Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

India Ingin Tiru Manajemen Haji Indonesia

Abi Abdul Jabbar Sidik
3 September 2018 | 09:18
rubrik: Haji & Umrah
India Ingin Tiru Manajemen Haji Indonesia

Kadaker Madinah Muhammad Khanif menerima Delegasi Haji India yang ingin meneladani penyelenggaraan haji Indonesia, Sabtu (01/09). (Dok. MCH)

Share on FacebookShare on Twitter

IBADAH.ID, MADINAH – Kantor Urusan Haji Indonesia di Madinah mendapat kunjungan kerja dari delegasi misi haji India yakni, Haji Syekh Jina Nabi, All India Vice Chairman (Hajj Committee). Mereka disambut Kepala Daker Madinah Muhammad Khanif di ruang kerjanya, Sabtu (01/09) malam waktu Saudi.

Tim Media Center Haji (MCH) Daker Madinah melaporkan, tujuan kedatangan para delegasi India tersebut, mencari tahu dan mempelajari sistem penyelenggaraan haji Indonesia yang jumlahnya jauh lebih banyak dari India, tapi mampu memanajemen jemaah dengan baik.

“Jemaah kita terbesar di dunia, yakni 221 ribu orang. Sementara di India, lebih sedikit dari Indonesia, yakni 175 ribu jemaah. Terdiri dari 135 ribu haji reguler dan 45 ribu haji khusus,” kata Khanif di Madinah.

Melihat Indonesia sukses menyelenggarakan ibadah haji dari tahun ke tahunnya, India secara umum sangat mengapresiasi haji Indonesia. “Itu yang mereka katakan langsung kepada kita,” terangnya.

Padahal, kata Khanif, sebetulnya kedua negara memiliki banyak kesamaan, mulai dari sistem penyelenggaraan yang sama-sama 40-42 hari masa tinggal di Arab Saudi, hingga penggunaan tempat pemondokan baik jemaah maupun petugas, sama-sama sistem sewa.

Yang berbeda hanya satu, yakni pada sistem penentuan pemberangkatan jemaah. Dimana, kata Khanif, India menggunakan sistem undian untik menetukan pemberangkatan jamaahnya. “Jadi jemaah yang namanya keluar saat diundi itu yang langsung diberangkatkan,” ungkapnya.

Sementara untuk Indonesia sistem pemberangkatan jemaah disesuaikan dengan nomor antrean awal pendaftaran. “Melihat sistem tersebut dianggap bagus, India tertarik, katanya tahun depan akan mencontoh dan mengubah model pemberangkatan jemaahnya,” terang Khanif.

Selain ingin banyak belajar dari Indonesia, kedatangan para delegasi misi haji India itu, ingin meningkatkan kerjasama kedua negara dalam urusan haji. “Mereka beranggapan bahwa kerjasama dalam berbagai hal ini perlu ditingkatkan, karena untuk kepentingan jemaah haji seluruh dunia,” tuturnya.

See also  Tahapan Istithaah Haji Kini Lebih Ketat, Dimulai Sejak Dua Tahun Sebelum Keberangkatan
Tags: haji 2018haji indonesia
Previous Post

MUI Kota Serang Menolak Aturan Pengeras Suara Masjid

Next Post

Saudia Airlines dan Garuda Indonesia Sepakati Kerjasama Codeshare

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks