Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

5 Negara dengan Jumlah Masjid Terbanyak di Dunia, Indonesia Masih Teratas?

Abi Abdul Jabbar Sidik
18 August 2026 | 14:26
rubrik: Islam Digest, Khazanah Islam
5 Negara dengan Jumlah Masjid Terbanyak di Dunia, Indonesia Masih Teratas?

Indonesia disebut sebagai negara dengan jumlah masjid terbanyak di dunia. Simak data masjid dan mushalla Indonesia serta perbandingannya dengan India, Bangladesh, Mesir, dan Pakistan. (Foto:Dok kemenag)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JAKARTA – Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan jaringan masjid terbesar di dunia. Data pemerintah menunjukkan jumlah masjid dan mushalla yang terdaftar secara nasional mencapai lebih dari 709 ribu unit.

Data tersebut berasal dari Sistem Informasi Masjid (SIMAS) Kementerian Agama. Dalam statistik yang dapat diakses saat ini, SIMAS mencatat 317.209 masjid dan 391.816 mushalla di seluruh Indonesia. Jika keduanya digabungkan, jumlahnya mencapai sekitar 709 ribu tempat ibadah.

Besarnya jumlah tersebut membuat Indonesia kerap ditempatkan sebagai negara dengan jumlah masjid terbanyak dalam berbagai daftar internasional.

Namun, membandingkan jumlah masjid antarnegara ternyata tidak sesederhana melihat angka. Tidak semua negara memiliki sistem pendataan nasional dengan definisi yang sama. Ada yang menghitung masjid saja, sementara negara lain memasukkan ruang salat atau tempat ibadah berukuran kecil ke dalam kategori tertentu.

Lantas, negara mana saja yang berada di jajaran teratas?

Indonesia, Jaringan Masjid yang Tersebar hingga Pelosok

SIMAS merupakan platform resmi Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama yang menghimpun data masjid dan mushalla di seluruh Indonesia.

Dalam sistem tersebut, kategori masjid dan mushalla dibedakan. Data nasional yang tersedia saat ini mencatat 317.209 masjid dan 391.816 mushalla.

Keberadaan jaringan tersebut mencerminkan posisi masjid dalam kehidupan masyarakat Indonesia.

Masjid tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan salat berjemaah. Di banyak daerah, masjid juga menjadi pusat pengajian, pendidikan keagamaan, kegiatan sosial, pembagian zakat dan sedekah, hingga berbagai aktivitas masyarakat.

Penyebarannya pun tidak hanya terkonsentrasi di kota-kota besar.

Data SIMAS menunjukkan jaringan masjid dan mushalla tersebar di berbagai provinsi. Jawa Timur, misalnya, tercatat memiliki 172.887 masjid dan mushalla, terdiri atas 54.953 masjid dan 117.934 mushalla. Sementara Jawa Tengah memiliki 152.390 masjid dan mushalla.

India, Ratusan Ribu Masjid Tanpa Satu Basis Data Nasional

India menjadi salah satu negara yang sering muncul dalam daftar negara dengan jumlah masjid terbanyak.

See also  Madinah Bukan Cuma Masjid Nabawi, Ini Distrik-Distrik Penting yang Wajib Diketahui Jamaah

Halal Times memperkirakan jumlah masjid di India berada pada kisaran 300 ribu hingga 400 ribu. Angka tersebut merupakan estimasi karena India tidak memiliki satu sistem terpusat yang dapat digunakan untuk menghitung seluruh masjid di negara tersebut.

Besarnya populasi Muslim India menjadi salah satu faktor yang membuat jumlah tempat ibadah umat Islam di negara tersebut sangat besar.

Salah satu masjid paling dikenal di India adalah Jama Masjid di Delhi. Namun, di luar bangunan-bangunan bersejarah tersebut, terdapat pula masjid-masjid yang melayani komunitas Muslim di kawasan permukiman.

Kondisi ini membuat jumlah masjid di India sulit dipastikan hanya dengan satu angka.

Bangladesh Juga Memiliki Puluhan hingga Ratusan Ribu Masjid

Bangladesh turut berada dalam jajaran negara yang memiliki jumlah masjid sangat besar.

Estimasi yang dihimpun Halal Times menempatkan jumlah masjid di Bangladesh pada kisaran 152 ribu hingga 250 ribu. Rentang yang cukup lebar tersebut kembali menunjukkan persoalan dalam membandingkan data antarnegara.

Berbeda dengan Indonesia yang memiliki SIMAS sebagai basis data nasional, angka Bangladesh dalam daftar tersebut berasal dari berbagai sumber.

Karena itu, angka tersebut lebih tepat dipahami sebagai perkiraan, bukan jumlah resmi yang dapat dibandingkan secara mutlak dengan data SIMAS.

Mesir Punya Lebih dari 150 Ribu Masjid

Mesir juga masuk dalam daftar negara dengan jumlah masjid terbesar.

Data yang dikutip Halal Times dari Central Agency for Public Mobilization and Statistics (CAPMAS) mencatat 151.194 masjid di Mesir. Angka yang sama juga dilaporkan dalam sejumlah sumber yang merujuk data statistik Mesir.

Jumlah tersebut tidak terlalu mengejutkan jika melihat posisi Mesir sebagai salah satu pusat sejarah dan perkembangan peradaban Islam.

Masjid di Mesir juga memiliki rentang sejarah yang panjang. Selain menjadi tempat ibadah, sejumlah masjid bersejarah menjadi bagian penting dari warisan arsitektur dan kebudayaan Islam.

See also  Masjid Diminta Tetap Kumandangkan Adzan Untuk Syiar di Tengah Pandemi Covid-19

Pakistan: Angkanya Bisa 100 Ribu, Bisa Lebih dari 600 Ribu

Pakistan menjadi contoh paling jelas mengapa data jumlah masjid di dunia harus dibaca dengan hati-hati.

Halal Times mencantumkan perkiraan sekitar 100 ribu hingga 600 ribu masjid untuk Pakistan. Rentang tersebut sangat lebar karena terdapat perbedaan dalam sumber dan kategori yang digunakan.

Salah satu angka yang lebih tinggi berasal dari Digital Economic Census 2023 Pakistan, yang mencatat 600.403 tempat ibadah yang diklasifikasikan sebagai masjid.

Masalahnya, angka tersebut tidak serta-merta dapat dibandingkan langsung dengan negara yang hanya menghitung masjid yang terdaftar secara resmi.

Inilah alasan mengapa daftar “negara dengan masjid terbanyak” sebaiknya tidak diperlakukan seperti klasemen olahraga.

Lalu, Siapa yang Benar-Benar Nomor Satu?

Jika menggunakan data yang tersedia dalam sumber internasional, Indonesia berada di posisi teratas dengan angka sekitar 744 ribu lebih menurut estimasi Halal Times. Namun, angka tersebut perlu dibedakan dari statistik SIMAS terbaru yang memisahkan kategori masjid dan mushalla.

Dengan data SIMAS yang tersedia saat ini, Indonesia memiliki sekitar 709 ribu masjid dan mushalla secara keseluruhan. Dari jumlah itu, sekitar 317 ribu merupakan masjid dan 392 ribu lainnya mushalla.

Jadi, jika yang dimaksud adalah masjid secara ketat, angka 709 ribu tidak boleh disebut sebagai jumlah masjid. Angka tersebut merupakan gabungan masjid dan mushalla.

Perbedaan ini penting karena setiap negara dapat menggunakan definisi berbeda dalam mendata tempat ibadah.

Masjid di Dunia Mencapai Jutaan

Di luar daftar negara, gambaran global menunjukkan betapa luasnya jaringan tempat ibadah umat Islam.

Halal Times memperkirakan terdapat sekitar 3,6 juta masjid di seluruh dunia. Angka tersebut disebut berasal dari estimasi yang dipresentasikan dalam sebuah konferensi di King Abdulaziz Center for World Culture di Arab Saudi.

Namun, tidak terdapat satu registrasi global yang mencatat seluruh masjid secara seragam.

Karena itu, angka global tersebut juga lebih tepat disebut sebagai estimasi, bukan hasil sensus seluruh masjid di dunia.

See also  Perbedaan Kalender Hijriyah dan Masehi

Masjid Tak Hanya Tumbuh di Negara Mayoritas Muslim

Fenomena menarik lainnya adalah pertumbuhan masjid di negara-negara yang penduduk Muslimnya merupakan minoritas.

Di Amerika Serikat, misalnya, U.S. Mosque Survey 2020 mencatat 2.769 masjid, meningkat dari 2.106 pada 2010.

Masjid-masjid tersebut tidak hanya berfungsi sebagai tempat salat. Banyak yang berkembang menjadi pusat komunitas, pendidikan, kegiatan sosial, dan pembinaan umat Muslim.

Fenomena serupa terlihat di sejumlah negara Eropa yang memiliki komunitas Muslim cukup besar.

Artinya, keberadaan masjid tidak semata-mata mengikuti status sebuah negara sebagai negara mayoritas atau minoritas Muslim. Di mana komunitas Muslim tumbuh, kebutuhan terhadap tempat ibadah dan pusat komunitas pun ikut berkembang.

Angka Besar, Tanggung Jawab Juga Besar

Besarnya jumlah masjid di Indonesia tentu menjadi potensi besar bagi kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.

Namun, angka yang besar bukan sekadar statistik.

Masjid memiliki fungsi yang jauh lebih luas daripada bangunan tempat salat. Di banyak tempat, masjid menjadi ruang pendidikan, pusat kegiatan sosial, tempat penghimpunan dan penyaluran sedekah, sekaligus ruang bertemunya masyarakat.

Karena itu, yang tidak kalah penting dari menghitung jumlah masjid adalah memastikan bagaimana rumah-rumah ibadah tersebut memberikan manfaat bagi jamaah dan masyarakat di sekitarnya.

Indonesia boleh memiliki jaringan masjid yang sangat besar. Tantangannya adalah bagaimana jumlah tersebut berjalan seiring dengan kualitas pengelolaan, pelayanan jamaah, kegiatan sosial, pendidikan, dan kemakmuran masjid.

Catatan editorial: Angka antarnegara dalam artikel ini tidak sepenuhnya comparable karena definisi “masjid”, “mushalla”, “prayer space”, dan metode pendataan berbeda. Data SIMAS terbaru yang tersedia secara resmi mencatat 317.209 masjid dan 391.816 mushalla, bukan 709 ribu masjid. Angka 744 ribu+ merupakan estimasi yang dikutip Halal Times dan perlu disebut sebagai angka estimasi, bukan angka resmi terbaru SIMAS.

Tags: Kementerian Agamamasjidmasjid indonesiasimas
Previous Post

3 Peristiwa Besar yang Mengiringi Kelahiran Nabi Muhammad SAW

Next Post

Mau Bersedekah tapi Bingung Harus ke Siapa Dulu?Ini Urutan Prioritasnya Menurut Islam

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks