MADANINEWS.ID, JAKARTA – Siapa bilang “anti-aging” hanya bisa didapat dari krim mahal dan suntikan klinik? Ternyata, jalan-jalan juga bisa jadi terapi awet muda.
Riset terbaru dari Edith Cowan University (ECU) Australia menunjukkan bahwa pengalaman perjalanan yang positif mampu memperlambat tanda-tanda penuaan dengan menurunkan stres dan menyeimbangkan kondisi mental.
“Penuaan adalah proses yang tidak bisa dibalikkan. Meskipun tidak dapat dihentikan, proses itu bisa diperlambat,” ujar peneliti ECU, Fangli Hu.
Dan jika bicara destinasi yang memadukan reset fisik, mental, dan spiritual, Arab Saudi—melalui ibadah umrah, haji, dan wisata religi—menjadi salah satu “laboratorium alami” untuk keseimbangan tubuh dan jiwa.
1. Banyak Jalan = Jantung Sehat, Umur Panjang
Aktivitas fisik dalam rangkaian ibadah haji dan umrah menuntut jamaah untuk banyak berjalan: mulai dari tawaf, sa’i, hingga mobilitas antarlokasi di Makkah dan Madinah.
Laporan lapangan mencatat, jemaah bisa menempuh belasan kilometer per hari selama puncak haji.
Studi menunjukkan bahwa jalan kaki 9.000–10.500 langkah per hari memberi manfaat maksimal bagi jantung dan daya tahan tubuh.
Tak heran, latihan jalan ringan dan aerobik kini direkomendasikan sebagai “bekal kebugaran wajib” sebelum berangkat.
2. Pikiran Rileks, Entropi Turun, Stres Mereda
Menurut teori fisika entropy, tubuh manusia cenderung menuju ketidakteraturan (penurunan energi). Tapi pengalaman positif seperti traveling bisa menekan peningkatan entropi dan menjaga sistem tubuh tetap seimbang.
Riset psikologi juga membuktikan: bepergian menurunkan hormon stres (kortisol) dan meningkatkan hormon bahagia.
Untuk konteks ibadah, haji dan umrah menghadirkan efek psikologis kuat—rasa syukur, refleksi diri, kebersamaan lintas bangsa—yang semuanya melindungi tubuh dari stres kronis.
3. Spiritualitas: Anti-Aging dari Dalam
Banyak studi tentang jamaah—termasuk jamaah Indonesia—menemukan rasa damai, syukur, dan makna hidup yang muncul setelah menunaikan ibadah umrah.
Pengalaman spiritual ini berperan sebagai pelindung mental alami, membantu pemulihan stres dan menjaga kesehatan psikologis jangka panjang.
Spiritualitas, dalam bahasa riset psikologi modern, berfungsi sebagai “coping resource” atau sumber daya pemulihan diri.
4. Sinar Matahari = Vitamin D & Tidur Lebih Nyenyak
Iklim Arab Saudi yang cerah sepanjang tahun membantu tubuh mendapatkan vitamin D alami, yang penting untuk suasana hati, sistem imun, dan kualitas tidur.
Paparan matahari 10–30 menit per hari, dengan perlindungan panas yang cukup, terbukti membantu tubuh lebih rileks dan metabolisme lebih stabil.
5. Ekosistem Wellness Bertumbuh: Dari AlUla hingga Red Sea
Kini Arab Saudi tak hanya dikenal karena haji dan umrah. Negeri ini sedang mengembangkan destinasi wellness kelas dunia—dari festival yoga dan meditasi di AlUla, hingga kawasan Red Sea dan AMAALA yang menawarkan program detoks digital, spa organik, dan hydrotherapy.
Bagi perempuan yang ingin “retreat” setelah ibadah, opsi ini menawarkan paket pemulihan fisik-mental sekaligus pengalaman spiritual mendalam.
Rute “Awet Muda” di Arab Saudi (Versi Ringkas)
-
Makkah & Madinah: Mindful walking + hidrasi cukup + alas kaki nyaman
-
Jabal Rahmah, Arafah: Refleksi diri + latihan pernapasan + jurnal syukur
-
AlUla: Yoga, meditasi, tidur berkualitas di lanskap sunyi gurun
-
Red Sea / AMAALA: Spa holistik, hydrotherapy, program pemulihan kebugaran
Catatan Penting (Terutama untuk Perempuan)
✅ Latihan jalan 6–8 minggu sebelum berangkat untuk melatih daya tahan jantung.
✅ Manajemen panas: topi UV, semprot air, pakaian longgar, hidrasi elektrolit.
✅ Ritme anti-stres: gabungkan ibadah khusyuk dengan jeda santai dan journaling.
✅ Self-care realistis: jangan lupa waktu istirahat dan komunikasi dengan sesama jamaah.
“Pariwisata bukan sekadar soal rekreasi dan hiburan. Ia juga bisa berkontribusi terhadap kesehatan fisik dan mental manusia,” tulis peneliti dalam laporan riset yang dikutip ECU.
Intinya
Jika dijalani dengan cerdas—porsi jalan kaki cukup, manajemen panas baik, dan disertai mindfulness—perjalanan ke Arab Saudi bisa memberi efek “anti-aging alami”:
-
Jantung lebih bugar
-
Stres berkurang
-
Tidur lebih nyenyak
-
Suasana hati meningkat
-
Jiwa lebih tenang
Atau seperti kata peneliti:
“Pengalaman positif bisa menekan peningkatan entropi dan memperbaiki kesehatan.”
