Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

IPM: Pemerintah Harus Segera Hentikan Iklan Promosi Rokok

Abi Abdul Jabbar Sidik
20 August 2018 | 16:56
rubrik: Indeks
IPM: Pemerintah Harus Segera Hentikan Iklan Promosi Rokok

Stop Merokok. (foto:istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

IBADAH.ID, JAKARTA-Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) mengaku kecewa dengan pemerintah, terkait dengan fenomena yang terjadi pada anak usia 2 tahun di Sukabumi, Jawa Barat bernama Rapi Ananda Pamungka menjadi pecandu  Rokok.

“Kondisi ini telah menjadikan “Indonesia Darurat Rokok”, Pemerintah masih enggan memberikan langkah Perlindungan masyarakat dari darurat rokok tersebut,” kata Sekretaris Jenderal IPM, Hafizh Syafa’aturrahman  di di Aula, Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya Jakarta Pusat Senin (20/8).

Ia  mendesak pemerintah agar kondisi Rapi harus dihentikan sehingga anak anak negeri ini tidak terancam dalam kecanduan zat adiktif rokok.

Selain itu dirinya juga mendorong pemerintah segera melakukan Langkah perlindungan berupa melakukan Pelarangan lklan Promosi Sponsor Rokok, di semua media.

“Berdasarkan penelitian, iklan promosi sponsor rokok mempengaruhi perilaku merokok dan meningkatkan prevalensi merokok pemula pada anak,” terangnya.

Hafizh mengungkapkan hal ini dilakukan juga untuk menagih penerapan 100% Kawasan Tanpa Rokok, sebagaimana yang menjadi komitmen Presiden Jokowi pada Nawa Cita.

“Bahwa Kawasan Tanpa Rokok selain memberikan perlindungan kesehatan dari paparan asap rokok, sekaligus memberikan edukasi pada masyarakat untuk berhenti merokok, serta menciptakan lingkUngan bebas dari perilaku merokok yang dapat dilihat dan ditiru oleh anak anak,” terangnya.

Seperti diketahui Rapi telah mengalami kecanduan rokok, dimana setidaknya menghabiskan 40 batang rokok dalam sehari. (Tio/Kontributor).

See also  Empat Agenda Strategis Ini Jadi Fondasi Pembenahan Layanan Haji RI
Previous Post

Fenomena Anak Pencandu Rokok di Sukabumi Menjadi Perhatian IPM

Next Post

FOZ Menilai Pemerintah Provinsi Kewalahan Tangani Bencana di Lombok

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks