Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Atasi Masalah Keuangan UKM dan Koperasi, Kemenkop Berikan Advokasi

Abi Abdul Jabbar Sidik
4 August 2018 | 16:05
rubrik: Indeks
Atasi Masalah Keuangan UKM dan Koperasi, Kemenkop Berikan Advokasi

Advokasi Keuangan Kemenkop UKM. (foto:kemenkop ukm)

Share on FacebookShare on Twitter
IBADAH.ID, Bandung – Salah satu faktor penting dalam mengelola koperasi ataupun Usaha Kecil Menengah (UKM) adalah manajemen administrasi atau keuangan. Di beberapa kasus, banyak koperasi dan UKM yang mengalami ketidakstabilan atau bahkan bubar akibat manajemen keuangan yang tidak baik.
Untuk menghindari hal tersebut, Kementerian Koperasi dan UKM, melalui Deputi Restrukturisasi menyelenggarakan advokasi keuangan (pengelolaan keuangan sederhana) bagi koperasi dan UKM.
“Pengelolaan keuangan ini sangat penting saya kira, karena bisnis akan bagus jika pengelolaan keuangannya sehat,” ujar Asisten Deputi Pengembangan Investasi Usaha Kemenkop dan UKM, Sri Istiati saat membuka advokasi keuangan bagi koperasi dan UKM di Pondok Pesantren Al Ittifaq di Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (3/8/2018).
Pelatihan ini diikuti oleh 40 orang peserta yang terdiri dari 20 pengurus dan anggota koperasi al ittifaq dan 20 anggota gapoktan yang mempunyai usaha di sektor riil.
Menurut Sri Istiati, pengelolaan keuangan harus ada meskipun sederhana. Menghadirkan narasumber Akhmad Junaidi (peneliti) dan Nana Sutisna (akademisi/praktisi), pihaknya berharap advokasi ini dapat memberikan pencerahan bagi koperasi dan UKM.
“Semoga acara ini dapat bermanfaat untuk bapak ibu sekalian, terutama dalam hal manajemen keuangan usaha,” ungkapnya.
Selanjutnya, Asdep Pengembangan Investasi Usaha Kemenkop berkesempatan meninjau koperasi Al Ittifaq, salah satu koperasi yang sudah maju di Kabupaten Bandung.
Koperasi Al Ittifaq mencerminkan salah satu koperasi yang dapat bersinergo dengan pondok pesantren. Berawal dari pondok pesantren yang didirikan KH Mansyur pada 1 Februari 1934, pesantren ini mulai merambah usaha agribisnis saat dipegang oleh sang cucu, KH Fuad Affandi.
Berjalannya waktu baik koperasi maupun pondek pesantren Al Ittifaq inu mampu meraih omzet Rp450 juta per bulan. Anggota koperasi dapat menerima SHU sebesar Rp5 juta sampai Rp10 juta per tahun.
See also  Pelaku Usaha Pariwisata Lokal Raja Ampat Perlu Terintegrasi Untuk Maju
Tags: Pengelolaan Keuangan
Previous Post

Maraknya Perdagangan Anak, KPAI Buka Hotline

Next Post

Dompet Dhuafa Berharap SPC 2018 Bangun Jiwa Kontributif Generasi Muda Indonesia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks