MADANINEWS.ID, MAKKAH – Otoritas Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi resmi memberlakukan pengaturan waktu akses ke area Hijr Ismail bagi jemaah pria dan wanita. Kebijakan ini diterapkan sebagai bagian dari upaya mengendalikan kepadatan jemaah sekaligus menciptakan suasana ibadah yang lebih tertib dan nyaman di Masjidil Haram.
Berdasarkan pengumuman resmi yang dilansir dari Saudi Press Agency (SPA), jemaah wanita mendapat jadwal memasuki Hijr Ismail setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 09.00 waktu setempat.
Sementara itu, akses bagi jemaah pria dibuka pada malam hari, yakni mulai pukul 22.00 hingga 01.00 waktu setempat.
Otoritas menjelaskan, pengaturan jadwal tersebut merupakan bagian dari langkah berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas layanan bagi para jemaah yang beribadah di Masjidil Haram.
Selain mempermudah pelaksanaan ibadah, kebijakan ini juga ditujukan untuk menjaga kelancaran arus pergerakan jemaah di sekitar Ka’bah, sehingga aktivitas ibadah dapat berlangsung lebih aman, tertib, dan nyaman.
Dengan adanya pembagian waktu berdasarkan gender, kepadatan di area Hijr Ismail diharapkan dapat lebih terkendali, terutama pada jam-jam yang selama ini menjadi waktu favorit jemaah untuk berdoa.
Hijr Ismail merupakan area berbentuk setengah lingkaran yang berada di sisi utara Ka’bah. Kawasan ini memiliki nilai historis dan spiritual yang tinggi bagi umat Islam sehingga menjadi salah satu lokasi yang paling banyak dikunjungi jemaah saat berada di Masjidil Haram.
Tidak sedikit jemaah yang memanfaatkan kesempatan memasuki Hijr Ismail untuk melaksanakan ibadah sunah serta memanjatkan doa.
Melalui pengaturan jadwal terbaru ini, otoritas berharap pelayanan kepada jemaah semakin optimal, sekaligus memastikan seluruh pengunjung Masjidil Haram dapat beribadah dengan lebih nyaman di kawasan suci tersebut.
