MADANINEWS.ID, MAKKAH – Pemerintah Arab Saudi terus memperkuat kesiapan infrastruktur menjelang musim haji 2026. Salah satunya dilakukan melalui proyek pemeliharaan dan peningkatan besar-besaran fasilitas Jamarat di kawasan Mina guna meningkatkan keselamatan jamaah saat ritual lempar jumrah.
Pengerjaan proyek tersebut dilakukan Kidana Development Company sebagai bagian dari persiapan operasional haji tahun ini.
Perusahaan yang menjadi lengan eksekutif Royal Commission for Makkah City and Holy Sites itu menyebut peningkatan dilakukan untuk mendukung pengaturan pergerakan jamaah secara lebih aman dan terkendali selama fase puncak haji.
Fasilitas Jamarat sendiri menjadi salah satu proyek rekayasa dan manajemen massa terbesar di kawasan suci. Infrastruktur tersebut dirancang khusus untuk mengatur arus jamaah saat menjalani ritual lempar jumrah agar tetap lancar dan aman.
Jamarat Dilengkapi 682 Kamera Pengawas
Dalam proyek peningkatan terbaru, Kidana menyebut fasilitas Jamarat kini didukung sistem operasional dan teknologi pemantauan yang lebih modern.
Sistem tersebut mencakup 340 eskalator dan 682 kamera pengawas digital yang dipasang untuk memantau kepadatan jamaah serta menjaga kelancaran arus pergerakan di dalam area jembatan Jamarat maupun kawasan sekitarnya.
Selain itu, tersedia pula 228 mobil golf untuk membantu mobilitas jamaah dan petugas di area fasilitas.
Fasilitas Jamarat juga memiliki beberapa level yang saling terhubung, dilengkapi 11 struktur bangunan eskalator dan 10 terowongan pejalan kaki guna membantu distribusi arus jamaah dan mengurangi titik kepadatan.
Teknologi tersebut juga digunakan untuk mendukung sistem tafweej atau pengaturan pemberangkatan kelompok jamaah selama ritual jumrah berlangsung.
Ribuan Sprinkler dan APAR Disiapkan
Saudi juga memperkuat sistem keselamatan di kawasan Jamarat melalui pemasangan perlengkapan pemadam kebakaran dalam jumlah besar.
Kidana menyebut fasilitas tersebut kini dilengkapi 295 kabinet selang pemadam, 1.078 alat pemadam api ringan (APAR), serta lebih dari 3.350 sprinkler otomatis.
Langkah itu dilakukan untuk mempercepat respons darurat sekaligus meningkatkan standar keselamatan jamaah selama musim haji.
Selain sistem keamanan, pengerjaan teknis juga mencakup pemeliharaan pendingin udara dan pencahayaan.
Perusahaan mengoperasikan 456 unit pendingin udara serta lebih dari 74 ribu unit lampu guna menjaga visibilitas di seluruh area jembatan, koridor, dan plaza sekitar Jamarat.
Saudi Pasang 28 Ribu Barrier Pengatur Arus Jamaah
Pekerjaan pemeliharaan juga dilakukan di sejumlah area penunjang seperti jembatan, jalur landai, terowongan, basement, hingga plaza sekitar kawasan Jamarat.
Seluruh area tersebut turut dicat ulang untuk menjaga kesiapan operasional dan visual menjelang musim haji.
Kidana juga memperbaiki lebih dari 520 kanopi dan struktur logam serta empat tenda utama di lantai empat jembatan Jamarat.
Selain itu, perusahaan membersihkan saluran drainase dan jalur pembuangan banjir di area plaza maupun parkiran guna mengantisipasi gangguan operasional.
Untuk mendukung pengaturan arus jamaah, lebih dari 28 ribu barrier plastik juga disiapkan guna membantu pengendalian jalur dan pergerakan jamaah secara presisi.
Pemerintah Saudi berharap peningkatan fasilitas tersebut dapat menghadirkan pengalaman tafweej yang lebih aman, tertib, dan nyaman bagi jamaah selama pelaksanaan ibadah haji 2026.
