Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Bekraf Kembali Tingkatkan Akses Permodalan Pelaku Ekonomi Kreatif Gorontalo

Abi Abdul Jabbar Sidik
10 October 2018 | 16:36
rubrik: Ekonomi Syariah
Bekraf Kembali Tingkatkan Akses Permodalan Pelaku Ekonomi Kreatif Gorontalo

Owner UD. Maju Mandiri, Jimy (kanan) bersama dengan owner PT Kebab Turki Baba Rafi, Nilam Sari dan owner Pia Olando Gorontalo, Audia menjadi narasumber pada Bekraf Financial Club (BFC) Subsektor Kuliner pada Rabu (10/10) di Gorontalo yang dipandu oleh Plt. Direktur Akses Perbankan Bekraf, Yuke Sri Rahayu. (Bekraf)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, GORONTALO – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) kembali menghubungkan pelaku ekonomi kreatif dengan sumber pembiayaan perbankan dan Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB) melalui acara Bekraf Financial Club (BFC). BFC yang bertema “Pola Pembiayaan Kuliner” diselenggarakan di Magna Hotel, Gorontalo. BFC Gorontalo merupakan tindaklanjut program Bekraf, yaitu Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia (PMK3I).

Bekraf menghadirkan narasumber untuk menjelaskan karakteristik bisnis kuliner kepada perbankan dan LKBB yang hadir. Bekraf mengundang pelaku ekonomi kreatif subsektor kuliner yaitu owner PT Kebab Turki Baba Rafi, Nilam Sari; owner UD. Maju Mandiri, Jimy; dan owner Pia Olando Gorontalo, Audia. 20 perbankan dan tujuh LKBB konfirmasi menghadiri acara ini.

Bupati Kabupaten Gorontalo, Nelson Pamalingo memberikan sambutan sekaligus membuka acara. Plt. Direktur Akses Perbankan Bekraf, Yuke Sri Rahayu menjadi pemandu selama acara berlangsung. Bank Rakyat Indonesia (BRI) adalah perwakilan perbankan konvensional dan Bank Muamalat adalah perwakilan perbankan syariah yang menanggapi paparan narasumber.

“Dengan BFC, diharapkan sumber pembiayaan perbankan dan non perbankan memahami karakteristik bisnis kuliner. Sehingga, mereka bisa memperhitungkan keunggulan dan resiko dalam menyalurkan pembiayaan kepada pelaku ekonomi kreatif subsektor kuliner,” tutur Plt. Direktur Akses Perbankan Bekraf, Yuke Sri Rahayu.

Sebelumnya, Deputi Akses Permodalan Bekraf memperkenalkan model pembiayaan perbankan syariah yang disampaikan pihak perbankan syariah untuk pelaku ekonomi kreatif Gorontalo. Kali ini, pihak perbankan dan LKBB menerima penjelasan dari pelaku ekonomi kreafif. Dengan demikian, diharapkan perbankan dan LKBB menyalurkan pembiayaannya.

Salah satu permasalahan yang dihadapi pelaku ekonomi kreatif dalam mengembangkan bisnis adalah permodalan. Diharapkan BFC meningkatkan akses permodalan kepada pelaku ekonomi kreatif.

See also  Bekraf Kembangkan Merek Produk Lokal Kota Salatiga
Tags: Bekraf
Previous Post

Jokowi Apresiasi LDII Manfaatkan Energi Terbarukan di Pondok Pesantren

Next Post

IPEMI Kota Tegal Resmi Dilantik

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks