Investasi Mudah dan Murah Di Reksa Dana Syariah

Penulis Abi Abdul Jabbar

Ingin investasi yang mempunyai return yang optimal atau bahkan mengalahkan return pasar, namun hanya memiliki dana yang terbatas? Cobalah Reksa Dana Syariah. Reksa Dana Syariah tidak hanya menguntungkan, namun juga sesuai dengan tuntunan agama dan memiliki tingkat stabilitas yang tinggi.

Nilai investasi di Reksa Dana Syariah sangat terjangkau. Hanya dengan uang Rp 100.000 kita bisa berinvestasi di Reksa Dana sesuai ketentuan program reksa dana mikro dari OJK. Namun tentu saja sebagai sebuah investasi, maka semakin besar nilai yang diinvestasikan semakin besar pula return yang diterima.
Memilih Investasi Sekalipun memiliki peluang yang sangat menguntungkan, reksa dana syariah sebagai sebuah instrumen investasi harus tetap dipahami tidak sepenuhnya dapat menjamin keuntungan setiap saat. Hal ini karena hasil investasi reksa dana syariah bisa naik dan turun setiap waktunya.

Namun demikian kondisi tersebut dapat diminimalisasi jika kita dapat memfokuskan diri pada perencanaan
investasi yang baik. Dengan hal tersebut, maka kemungkinan reksa dana syariah dapat memenuhi tujuan keuangan, menjadi semakin besar. Secara umum ada 4 pilihan agar investasi dapat berjalan sesuai tujuan keuangan yang diharapkan. Keempat pilihan tersebut adalah sebagai berikut. Pertama, untuk tujuan keuangan < 1 tahun, gunakan reksa dana pasar uang syariah. Kedua, untuk tujuan keuangan 1 – 3 tahun, gunakan reksa dana pendapatan tetap syariah. Ketiga, untuk tujuan keuangan 3 – 5 tahun, gunakan reksa dana campuran syariah. Keempat untuk tujuan keuangan > 5 tahun, gunakan reksa dana saham syariah.
Memulai Investasi Untuk memulai berinvestasi reksa dana syariah sangat mudah. Calon investor bisa membeli langsung ke Manajer Investasi ataupun melalui Agen Penjual Reksa Dana (APERD). Pada saat ini, APERD tidak hanya di bank tapi juga di sekuritas yang menjual reksa dana secara online atau dikenal dengan supermarket reksa dana online.

Investasi Mudah dan Murah Di Reksa Dana Syariah Syarat untuk menjadi investor reksa dana juga cukup sederhana. Hanya perlu memiliki KTP dan tabungan atas nama diri sendiri. Untuk pembelian langsung melalui Manajer Investasi, rekening tabungan bisa melalui bank manapun. Sementara untuk pembelian melalui APERD, biasanya harus memiliki tabungan pada rekening yang di bank yang ditunjuk. Khusus untuk calon investor reksa dana yang belum memiliki KTP, pembukaan rekening reksa dana bisa dilakukan dengan menggunakan rekening OR dengan nama orang tua. Ketika sudah dewasa, dapat dilakukan perubahan nama dari rekening OR menjadi rekening atas nama anak.

Perbandingan InvestasiMurahnya investasi di reksa dana syariah, kiranya perlu untuk dicoba. Sebab dibandingkan dengan investasi lain, investasi reksa dana syariah palingmurah. Sebagai perbandingan. Jika melakukan investasi di Sukuk, maka investor minimal perlu menyediakan dana sebesar 1 miliar. Sedangkan untuk Sukuk Ritelnya, maka investor wajib menyediakan dana minimal 5 juta untuk pembelian 1 unit.

Demikian pula returnnya. Reksa dana syariah memiliki return hingga mencapai 30%. Bandingkan dengan Deposito.
Investor yang hanya memiliki dana dibawah Rp 500 juta maka hanya akan diberikan rate counter yang saat ini ada dikisaran 5,5 persen-6,5 persen belum dipotong PPh final 20 persen. Sementara itu jika investor memiliki dana sekitar Rp100.000-Rp 1.999.900, maka investasinya hanya bisa masuk tabungan dan tabungan berjangka dengan bagi hasil 2 persen-3 persen (untuk tabungan) dan 4 persen untuk tabungan berjangka sudah terkunci (lock) sekian tahun (tergantung kebijakan bank) lagi-lagi terpotong PPh final 20 persen. Sementara itu inflasi yang ada saat ini ada dikisaran 4,61 persen. Mau mencoba berinvestasi di reksa dana syariah?

BACA JUGA

Tinggalkan komentar