Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Jajanan Pasar Indonesia Ramaikan Terminal Syib Amir Makkah, Laris Diserbu Jamaah Haji

Abi Abdul Jabbar Sidik
20 June 2025 | 08:00
rubrik: Haji & Umrah, News, Nusantara
Jajanan Pasar Indonesia Ramaikan Terminal Syib Amir Makkah, Laris Diserbu Jamaah Haji

Jemaah haji Indonesia sedang memburu jajan pasar di Terminal Syib Amir. (foto:dok kemenag)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, Makkah – Aroma khas onde-onde, lumpia, dan nasi kuning tercium di tengah keramaian Terminal Syib Amir, Makkah. Bukan pasar tradisional, tapi suasananya nyaris serupa. Terminal yang menjadi titik utama pergerakan jemaah haji Indonesia ini ramai oleh pedagang makanan khas Nusantara yang menjajakan jajan pasar.

Selain Terminal Ajyad dan Jabal Ka’bah, Syib Amir dikenal sebagai terminal tersibuk, terutama pasca-puncak haji dari Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Terminal ini dipadati jemaah dari berbagai negara, dan menjadi tempat transit menuju Masjidil Haram.

Namun ada yang menarik: sederet pedagang asal Indonesia, yang telah menetap (mukimin) di Makkah, menjajakan makanan khas tanah air seperti onde-onde, bakwan sayur, lumpia, kue pukis, hingga aneka nasi seperti nasi goreng, nasi rames, nasi kuning, bahkan bakso.

“Lumayan buat ngemil mbak,” ujar Himmah, jemaah asal Jawa Tengah yang tampak senang menemukan jajanan akrab di lidahnya.

Dari Nasi Rames Hingga Rp4 Juta Omzet per Malam

Harga yang ditawarkan pun terjangkau, rata-rata 5 riyal Saudi (SAR) per porsi. Jajanan ini diburu jemaah, khususnya dari Indonesia, sebagai bekal ke Masjidil Haram atau camilan untuk santai di hotel.

“Omzetnya lumayan Mbak, bisa tembus Rp4 juta semalam,” kata Ayu, pedagang asal Jawa Barat yang mengaku selalu kebanjiran pembeli saat musim haji.

Fenomena ini bahkan meluas ke berbagai sektor pemondokan. Setiap pagi, muncul “pasar tiban” di wilayah-wilayah yang dihuni jemaah haji Indonesia, seperti di Syisyah, Makkah. Pasar ini hadir mulai subuh hingga menjelang Dhuha, menawarkan aneka jajanan tradisional yang menimbulkan nuansa kampung halaman di Tanah Suci.

Meski sedang beribadah di kota suci, jemaah haji Indonesia tetap bisa merasakan suasana khas Nusantara. Makanan, interaksi, dan kehangatan ala kampung halaman membuat momen haji jadi makin berkesan dan terasa dekat di hati.

See also  Dosen Ma’had Aly Segera Kantongi Insentif, Anggarannya Tembus Miliaran!
Tags: haji 2025jajanan pasarjemaah haji indonesiaterminal syib amir
Previous Post

BP Haji Temui Dubes Arab Saudi, Bahas Langkah Awal Persiapan Haji 2026

Next Post

Tahun 2039 Akan Ada Dua Musim Haji! Ini Penjelasannya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks