Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Bakso hingga Rawon, Kuliner Nusantara Siap Hadir di Hotel Jemaah di Saudi

Abi Abdul Jabbar Sidik
28 January 2026 | 10:30
rubrik: Haji & Umrah
Saudi Kritik Skema Pergerakan Jemaah Haji RI, Kemenag Beri Klarifikasi

Kedatangan jemaah haji tahun 2025 di Makkah. (foto:dok kemenag)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) berencana menghadirkan suasana khas Indonesia di pemondokan jemaah haji selama berada di Arab Saudi. Salah satu terobosannya adalah menyulap lobi-lobi hotel jemaah di Mekkah dan Madinah menjadi gerai kuliner Nusantara sekaligus layanan jasa.

Rencana ini disiapkan untuk meningkatkan kenyamanan jemaah, terutama dalam memenuhi kebutuhan makanan di luar menu katering resmi haji.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah Kemenhaj, Jaenal Effendi, menyebut pemerintah Indonesia menyewa penuh sekitar 280 hotel untuk musim haji tahun ini.

Jaenal mengatakan area lobi hotel selama ini kurang produktif dan bisa dimanfaatkan menjadi ruang komersial yang bermanfaat bagi jemaah maupun diaspora Indonesia di Arab Saudi.

“Kadang jamaah itu rindu masakan yang tidak ada di menu katering haji, misalnya bakso, kopi, atau rawon. Jadi di lobi ini kita akan buatkan tenant-tenant,” kata Jaenal di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Selasa (27/01).

Ia menegaskan gerai tersebut akan diprioritaskan untuk masyarakat Indonesia yang tinggal di Arab Saudi atau diaspora, serta pelaku usaha dari Tanah Air.

Tak Hanya Kuliner, Ada Layanan Pengiriman Barang

Selain makanan khas Indonesia, area lobi hotel juga akan diisi gerai layanan jasa, termasuk perusahaan logistik nasional.

Jaenal menyebut perusahaan seperti PT Pos Indonesia, JNE, dan lainnya akan dilibatkan untuk melayani kebutuhan pengiriman barang jamaah.

“Siapa penghuninya? Adalah masyarakat kita yang di Saudi atau pelaku usaha kita. Sehingga mereka betul-betul menikmati itu,” ujar Jaenal.

Saat ini, Kemenhaj masih mematangkan regulasi dan perizinan dengan otoritas setempat agar operasional gerai-gerai tersebut berjalan tertib dan legal.

Jaenal menekankan pemanfaatan lobi hotel dimungkinkan karena hotel-hotel tersebut disewa penuh atau blok oleh pemerintah Indonesia, selama tidak melanggar aturan keselamatan dan ketertiban.

See also  Perketat Skrining Haji 2026, Kemenkes Kunci Akses Edit Data Kesehatan Jamaah
Tags: akomodasi hajigerai kulinerhaji 2026hotel jemaah hajijemaah haji indonesiamasakan nusantara
Previous Post

Beras Petani RI Disiapkan untuk Konsumsi Jemaah Haji di Tanah Suci

Next Post

Pengakuan Bos Maktour soal Kuota Tambahan Haji: “Kami Cuma Disuruh Isi, Ya Isi”

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks