MADANINEWS.ID, MADINAH – Transformasi digital layanan haji dan umrah di Arab Saudi kian masif. Aplikasi resmi jemaah, Nusuk, kini telah digunakan lebih dari 51 juta orang di seluruh dunia, menandai percepatan integrasi layanan berbasis teknologi di sektor ibadah.
Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Tawfiq Al-Rabiah, mengumumkan capaian tersebut dalam pembukaan Umrah dan Ziyarah Forum di Madinah, Senin (30/03).
Forum internasional itu digelar di King Salman International Convention Center dan diselenggarakan oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi bersama Pilgrim Experience Program pada 30 Maret hingga 1 April.
Mengutip Saudi Press Agency, aplikasi Nusuk dikembangkan sebagai platform terpadu untuk memudahkan jemaah dalam merencanakan hingga menjalani ibadah.
Melalui aplikasi ini, pengguna dapat mengakses lebih dari 130 layanan digital, mulai dari pengurusan izin umrah hingga pemesanan kunjungan ke Al-Rawdah Al-Sharifah.
Tak hanya itu, Nusuk juga dilengkapi fitur pemantauan kepadatan jemaah serta layanan bantuan selama berada di Tanah Suci.
Satu Aplikasi untuk Semua Kebutuhan Ibadah
Nusuk dirancang sebagai ekosistem digital terintegrasi yang memungkinkan jemaah mengatur seluruh kebutuhan perjalanan dalam satu platform.
Mulai dari pemesanan hotel, tiket kereta Haramain, hingga penerbangan dapat diakses langsung melalui aplikasi ini.
Selain layanan logistik, Nusuk juga menghadirkan fitur spiritual seperti akses Al-Qur’an, jadwal salat, doa harian (athkar), hingga penunjuk arah kiblat yang dapat digunakan baik saat di Makkah maupun dari luar negeri.
Kehadiran Nusuk menjadi bagian dari strategi besar Arab Saudi dalam meningkatkan kualitas layanan sekaligus kepuasan jemaah.
Platform ini tidak hanya menyederhanakan proses ibadah, tetapi juga memperkuat pengalaman spiritual dengan dukungan teknologi yang terintegrasi.
