Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Global Islamic Philanthrophy Luncurkan Gerakan Nasional Indonesia Dermawan

Abi Abdul Jabbar Sidik
11 September 2019 | 10:35
rubrik: Nusantara
Global Islamic Philanthrophy Luncurkan Gerakan Nasional Indonesia Dermawan

Peluncuran Gerakan Nasional Indonesia Dermawan. (foto:istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JAKARTA — Gerakan Nasional Indonesia Dermawan (GNID) dideklarasikan di Jakarta, Selasa (10/9). Kegiatan itu diinisiasi oleh Global Islamic Philanthrophy (GIP) yang menjadi induk yayasan dari Aksi Cepat Tanggap (ACT). Gerakan ini bertujuan agar kegiatan kedermawanan menjadi rutinitas yang tidak dapat ditinggalkan.

Dalam deklarasi GNID, ada tiga poin yang dinyatakan yakni:

(1) Menjadikan Indonesia Dermawan pelopor gerakan nasional yang siap berkontribusi aktif menyelesaikan permasalahan kemanusiaan serta mengedepankan kepentingan bangsa dan negara;

(2) mengusulkan dan meminta pemerintah untuk menetapkan tanggal 10 September sebagai hari Indonesia Dermawan nasiobal;

(3) mengajak semua rakyat Indonesia bersatu, melanjutkan dan menggerakan nilai-nilai luhur kedermawanan dalam semua aspek kehidupan bangsa melalui aksi-aksi kedermawanan, kapan pun dan di mana pun.

Dalam rangkaian acara ini, GIP mengajak seluruh segmen dermawan mulai dari media, donatur, komunitas, public figure, korporasi, UMKM, e-commerce, driver, ​influencer, dan segmen lainnya untuk menjadi bagian dari gerakan untuk mengaktifkan kembali nilai-nilai kedermawanan seperti gotong-royong yang merupakan karakter terbaik bangsa. Gerakan ini hadir dalam menjawab tantangan problematika masyarakat seperti kemiskinan, kelaparan, masalah pendidikan, dan kesehatan yang terjadi di negeri ini dan penjuru dunia pada umumnya.

Ahyudin selaku Presiden Global Islamic Philantropy (GIP) menyatakan kedermawanan kian menyatu pada jati diri masyarakat Indonesia.

“Setidaknya, ini yang kami rasakan selama empat belas tahun perjalanan ACT. Kedermawanan menemukan momentumnya ketika terjadi bencana atau ketika hati tergugah untuk membantu saudara yang membutuhkan. Anak bangsa berkolaborasi dalam semangat filantropi, menghidupkan kembali kebersamaan dalam aksi-aksi kebaikan. Kami pun terus berikhtiar menghimpun kesadaran filantropi dari masyarakat dermawan agar semangat gotong-royong dan kepedulian muncul tanpa menunggu momentum,” ungkapnya.

See also  Prof Arif Satria Terpilih Sebagai Ketum ICMI Periode 2021-2026

Filantropi, sejauh ini, memberikan kontribusi dalam menghadapi isu kemiskinan dan berbagai problem kemanusiaan yang terjadi melalui berbagai program bantuan langsung dan program pemberdayaan dengan memperhatikan potensi yang dimiliki oleh masyarakat.

Ahyudin menambahkan, filantropi menjadi energi optimisme dalam menyelesaikan problematika bangsa dengan menggerakan partisipasi aktif berbagai elemen bangsa. Cara kerja filantropi dapat dihimpun dari semangat kedermawanan yang organik dengan kesadaran individu maupun kolektif.

“Indonesia dermawan, semoga negeri ini menjadi bangsa yang diselamatkan oleh Rabb-nya, dicintai seluruh elemen bangsa, dan dihormati bangsa lain. Potensi kedermawanan dalam mengatasi bencana sosial yang muncul secara kultural maupun struktural sejatinya dapat diringankan dengan kegiatan-kegiatan filantropi. Insya Allah, gerakan ini akan menjadi saksi peradaban Indonesia yang semakin maju dan berkembang serta menghidupkan kembali kebersamaan dalam aksi-aksi kebaikan,” tambah Ahyudin.

Syuhelmaidi Syukur selaku Steering Committee Gerakan Nasional Indonesia Dermawan berharap Gerakan Nasional #IndonesiaDermawan menjadi sebuah gerakan inklusif untuk menginspirasi publik dalam berkontribusi dan menjadi solusi permasalahan kemanusiaan di Indonesia serta dunia secara terus-menerus, tanpa menunggu momen-momen tertentu.

“Gerakan ini juga merupakan gerakan simultan di masing-masing wilayah di Indonesia untuk semakin tersebarnya nilai-nilai kedermawanan dan menjadi sebuah titik awal dari lahirnya Hari Indonesia Dermawan setiap tanggal 10 September,” terang Syuhelmaidi.

Filantropi sebagai salah satu modal sosial sejatinya telah menyatu dalam kultur Indonesia dari masa ke masa. Fakta kultural menunjukkan bahwa tradisi filantropi dilestarikan melalui kedermawanan kepada saudara sebangsa yang kurang beruntung. 

Kontribusi menghadapi isu kemiskinan dan berbagai bencana sosial yang terjadi adalah melalui melalui strategi pemberian bantuan langsung dan strategi pemberdayaan dengan memperhatikan potensi sumber daya manusia serta sumber daya alam yang tersedia. Inilah saatnya kita bersama memberikan warna kedermawanan di kehidupan kita sehingga tercipta peradaban dunia yang lebih baik dan penuh keberkahan

See also  Kapal Kemanusiaan Lombok Kerjasama ACT-TNI AL Kirim Bantuan 850 Ton
Tags: actGerakan Nasional Indonesia DermawanIndonesia Dermawan
Previous Post

Resmi Dilantik, IPEMI Surabaya diharapkan Mampu dorong Pertumbuhan UMKM

Next Post

Permata Bank Luncurkan Layanan Perbankan Syariah Berbasis Digital

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks