Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Pelaku Usaha Pariwisata Lokal Raja Ampat Perlu Terintegrasi Untuk Maju

Irawan Nugroho
4 March 2020 | 11:48
rubrik: Indeks, News, Nusantara
Pelaku Usaha Pariwisata Lokal Raja Ampat Perlu Terintegrasi Untuk Maju
Share on FacebookShare on Twitter

Madaninews.id, Jakarta – Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki bertemu dengan komunitas para pelaku usaha pariwisata lokal di Raja Ampat, Papua Barat. Menteri Teten ingin mendengar kendala yang dihadapi pelaku usaha pariwisata di salah satu destinasi wisata tersebut.

Dalam pertemuan yang diselenggarakan pekan lalu, para pelaku usaha tersebut mengungkapkan kendala yang terkait adalah pengelolaan home stay, mahalnya biaya transportasi, kebutuhan bahan bakar yang tinggi dan pemandu wisata atau tour guide. Para pelaku usaha itu skala UKM yang umumnya adalah masyarakat lokal.

Menanggapi berbagai kendala tersebut, Teten mengatakan akan mendukung pelaku usaha pariwisata lokal sehingga dapat berkembang dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

“Inisiatif komunitas masyarakat lokal yang sudah menjalankan kegiatan ini sudah luar biasa, hanya saja belum terintegrasi. Ini akan ditindaklanjuti oleh secara teknis,” kata Menteri.

Menurutnya berbagai kekurangan harus segera dilengkapi untuk bisa memenuhi kebutuhan para turis. Teten menginginkan koperasi hadir di Raja Ampat untuk bisa mengakomodir para komunitas di beberapa sektor tersebut agar bisa saling berinteraksi dan membangun supply chain.

Untuk masalah homestay, Teten meminta agar pelaku usaha membuat bangunan berciri khas Papua karena turis lebih menyukai bentuk yang alami daripada bangunan beton. Selain itu, Menteri menekankan pentingnya menjaga kebersihan di dunia pariwisata.

Ia juga meminta agar pelaku usaha melakukan pemasaran lewat aplikasi seperti Airbnb.

“Saya optimis Papua lewat homestay saja mereka bagus, listriknya masih dari solar nanti kita minta sama PLN melalui Kementerian ESDM untuk kelistrikan di Papua Jadi program dia tinggal langsung diarahkan ke daerah,” kata Teten. *

See also  Buah Naga Dikembangkan Menjadi Produk Unggulan Raja Ampat
Tags: raja ampatUMKM Raja Ampat
Previous Post

Arab Saudi Akan Kembalikan Biaya Visa Umrah

Next Post

Proyek Blok Masela Wajib Bawa Dampak Ekonomi Bagi Pelaku KUMKM

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks