Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Koperasi Berkualitas, Koperasi yang Menguasai Indonesia

Abi Abdul Jabbar Sidik
9 August 2018 | 17:28
rubrik: Indeks
Koperasi Berkualitas, Koperasi yang Menguasai Indonesia

Plt Deputi bidang Kelembagaan Kementerian Koperasi dan UKM Untung Tri Basuki saat Bimbingan Teknis Advokasi Partisipasi Anggota dalam Permodalan dan Bimtek Partisipasi Pengawasan oleh Anggota di Hotel Best Western Solo. (foto:kemenkop ukm)

Share on FacebookShare on Twitter

IBADAH.ID, Solo – Upaya untuk melakukan reformasi total koperasi di Indonesia ada 3 hal yang harus ditempuh yaitu pertama harus lakukan rehabilitasi, reorientasi dan yang terkait dengan upaya pengembangan terhadap koperasi demi kemajuan koperasi itu sendiri seperti di negara maju, Amerika.

“Kalau dulu koperasi itu kasihan ,indikasi kasihan ya miskin gurem sekarang kita mesti rubah, anggota-anggotanya harus kita bangun supaya punya harkat dan martabat” kata Plt Deputi bidang Kelembagaan Kementerian Koperasi dan UKM Untung Tri Basuki saat Bimbingan Teknis Advokasi Partisipasi Anggota dalam Permodalan dan Bimtek Partisipasi Pengawasan oleh Anggota di Hotel Best Western Solo , Kamis (9/8/2018).

“Kita harus bangun koperasi yang berkualitas, koperasi yang dapat menguasai Indonesia, koperasi yang bisa membuat rakyat Indonesia menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” kata Basuki.

Kepala Bidang Partisipasi Modal dan Usaha Asdep keanggotaan Deputi Kelembagaan Kementerian Koperasi dan UKM Puji Martini mengatakan Bimtek ini tujuannya agar anggota koperasi memahami fungsi dan manfaatnya sebagai pemilik dan koperasi dapat meningkatkan partisipasi anggotanya baik dalam usaha maupun permodalannya.

“Di sini tidak di batasi dari simpanan pokok dan simpanan wajib saja tapi di harapkan partisipasi anggota bisa masuk ke pasar modal, punya saham,” imbuh Puji lagi.

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Sutarmo yang turut hadir pada Bimtek ini menambahkan permodalan biasanya kurang menghargai potensi dari anggota padahal anggota adalah pemilik, otomatis bisa di gali sehingga untuk kedepannya modal koperasi di Sukoharjo bisa berkembang dan tumbuh.

“Kendala ada di beberapa koperasi yang justru bisa digali, terutama dari anggota misalnya koperasi guru permodalan akan lebih mudah karena dapat diambil dari gaji guru tersebut,sekitar 5-19 milyar cukup untuk membiayai kebutuhan anggota khususnya guru “, lanjut Sutarmo.

See also  Era Pasar Bebas, KUMKM Harus Dilindungi
Tags: Koperasi berkualitas
Previous Post

Laporan GIEI 2017/2018: Malaysia Teratas di Industri Halal, Indonesia masuk 10 Besar

Next Post

Masyarakat Diajak Kritisi Keputusan MK Terkait UU Pemilu yang Disahkan Tersangka Korupsi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks