Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Cuan Rp10 T! Pemerintah Lelang 8 Seri SBSN, Ini Rinciannya

Abi Abdul Jabbar Sidik
8 October 2026 | 13:00
rubrik: Ekonomi Syariah
Cuan Rp10 T! Pemerintah Lelang 8 Seri SBSN, Ini Rinciannya

Pemerintah menghimpun Rp10 triliun dari lelang delapan seri SBSN pada 6 Oktober 2026. Total penawaran investor mencapai Rp32,62 triliun. (foto:ist/dok)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JAKARTA – Pemerintah berhasil menghimpun dana Rp10 triliun melalui lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) yang digelar Selasa (6/10/2026).

Lelang yang dilakukan melalui sistem lelang Bank Indonesia tersebut menawarkan delapan seri SBSN dengan total penawaran yang masuk mencapai Rp32,62 triliun.

Dengan demikian, nilai penawaran yang masuk lebih dari tiga kali lipat dibandingkan nominal SBSN yang akhirnya dimenangkan pemerintah.

Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan menyatakan total nominal yang dimenangkan dari delapan seri tersebut mencapai Rp10 triliun.

“Sesuai dengan kewenangan yang diberikan oleh Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2008 tentang Surat Berharga Syariah Negara, Menteri Keuangan menetapkan total nominal yang dimenangkan dari kedelapan seri yang ditawarkan tersebut adalahRp10.000.000.000.000,00 (sepuluh triliun rupiah),” melansir DJPPR, Rabu (7/10/2026).

Penawaran Capai Rp32,62 Triliun

Delapan seri yang ditawarkan seluruhnya merupakan seri reopening. Penawaran terbesar masuk untuk SPNS23112026 dengan nilai Rp6,16 triliun.

Berikutnya, SPNS12042027 menerima penawaran Rp6,02 triliun. SPNS07062027 memperoleh Rp5 triliun, sedangkan PBSG002 mendapatkan penawaran Rp4,13 triliun.

PBS040 mencatat penawaran Rp3,91 triliun. Sementara PBS030 menerima Rp2,63 triliun, PBS034 sebesar Rp2,43 triliun, dan PBS038 sebesar Rp2,34 triliun.

Secara keseluruhan, delapan seri tersebut mengumpulkan penawaran Rp32,62 triliun.

Tingginya permintaan juga terlihat dari bid-to-cover ratio. Rata-rata bid-to-cover ratio berada di kisaran 6,53 persen untuk SPN-S dan 4,46 persen untuk Sukuk, sebagaimana tercantum dalam hasil lelang yang disampaikan DJPPR.

SPNS12042027 Menang Terbesar

Dari total Rp10 triliun yang dimenangkan pemerintah, nominal terbesar berasal dari seri SPNS12042027.

Seri tersebut mendapatkan nominal kemenangan sebesar Rp2,65 triliun. Yield rata-rata tertimbang yang dimenangkan berada di level 6,45 persen, dengan tingkat imbalan berupa diskonto.

See also  Gubernur BI : Sinergi Berjamaah, Kunci untuk Memajukan Ekonomi Syariah

SPNS12042027 akan jatuh tempo pada 12 April 2027. Bid-to-cover ratio untuk seri tersebut tercatat 2,27 persen.

Nominal terbesar berikutnya berasal dari PBSG002 sebesar Rp1,9 triliun dan PBS030 sebesar Rp1,8 triliun.

PBSG002 memiliki yield rata-rata tertimbang 7,07959 persen dan tingkat imbalan 5,625 persen. Jatuh temponya pada 15 Oktober 2033 dengan pembayaran imbalan setiap 15 April dan 15 Oktober.

Sementara PBS030 mendapatkan nominal Rp1,8 triliun. Yield rata-rata tertimbangnya 6,80780 persen dengan tingkat imbalan 5,875 persen. Seri ini jatuh tempo pada 15 Juli 2028.

Delapan Seri yang Dimenangkan

Berikut rincian nominal SBSN yang dimenangkan dalam lelang:

Seri Nominal Dimenangkan Yield Rata-rata Tertimbang Jatuh Tempo Bid-to-Cover
SPNS23112026 Rp500 miliar 6,38% 23 November 2026 12,32%
SPNS12042027 Rp2,65 triliun 6,45% 12 April 2027 2,27%
SPNS07062027 Rp1 triliun 6,50% 7 Juni 2027 5%
PBS030 Rp1,8 triliun 6,80780% 15 Juli 2028 1,46%
PBS040 Rp1,35 triliun 7,03680% 15 November 2030 2,9%
PBSG002 Rp1,9 triliun 7,07959% 15 Oktober 2033 2,17%
PBS034 Rp600 miliar 7,20929% 15 Juni 2039 4,05%
PBS038 Rp200 miliar 7,21525% 15 Desember 2049 11,71%

Seluruh seri tersebut dijadwalkan untuk setelmen atau penerbitan pada 8 Oktober 2026.

PBS038 Punya Bid-to-Cover Tinggi

Meski nominal yang dimenangkan hanya Rp200 miliar, seri PBS038 mencatat salah satu bid-to-cover ratio tertinggi dalam lelang kali ini, yakni 11,71 persen.

Yield rata-rata tertimbang yang dimenangkan untuk seri tersebut mencapai 7,21525 persen dengan tingkat imbalan 6,875 persen.

PBS038 memiliki jatuh tempo paling panjang di antara delapan seri yang dilelang, yakni 15 Desember 2049. Pembayaran imbalannya dilakukan setiap 15 Juni dan 15 Desember.

Sementara itu, bid-to-cover ratio tertinggi tercatat pada SPNS23112026 sebesar 12,32 persen. Seri tersebut mendapatkan nominal kemenangan Rp500 miliar dengan yield rata-rata tertimbang 6,38 persen dan jatuh tempo pada 23 November 2026.

See also  PT. Asuransi Takaful Umum Bagikan Dana Surplus Underwriting

Dari hasil lelang tersebut, pemerintah memperoleh Rp10 triliun melalui delapan seri SBSN, dengan tenor yang membentang dari 2026 hingga 2049. Besarnya penawaran yang masuk dibandingkan nominal yang dimenangkan menunjukkan adanya permintaan investor terhadap instrumen surat berharga syariah yang ditawarkan pemerintah.

Tags: Ekonomi Syariahinvestasi syariahKeuangan Syariahlelang sbsnSBSNSukuksukuk negara
Previous Post

18 Oktober 2026 Wajib Halal Mulai Diterapkan, Bagaimana Kesiapan Pelaku Usaha?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks