Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

PBNU Terima Wakaf Tanah 7 Hektare di Solo Raya

Abi Abdul Jabbar Sidik
20 August 2019 | 14:03
rubrik: Nusantara
PBNU Terima Wakaf Tanah 7 Hektare di Solo Raya

Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj menerima wakaf tanah seluas 7 hektare di Solo raya. (foto:PBNU)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JAKARTA — Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menerima wakaf tanah 70 ribu m² di Karanganyar dan 1.000 m² beserta bangunannya di Klaten. Penyerahan wakaf tersebut dilakukan secara resmi oleh pihak wakif kepada Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj selaku nazir di Gedung PBNU lantai 8, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, Senin (19/8).

Ketua Pengurus Pusat Rabithah Maahid Islamiyah (RMI) PBNU KH Abdul Ghofarrozin mengatakan bahwa dua tanah wakaf tersebut akan dijadikan sebagai proyek pilot pesantren NU. “Pesantren Karanganyar dan Klaten ini jadi pilot project,” katanya.

Ia menambahkan, dari 23.300 pesantren yang terafiliasi dengan PBNU, masih sedikit pesantren yang dimiliki oleh NU secara kelembagaan. Kebanyakan dimiliki secara personal. “Sedikit sekali pesantren yang betul dimiliki NU secara kelembagaan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Gus Rozin, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa wakaf tanah dari Budi di Klaten akan dijadikan sebagai pesantren tahfiz. Pesantren tersebut, lanjutnya, akan dikelola langsung oleh PBNU.

Tanah wakaf dari Sutari di Karanganyar menurutnya sangat penting. Pasalnya, kehadiran pesantren NU di sana dianggap penting untuk menyediakan layanan pendidikan pesantren NU di samping kehadiran pesantren luar NU di Karanganyar, Jawa Tengah.

Di samping itu, lokasi di sana juga sangat strategis karena hanya berjarak 40 menit dari Bandara Adi Soemarmo, Solo, Jawa Tengah. Tak hanya itu, kontur tanah yang naik turun juga menjadi daya tarik tersendiri.

Gus Rozin berharap tanah tersebut dapat dijadikan pesantren percontohan dengan, misalnya, semua cabang NU mengirimkan murid terbaiknya selain juga inspirasi dalam wakafnya. “Kami berharap wakaf semacam ini bisa jadi inspirasi agar semakin banyak pesantren NU,” ujarnya.

Ia mengharapkan pesantren tersebut melahirkan kader-kader NU yang dapat disebarkan ke ranah nasional maupun internasional. “Dari sana muncul kader-kader terbaik NU yang bisa disebarkan ke internasional dan nasional,” harapnya.

See also  BPOM Terbitkan Pedoman Pendistribusian Vaksin COVID-19

Jika pun tidak dikelola oleh PBNU secara langsung, Gus Rozin memberikan opsi lain agar dikelola oleh pesantren terdekat. “Bisa juga dikelola pesantren terdekat,” katanya.

“Tidak lupa kami berterima kasih kepada wakif hadir di sini untuk menyerahkan secara langsung kepada ketua umum,” pungkasnya.

Previous Post

Melihat Kenyamanan Fasilitas Eyab Untuk Jemaah Haji Indonesia di Bandara Jeddah

Next Post

Polemik Video UAS, MUI Minta Semua Pihak Menahan Diri

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks