Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Pemerintah Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah pada Haji, Ini Skenario yang Disiapkan

Abi Abdul Jabbar Sidik
11 March 2026 | 10:39
rubrik: Haji & Umrah
Pemerintah Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah pada Haji, Ini Skenario yang Disiapkan

Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak. (foto:ist/dok)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JAKARTA – Pemerintah menyiapkan sejumlah skenario untuk memastikan keberangkatan jemaah haji Indonesia tetap aman di tengah meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah perubahan rute penerbangan hingga kemungkinan penundaan keberangkatan jika situasi keamanan memburuk.

Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak menyatakan pemerintah saat ini memprioritaskan keselamatan jemaah haji di tengah dinamika geopolitik kawasan.

“Yang jelas skenario utama kita sekarang itu adalah keselamatan jemaah haji dan mudah-mudahan pelaksanaan haji bisa dilaksanakan, itu saja. Kita berharap di situ. Tapi skenario-skenario lain tetap dipersiapkan,” ujar Dahnil di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (10/3).

Opsi Perubahan Rute Penerbangan

Dahnil menjelaskan salah satu skenario yang disiapkan pemerintah adalah memastikan jalur penerbangan menuju Arab Saudi tetap aman.

Pemerintah akan berkoordinasi dengan otoritas penerbangan internasional, pemerintah Arab Saudi, serta sejumlah negara lain untuk menentukan jalur penerbangan yang paling aman bagi jemaah haji Indonesia.

“Kan ada, ada rute yang berbeda, misalnya lewat jalur selatan, kemudian ada lewat Afrika,” ucap dia.

Langkah tersebut disiapkan sebagai antisipasi apabila rute penerbangan yang biasa digunakan terdampak situasi keamanan di kawasan Timur Tengah.

Opsi Penundaan Keberangkatan

Selain perubahan rute, pemerintah juga mempertimbangkan skenario penundaan keberangkatan jemaah haji jika konflik belum mereda hingga menjelang jadwal keberangkatan.

Dahnil menyebut opsi tersebut bisa diambil apabila situasi dinilai membahayakan keselamatan jemaah.

“Nah kemudian skenarionya ya seperti COVID misalnya yang lalu, kalau kemudian membahayakan jemaah misalnya dan membahayakan keselamatan, maka skenario untuk menunda bisa jadi muncul,” ujarnya.

Skenario tersebut, kata dia, akan dibahas bersama DPR RI sebelum diambil keputusan.

See also  Cara Masuk Raudhah untuk Jemaah Haji, Bisa Jalur Kolektif hingga Daftar Mandiri via Aplikasi

Keselamatan Jemaah Jadi Prioritas

Menurut Dahnil, pemerintah terus memantau perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah untuk menentukan langkah terbaik bagi penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

Ia menegaskan keselamatan jemaah menjadi prioritas utama pemerintah.

“Tadi petunjuk Presiden adalah semua kondisi atau semua skenario harus dipersiapkan. Orientasinya tadi saya sebutkan, pastikan keselamatan jemaah yang utama,” ucap dia.

Pemerintah berharap eskalasi konflik di kawasan tersebut dapat segera mereda sehingga pelaksanaan ibadah haji tahun ini dapat berjalan sesuai rencana.

Tags: Hajihaji 2026jemaah haji indonesiakonflik timur tengah
Previous Post

Kereta Haramain Tambah Perjalanan hingga 140 Trip per Hari pada Akhir Ramadan

Next Post

2.000 Jemaah Umrah RI Sempat Tertahan di Arab Saudi Akibat Masalah Penerbangan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks