 1.482 orang, Pembimbing KBIHU 205 orang, dan Petugas Haji Daerah (PHD) 123 orang.

“Tahun ini kami mendapatkan kuota total keseluruhan 29.643,” ujar Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Jawa Barat, Boy Hari Novian, di Sumedang, Rabu (12/10/2025).

Penurunan Kuota ini desbabkan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melakukan perubahan terhadap pendistribusian, dimana sistem daftar tunggu nasional disamaratakan di seluruh provinsi.

“Yang tadinya pendistribusian kuota itu berdasarkan kabupaten kota, pada tahun ini didistribusikan berdasarkan nomor urut provinsi. Jadi pada tahun ini itu jamaah akan diurut nomor kursinya dari yang pertama nomor kursi terkecil yang belum berangkat sampai ke 27.833 di kuota reguler murni. Sehingga, di situ baru diketahui bahwa yang akan berangkat itu sesuai dengan nomor urut provinsi yang dari pertama belum,” paparnya.

Boy mengatakan, kebijakan ini tentunya akan berdampak terhadap kuota haji kabupaten dan kota di Jawa Barat. Dimana ada kota dann kabupaten yang mengalami penurunan drastis dan ada juga yang mengalami kenaikan drastis. Contohnya:

  • Kota Bekasi naik dari 2.615 menjadi 4.964 jemaah (+89,9%)

  • Kabupaten Bandung Barat turun dari 1.066 menjadi 127 jemaah (-88,1%)

“Kenapa hal ini bisa terjadi? Karena selama ini kami membagi distribusi kuota itu berdasarkan kabupaten kota yang didasari oleh penduduk muslim, sehingga tahun ini itu diubah menjadi berdasarkan urut provinsi. Ada beberapa daerah yang mengalami kekurangan. akhirnya,” kata Boy.

See also  Jajanan Pasar Indonesia Ramaikan Terminal Syib Amir Makkah, Laris Diserbu Jamaah Haji

Menurutnya, kebijakan baru ini akan memberikan keadilan terhadap jemaah haji yang sudah mendaftar karena akan diberangkatkan berdasarkan nomor urut provinsi. Boy mengatakan, distribusi kuota haji yang baru diterapkan ini juga untuk kemaslahatan jemaah.

“Jadi jemaah yang berangkat pada tahun 2026 ini adalah memang jemaah yang benar-benar haknya untuk berangkat di tahun 2026. Tidak ada lagi yang menyalip antrean dikarenakan kebagian distribusi kota berdasarkan kabupaten kota, tapi berdasarkan provinsi ini semua akan diurut,” kata Boy.

Berikut Urutan 27 Kab/Kota Berdasarkan Persentase Perubahan Kuota Haji 2026 vs 2025:

1 Kab. Cianjur 1.305 59 -95,5% Turun paling besar

2 Kab. Garut 1.805 109 -94,0% Turun drastis

3 Kota Banjar 168 10 -94,0% Turun drastis

4 Kab. Sukabumi 1.535 124 -91,9% Turun ekstrem

5 Kab. Bandung Barat 1.066 127 -88,1% Turun sangat besar

6 Kota Sukabumi 243 28 -88,5% Turun sangat besar

7 Kab. Bandung 2.425 430 -82,3% Turun besar

8 Kab. Subang 1.126 244 -78,3% Turun besar

9 Kab. Majalengka 1.102 532 -51,7% Turun signifikan

10 Kab. Bogor 3.189 1.598 -49,9% Turun signifikan

11 Kota Cirebon 313 174 -44,4% Turun sedang

12 Kab. Purwakarta 715 398 -44,3% Turun sedang

13 Kab. Kuningan 940 344 -63,4% Turun signifikan

14 Kota Bogor 929 603 -35,1% Turun sedang

15 Kota Bandung 2.325 1.495 -35,7% Turun sedang

16 Kab. Karawang 2.053 1.719 -16,3% Turun ringan

17 Kab. Pangandaran 364 154 -57,7% Turun signifikan

18 Kota Cimahi 525 536 +2,1% Naik kecil

19 Kab. Cirebon 2.268 2.764 +21,9% Naik sedang

20 Kota Depok 1.613 2.567 +59,1% Naik besar

21 Kab. Indramayu 1.699 2.885 +69,8% Naik besar

22 Kab. Bekasi 2.084 3.558 +70,7% Naik besar

See also  Dimulai Lebih Awal, Arab Saudi Sudah Terbitkan Visa Haji 2026 Sejak 8 Februari

23 Kota Bekasi 2.615 4.964 +89,9% Naik sangat besar

24 Kota Tasikmalaya 617 1.331 +115,7% Naik paling besar

25 Kab. Ciamis 1.048 703 -32,9% Turun sedang

26 Kab. Tasikmalaya 1.399 305 -78,2% Turun besar

27 Kab. Sumedang 824 72 -91,3% Turun ekstrem

Tags: haji 2026jemaah hajikementerian haji umrahkuota haji indonesiakuota haji jawa baratpemerataan antrean haji
Previous Post

Saudi Tuntaskan Kontrak Haji untuk 1 Juta Jemaah, Enam Bulan Sebelum Musim Haji 2026

Next Post

Arab Saudi Tegaskan Kesiapan Layanan Haji 2026 Lewat Teknologi Pintar dan Regulasi Ketat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks