Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Takut Terjebak Kerumunan di Nabawi? Jemaah Bisa Cek Layar Digital Ini Buat Bantu Navigasi!

Abi Abdul Jabbar Sidik
2 November 2026 | 08:08
rubrik: Haji & Umrah
Takut Terjebak Kerumunan di Nabawi? Jemaah Bisa Cek Layar Digital Ini Buat Bantu Navigasi!

Layar digital Masjid Nabawi menampilkan status pintu masuk dan jalur akses secara real-time. Ada lebih dari 100 layar dan 270 papan petunjuk arah. (Foto:SPA)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, MADINAH – Menentukan pintu masuk yang tepat di tengah ramainya Masjid Nabawi, Madinah, bisa menjadi tantangan tersendiri bagi jemaah, terutama saat arus pengunjung meningkat. Untuk membantu mereka bergerak lebih terarah, otoritas pengelola masjid kini mengoperasikan sistem navigasi terpadu yang memadukan papan petunjuk dan layar elektronik.

Menurut laporan Saudi Press Agency (SPA) pada 31 Oktober 2026, sistem tersebut mencakup lebih dari 270 papan petunjuk arah dan lebih dari 100 layar elektronik. Layar itu menampilkan informasi navigasi, imbauan bagi pengunjung, serta pembaruan mengenai kapasitas dan status pintu masuk secara real-time.

Informasi tersebut membantu jemaah mengenali pintu yang tersedia dan memilih jalur yang dinilai lebih sesuai dengan kondisi di lapangan. Dengan begitu, pengunjung tidak hanya mengandalkan petunjuk statis atau bertanya kepada petugas ketika hendak menuju lokasi tertentu.

Lebih dari 370 Penunjuk Arah dan Layar Digital

Sistem navigasi terpadu ini dikembangkan oleh General Authority for the Care of the Affairs of the Grand Mosque and the Prophet’s Mosque, otoritas yang menangani pelayanan di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Dari total fasilitas yang disiapkan, lebih dari 270 berupa papan petunjuk arah, sedangkan lebih dari 100 lainnya merupakan layar elektronik. Keduanya memiliki fungsi yang saling melengkapi: papan petunjuk membantu pengunjung mengenali arah dan tujuan, sementara layar digital dapat menyampaikan informasi yang berubah mengikuti kondisi operasional.

Layar elektronik tersebut tidak hanya menampilkan arah. Informasi yang disajikan juga mencakup instruksi masuk dan panduan mengenai perilaku yang perlu dihindari di dalam masjid. Pembaruan status pintu masuk dan jalur akses menjadi salah satu fitur penting untuk membantu pengunjung menentukan pilihan perjalanan.

See also  Jemaah Nekat Simpan Zamzam di Koper? Siap-siap Bagasi Dibongkar Paksa Petugas Bandara

Meski demikian, informasi pintu yang tersedia tidak berarti seluruh pintu selalu dapat digunakan oleh setiap pengunjung. Jemaah tetap perlu mengikuti arahan petugas, terutama jika ada pengaturan akses atau perubahan jalur akibat kepadatan.

Sistem Kode Warna Bantu Jemaah Mengenali Zona

Selain layar digital, otoritas juga menerapkan sistem kode warna terstandar untuk membedakan zona dan tujuan. Pendekatan visual ini membantu pengunjung mengenali petunjuk secara lebih mudah tanpa harus bergantung sepenuhnya pada tulisan.

Bagi jemaah dari berbagai negara, kode warna dapat menjadi penanda tambahan ketika mereka mencari arah di kawasan masjid. Sistem visual yang konsisten juga membantu menyelaraskan informasi pada papan petunjuk dengan panduan yang disampaikan melalui layar elektronik.

Kombinasi papan arah, layar digital, dan kode warna tersebut ditujukan untuk memperlancar pergerakan pengunjung serta membantu penggunaan kapasitas fasilitas secara lebih tertib. Namun, sistem navigasi ini tetap merupakan alat bantu; kondisi kepadatan dapat berubah sehingga petunjuk di lokasi perlu menjadi acuan.

Membantu Mengurai Kepadatan di Masjid Nabawi

Arus jemaah yang bergerak menuju pintu atau lokasi yang sama berpotensi menimbulkan penumpukan. Informasi status pintu dan jalur akses secara real-time memungkinkan pengunjung mempertimbangkan alternatif sebelum bergerak, alih-alih baru mencari jalan lain ketika sudah menghadapi kerumunan.

Otoritas pengelola menyatakan bahwa sistem navigasi tersebut bertujuan mempermudah pergerakan jemaah dan meningkatkan kualitas pelayanan bagi pengunjung Masjid Nabawi. Penyediaan informasi yang lebih jelas diharapkan membantu distribusi arus pejalan kaki dan membuat penggunaan fasilitas menjadi lebih efisien.

Bagi jemaah yang akan berkunjung ke Madinah, keberadaan layar digital ini menjadi salah satu fasilitas yang dapat dimanfaatkan selama berada di kompleks masjid. Memperhatikan informasi pada layar, mengikuti kode warna, dan mematuhi petunjuk petugas tetap menjadi langkah penting agar perjalanan menuju pintu masuk maupun fasilitas lainnya berlangsung lebih tertib.

See also  Tips Jemaah Haji saat Tinggalkan Hotel untuk Beribadah di Masjid Nabawi
Tags: Hajijemaah hajijemaah umrahMasjid Nabawinavigasi digitalpeta digitalpintu masjid nabawiUmrah
Previous Post

Sebelum Jadi Satu Jamaah, Dulu Salat di Masjidil Haram Pernah Dipisah per Mazhab

Next Post

Muslimah Mau Ikut Kajian Masjid Nabawi? Bisa Masuk Lewat 4 Titik Ini

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks