MADANINEWS.ID, MAKKAH – Menjelang puncak ibadah haji 1447 H/2026 M, pemerintah mulai mematangkan kesiapan layanan di titik-titik krusial. Salah satunya melalui peninjauan awal yang dilakukan Satuan Tugas Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) di kawasan Arafah untuk memastikan kesiapan fasilitas dan sistem pelayanan bagi jemaah Indonesia.
Peninjauan ini dipimpin Kepala Satuan Operasional (Kasatops) Armuzna, Surnadi, bersama tim Satgas Arafah dengan fokus pada kesiapan markas, jalur pergerakan, hingga sistem evakuasi.
Dalam peninjauan tersebut, tim melakukan pengecekan menyeluruh terhadap posisi markas di 10 sektor Adhoc yang akan menampung jemaah, termasuk rute murur dan skema evakuasi.
“Fokus kami hari ini memastikan posisi-posisi atau kedudukan-kedudukan markas, rute murur dan sistem evakuasi di 10 sektor Adhoc. Jangan sampai ada yang terlewat,” ujar Surnadi saat melakukan peninjauan pada Minggu (3/5/2026).
Dari hasil pengecekan, Satgas menemukan beberapa titik yang masih perlu dikoordinasikan dengan pihak syarikah, terutama terkait posisi markas yang dinilai perlu ditinjau ulang.
Pastikan Pergerakan Jemaah di Puncak Haji Lancar
Selain itu, tim juga memastikan kesiapan petugas murur serta jalur bus taraddudi yang akan digunakan untuk mobilisasi jemaah pada 9 Zulhijah, saat puncak ibadah haji berlangsung.
Langkah ini menjadi krusial untuk mengantisipasi kepadatan jemaah sekaligus memastikan pergerakan berjalan tertib dan aman.
Satgas Arafah akan diperkuat oleh 586 petugas yang dijadwalkan mulai menempati pos pada 7 Zulhijah pukul 15.30 WAS. Setiap sektor Adhoc nantinya bertanggung jawab terhadap layanan akomodasi, konsumsi, transportasi, hingga kesehatan jemaah.
“Ini bukan sekadar peninjauan, tapi ini keharusan kami dalam meyakinkan dan memastikan jemaah Indonesia dapat menempati tenda-tenda, sehingga jemaah dapat melaksanakan wukuf dengan aman, nyaman, dan khusyuk,” tambah Surnadi.
Peninjauan ini merupakan bagian dari tahap perencanaan dan persiapan Satgas Armuzna yang berlangsung pada 24 hingga 30 Mei 2026.
Selanjutnya, Satgas akan melakukan sosialisasi ke sektor-sektor di Makkah, dilanjutkan dengan gelar pasukan serta rapat koordinasi akhir menjelang puncak haji.
