Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Bisnis Koperasi Perlu Adopsi Strategi Pengembangan Kewirausahaan

Irawan Nugroho
17 April 2018 | 11:36
rubrik: Ekonomi Syariah
Bisnis Koperasi Perlu Adopsi Strategi Pengembangan Kewirausahaan

Kepala Bagian Data Kementerian Koperasi dan UKM Catur Susanto

Share on FacebookShare on Twitter

Ibadah.id. Dengan bergulirnya Program Reformasi Total Koperasi Melalui Kewirausahaan melalui Reorientasi, Rehabilitasi, dan Pengembangan Koperasi oleh Kementerian Koperasi dan UKM, bisnis koperasi disarankan berubah. Bisnis koperasi perlu mengadopsi strategi pengembangan kewirausahaan dalam konteks internal dan eksternalnya dengan melibatkan pendekatan ACT yakni “Affordable, Creativity, Technology”.

Demikian disampaikan oleh Kepala Bagian Data Kementerian Koperasi dan UKM Catur Susanto di Jakarta, (16/4). Menurut  Catur Susanto kembali, salah satu strategi yang perlu dilaksanakan adalah dengan menerapkan pola pendekatan strategi membangun bisnis koperasi di era modern dengan mengembalikan secara mendasar bahwa organisasi dan usaha koperasi merupakan dari, oleh, dan untuk anggota berdasar konsep kewirausahaan.

“Sebagai entitas bisnis di tengah-tengah persaingan yang semakin kompetitif usaha koperasi harus secara cepat mengadaptasi berbagai perubahan lingkungan internal maupun ekternal global yang berkembang sangat dinamis,” kata Catur.

Catur juga menyarankan dilakukannya reformulasi strategis bisnis koperasi yang mencoba mengkolaborasikan strategi pengembangan kewirausahaan dalam konteks internal dan eksternal koperasi melalui pendekatan ACT.

“Secara definisi operasional pendekatan tersebut dapat diuraikan dalam sisi keterjangkauan, kreativitas, dan teknologi,” katanya.

Bisnis Koperasi Bisnis Yang Sederhana

Catur berpendapat, bisnis koperasi pada dasarnya sangat sederhana, dengan menitikberatkan dan fokus pada kebutuhan utama anggota merupakan pondasi dasar bagi kekuatan koperasi sehingga ada beberapa hal yang perlu menjadi prioritas sebagai pengelola koperasi dengan beberapa langkah. Langkah tersebut meliputi menyesuaian bisnis dengan potensi koperasi, keterjangkauan oleh anggota dan masyarakat sekitar, kemudahan mendapatkan bahan baku, dan mengembalikan sasaran pemasaran keanggotaan.

Sementara dalam hal kreativitas, koperasi dapat memulai usaha dengan sesuatu yang diminati anggota, mengamati tren yang berkembang, berpikir “out of the box”, hingga mereview kegagalan koperasi lain.

See also  CIMB Niaga Syariah Salurkan Dana Rp 450 Juta Untuk Pembangunan IGD di RS Hasyim Asy'ari

“Sedangkan dari sisi teknologi koperasi dapat memanfaatkan untuk hal pengembangan e-commerce, promosi melalui sosial media, dan berkomunikasi dengan anggota sebagai costumer,” katanya.

Catur menekankan bahwa bisnis koperasi, setiap saat dan setiap waktu harus selalu mampu menyesuaiakan diri sehingga anggota sebagai “captive” market koperasi akan semakain kuat dan tangguh dalam mengelola segmen pasar utamanya yaitu anggota koperasi serta mampu menjaring anggota- anggota baru untuk bisa tertarik masuk menjadi koperasi.*(i)

Previous Post

Kemenkop dan UKM Dorong Koperasi Masuk Pasar Modal

Next Post

Bila Harus Meninggalkan Salat Jumat Terus-Menerus Karena Pekerjaan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks