Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Saudi Resmikan Kompleks Modern di Mina untuk Haji 2026, Mampu Tampung 30.000 Jemaah

Abi Abdul Jabbar Sidik
15 April 2026 | 13:00
rubrik: Haji & Umrah
Dirjen PHU: Tenda Jemaah Haji Indonesia Tetap di Mina Qadim

Tenda Jemaah Haji di Mina. (foto:ist/dok)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, MINA – Pemerintah Arab Saudi meresmikan fasilitas baru berteknologi modern di kawasan Mina menjelang pelaksanaan ibadah haji 1447 H/2026 M. Proyek ini menjadi bagian dari upaya besar mengurangi kepadatan jemaah, terutama di titik-titik krusial selama puncak haji.

Peresmian dilakukan oleh Menteri Haji dan Umrah melalui proyek Rabigh Qadeena yang dikembangkan oleh Qadeena Company. Infrastruktur ini digadang-gadang sebagai salah satu pengembangan terbesar di kawasan suci dalam beberapa tahun terakhir.

Tampung Puluhan Ribu Jemaah

Proyek yang berdiri di atas lahan lebih dari 33.000 meter persegi ini terdiri dari 62 bangunan modern. Fasilitas tersebut dirancang untuk menampung lebih dari 15.000 jemaah, dengan kapasitas total kompleks mencapai sekitar 30.000 orang.

Kompleks ini juga mencakup 10 menara yang dibangun untuk meningkatkan daya tampung sekaligus mengurangi kepadatan, khususnya di area sekitar Jamarat yang selama ini dikenal sebagai titik paling padat saat puncak ibadah haji.

Fasilitas Lengkap dalam Satu Kawasan

Setiap bangunan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang kebutuhan jemaah, antara lain:

  • Ruang salat
  • Ruang makan
  • Klinik medis
  • Dapur modern
  • Area istirahat luar ruangan
  • Sistem pengelolaan limbah

Seluruh fasilitas dirancang terintegrasi dan dapat diakses dengan berjalan kaki untuk memudahkan mobilitas jemaah.

Aspek keselamatan menjadi fokus utama dalam proyek ini. Pengelola menerapkan jalur terpisah antara pejalan kaki dan bus guna mengurangi risiko kepadatan.

Selain itu, sistem pemantauan berbasis teknologi juga dihadirkan melalui ruang kontrol khusus yang memungkinkan pengawasan pergerakan jemaah secara real-time. Sistem ini diharapkan mampu meminimalkan potensi penumpukan massa di jalur menuju dan dari Jamarat.

Didukung Infrastruktur Listrik dan Pendingin

Untuk menunjang operasional, proyek ini dilengkapi 20 stasiun listrik dengan kapasitas gabungan lebih dari 30 MW. Sistem pendingin juga dipasang di seluruh area untuk mengantisipasi suhu ekstrem di Mina.

See also  Jemaah Tak Lagi Perlu ke Jakarta, Lion Air Buka 70 Penerbangan Umrah Langsung dari 10 Kota

Keberadaan fasilitas ini dinilai penting mengingat tingginya aktivitas jemaah dalam waktu bersamaan selama musim haji.

Pembangunan Rabigh Qadeena menjadi bagian dari transformasi jangka panjang kawasan Mina. Jika sebelumnya dikenal dengan sistem tenda, kini kawasan tersebut mulai beralih ke kombinasi fasilitas permanen seperti gedung bertingkat.

Perubahan ini diharapkan meningkatkan kualitas layanan, mulai dari kebersihan, kenyamanan, hingga pengelolaan arus jemaah.

Bagi jemaah, dampaknya mencakup jarak tempuh yang lebih efisien, fasilitas yang lebih layak, layanan kesehatan yang mudah diakses, serta pengalaman ibadah yang lebih tertata di tengah kepadatan haji.

Tags: fasilitas hajihaji 2026layanan hajiMinaproyek haji
Previous Post

Dinilai Prematur, Menhaj Minta Pembahasan “War Tiket Haji” Dihentikan

Next Post

Kisah Aila, Calhaj Termuda Usia 13 Tahun Berangkat Haji Gantikan Ibu yang Wafat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks