Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Bus Shalawat Beroperasi 24 Jam, Jemaah Wajib Hafal Nomor dan Rute Agar Tak Tersesat

Abi Abdul Jabbar Sidik
27 April 2026 | 06:24
rubrik: Haji & Umrah
Bus Shalawat Beroperasi 24 Jam, Jemaah Wajib Hafal Nomor dan Rute Agar Tak Tersesat

Bus Shalawat Jemaah Haji. (foto:ist/dok)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, MAKKAH – Mobilitas jemaah haji Indonesia menuju Masjidil Haram dipastikan tetap lancar selama musim haji 2026. Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menyiagakan layanan bus shalawat yang beroperasi selama 24 jam penuh untuk mengantar jemaah dari hotel ke area masjid dan sebaliknya.

Di tengah padatnya aktivitas ibadah, jemaah diimbau memahami sistem rute dan nomor bus agar tidak mengalami kebingungan saat berangkat maupun kembali ke penginapan.

Kepala Daker Makkah PPIH Arab Saudi, Ihsan Faisal, menjelaskan bahwa sistem transportasi ini telah dirancang terintegrasi dengan titik-titik akomodasi jemaah di Makkah.

“Bus shalawat tersedia 24 jam. Jemaah cukup keluar dari hotel menuju halte terdekat, nanti akan ada petugas yang mengarahkan,” ujarnya di Kantor Daker Makkah, Sabtu (25/4).

Banyak halte bus bahkan berada tepat di depan hotel, sehingga memudahkan akses jemaah tanpa harus berjalan jauh.

Nomor Rute Jadi Kunci Arah Pulang

Menurut Ihsan, hal paling penting yang harus diingat jemaah adalah nomor rute bus yang digunakan. Nomor ini menjadi penanda jalur kembali ke hotel.

“Yang penting jemaah hafal nomor busnya atau rutenya, karena itu yang menentukan arah pulang,” jelasnya.

Dalam satu rute, terdapat beberapa armada dengan nomor yang sama. Bus juga dilengkapi penanda tambahan seperti warna stiker hingga bendera Merah Putih untuk memudahkan identifikasi.

Bus shalawat akan mengantar jemaah ke terminal-terminal utama di sekitar Masjidil Haram, yaitu:

  • Terminal Syib Amir untuk wilayah Syisyah dan Raudhah
  • Terminal Ajyad untuk wilayah Misfalah
  • Terminal Jabal Ka’bah untuk wilayah Aziziyah dan Jarwal

Dari terminal tersebut, jemaah dapat melanjutkan perjalanan menuju Masjidil Haram dengan berjalan kaki.

Untuk perjalanan pulang, jemaah cukup kembali ke terminal yang sama dan menaiki bus dengan nomor rute sesuai saat berangkat.

See also  Meski Banyak Syarikah Terlibat, PPIH Pastikan Layanan Haji Tetap Aman

Tak Perlu Panik Jika Salah Rute

PPIH juga mengingatkan jemaah untuk tetap tenang jika terjadi kesalahan rute atau terpisah dari rombongan. Petugas disiagakan di berbagai titik untuk memberikan bantuan.

“Kalau ada jemaah yang salah arah, tidak perlu khawatir. Di mana pun turun, ada petugas yang akan membantu,” kata Ihsan.

Bus shalawat tetap beroperasi sepanjang hari, termasuk saat jam-jam padat menjelang waktu salat. Petugas halte akan mengatur pergerakan armada agar tetap lancar dan seimbang.

Dengan sistem ini, jemaah diharapkan dapat beribadah dengan lebih tenang tanpa terbebani urusan transportasi selama berada di Tanah Suci.

Tags: bus shalawathaji 206haji indonesiajemaah hajilayanan hajitips hajitransportasi haji
Previous Post

Sembunyikan Penumpang di Truk, 3 Warga Mesir Ditangkap karena Langgar Aturan Haji

Next Post

Lebih dari 30 Ribu Jemaah Haji RI Tiba di Tanah Suci, Layanan Lansia Jadi Fokus Utama di Bandara

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks