Soal Sertifikasi Halal Vaksin MR, Menkes Persilahkan Masyarakat Tunggu Fatwa MUI

Penulis Abi Abdul Jabbar

IBADAH.ID, JAKARTA – Menteri Kesehatan Nila Moeloek menemui Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan  diterima oleh Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorun Niam Sholeh guna membahas polemik terkait bahan yang digunakan vaksin Measles Rubella (MR) belum memperoleh sertifikasi halal dari MUI.

“Hari ini, kita bersama MUI, PT Biofarma membahas persoalan terkait vaksin (MR). Nantinya, sertifikasi halal akan dikeluarkan oleh MUI yang dokumennya akan diulang lagi oleh PT Biofarma selanjutnya diberikan ke LPPOM MUI dan akan diproses,” ujarnya di Gedung MUI Jalan Proklamasi Jakarta Pusat Jumat (3/8).

Nila mengaku, nantinya Kemenkes juga akan menyurati Serum Institute of India untuk menanyakan sekali lagi bahan-bahan (MR).

“Sebenernya ini sudah dilakukan sejak tahun lalu tapi masih dalam proses dan kami tetap melakukan imunisasi bagi orang yang tidak terkait dengan isu halal,” pungkasnya.

Dirinya juga menyampaikan akan tetap melindungi masyarakat dari penyakit. Namun, bagi yang menolak vaksin MR karena belum disertifikasi halal dirinya mempersilahkan menunggu fatwa dari MUI.

“Insyaallah tidak terlalu dalam waktu yang tidak terlalu lama, karena ini berjalan dalam waktu dua bulan, kita akan lakukan pada Agustus dan September,” terangnya. (Tio/Kontributor)

BACA JUGA

Tinggalkan komentar