Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Kadin Beberkan Strategi Indonesia Menangkan Persaingan Industri Halal Global

Abi Abdul Jabbar Sidik
28 July 2026 | 11:30
rubrik: Ekonomi Syariah, Info Halal
Wow ! Ekspor Produk Halal RI Catatkan Nilai Transkasi Hingga Rp655 triliun

Produk halal indonesia. (foto:ist/dok)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JAKARTA – Indonesia dinilai memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu pemain utama industri halal dunia. Di tengah meningkatnya permintaan global terhadap produk dan layanan halal, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai kekuatan pasar domestik, bonus demografi, serta besarnya populasi Muslim menjadi modal strategis untuk membawa Indonesia naik kelas dari sekadar pasar konsumsi menjadi pusat produksi halal global.

Namun, ambisi tersebut dinilai hanya dapat terwujud apabila dibarengi dengan penguatan ekosistem industri halal, percepatan digitalisasi, peningkatan akses pembiayaan, serta keberpihakan terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Hal itu disampaikan Kepala Badan Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah Kadin Indonesia, Titi Khoiriah, dalam keterangannya di Jakarta, Senin (27/7/2026).

“Indonesia memiliki modal kuat untuk mengembangkan sejumlah sektor unggulan ekonomi syariah, seiring meningkatnya permintaan produk halal di pasar internasional,” ujar Titi.

Fesyen Muslim hingga Wisata Halal Jadi Andalan

Titi mengatakan Indonesia tengah berada pada momentum penting untuk menjadikan ekonomi syariah sebagai salah satu mesin pertumbuhan ekonomi nasional.

Menurutnya, sejumlah sektor unggulan seperti fesyen Muslim, makanan halal, farmasi, kosmetik halal, hingga wisata ramah Muslim memiliki peluang besar untuk memperkuat posisi Indonesia dalam rantai nilai halal global.

Pemerintah sendiri telah menetapkan target menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah dunia melalui penguatan tiga pilar utama, yakni industri halal, sektor keuangan syariah, dan ekosistem usaha yang saling terintegrasi.

Meski demikian, Titi mengingatkan bahwa persaingan industri halal global semakin ketat karena banyak negara juga berlomba membangun ekosistem halal melalui inovasi, investasi, dan pemanfaatan teknologi.

UMKM Masih Hadapi Tantangan Besar

Di balik besarnya peluang tersebut, Kadin menilai masih terdapat sejumlah hambatan yang harus segera diatasi agar pengembangan ekonomi syariah berjalan lebih optimal.

See also  Mudah Banget, Begini Panduan Lengkap Cara Daftar Sertifikat Halal di BPJPH

Beberapa tantangan yang dihadapi antara lain konsentrasi kepemilikan modal, kebijakan yang dinilai belum sepenuhnya berpihak kepada pelaku UMKM dan sektor ekonomi syariah, hingga rendahnya pemanfaatan teknologi digital oleh pelaku usaha.

“Penguatan ekonomi umat juga perlu didukung dengan peningkatan akses pembiayaan, percepatan digitalisasi, sertifikasi halal, serta pengembangan kapasitas sumber daya manusia,” katanya.

Menurut Titi, persoalan tersebut menjadi penting karena sebagian besar pelaku industri halal Indonesia berasal dari sektor UMKM. Tanpa dukungan pembiayaan, teknologi, dan pendampingan, peluang pasar halal global berisiko lebih banyak dinikmati oleh perusahaan berskala besar.

Digitalisasi Disebut Jadi Kunci Daya Saing

Kadin menilai transformasi digital menjadi salah satu faktor utama agar industri halal Indonesia mampu bersaing di pasar internasional.

Optimalisasi kecerdasan buatan (AI), penguatan infrastruktur pusat data nasional, serta peningkatan literasi digital dinilai dapat membantu pelaku UMKM meningkatkan produktivitas, memperluas akses pasar, dan menciptakan efisiensi usaha.

Selain itu, digitalisasi juga diyakini mampu mempercepat integrasi ekosistem halal, mulai dari proses produksi, sertifikasi halal, pemasaran, hingga menjangkau konsumen global.

Menurut Titi, di era ekonomi digital, pemanfaatan teknologi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan bagi pelaku industri halal.

Selain penguatan industri halal dan transformasi digital, Kadin juga mendorong pengembangan ekonomi syariah yang selaras dengan prinsip keberlanjutan melalui ekonomi hijau.

Titi mendorong pengembangan energi terbarukan, perdagangan karbon, pembiayaan berkelanjutan, serta hilirisasi sumber daya alam sebagai strategi meningkatkan daya saing ekspor Indonesia.

Menurutnya, sinergi antara ekonomi syariah, teknologi digital, dan ekonomi hijau akan menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih inklusif.

Kadin Sampaikan Lima Rekomendasi Strategis

Dalam Sidang Pleno XII Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VIII di Jakarta, Sabtu (25/7), Titi menegaskan komitmen Kadin untuk memperkuat ekonomi umat sebagai bagian dari strategi memperkokoh ketahanan ekonomi nasional.

See also  Semakin Diakui di Kancah Global, Ini Capaian Industri Halal, Ekonomi, dan Keuangan Syariah Indonesia

Pada forum tersebut, Kadin menyampaikan lima rekomendasi strategis, yaitu:

  • Penguatan regulasi yang berpihak pada UMKM.
  • Percepatan pembangunan ekosistem ekonomi syariah yang terintegrasi.
  • Peningkatan investasi infrastruktur dan reformasi birokrasi.
  • Percepatan hilirisasi industri serta transisi menuju ekonomi hijau.
  • Perluasan literasi digital dan akses pembiayaan formal bagi pelaku UMKM.

Menurut Kadin, apabila tantangan struktural mampu diatasi dan ekosistem usaha semakin kuat, Indonesia memiliki peluang besar untuk mengubah besarnya pasar Muslim menjadi kekuatan produksi halal yang mampu bersaing di tingkat global.

Tags: Ekonomi Syariahfesyen muslimindustri halalsertifikasi halalwajib halalWisata Halal
Previous Post

Aset Keuangan Syariah RI Tembus Rp5.159 Triliun, OJK Siapkan Lima Program Prioritas Perkuat Industri

Next Post

Kongres Umat Islam Indonesia Rampung, Ini 12 Rekomendasi Strategisnya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks